Pengaruh Pembelaran Guided Discovery Berbantu Laboratorium Virtual terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Momentum dan Impuls

Afifah Relia, Sodikin Sodikin

Abstract


Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of the use of guided discovery learning assisted virtual laboratory to the understanding of student concepts. The research method used is Quasi Experiment (quasi experiment) with Posttest-Only Control Group Design research design. Based on the results of research and data analysis obtained sig value 0.038 less than 0.05 or H1 accepted, learning guided discovery assisted virtual labs influence the understanding of student concepts. Students in the experimental class using virtual lab assisted guided discovery learning are more active and easier in understanding concepts than with control classes. 

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pembelajaran guided discovery berbantu laboratorium virtual terhadap pemahaman konsep siswa. Metode Penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment  dengan desain penelitian Posttest-Only Control Group Design. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh nilai sig 0.038 kurang dari 0.05 atau H1 diterima, pembelajaran guided discovery berbantu laboratorium virtual berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa. Siswa pada kelas eksperimen menggunakan pembelajaran guided discovery berbantu laboratorium virtual lebih aktif dan mudah dalam memahami konsep dibandingakan dengan kelas kontrol.

Keywords


Guided discovery, Phet, Pemahaman konsep.

Full Text:

PDF

References


Afriana, J., Permanasari, A., & Fitriani, A. (2016). Penerapan Project Based Learning Terintegrasi STEM untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Ditinjau dari Gender. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(2).

Anggraini, A. E., Hamid, A., Yusandika, A. D., & Susilowati, N. E. (2018). Pengaruh Metode Pictorial Riddle yang Dimodifikasi dengan Pendekatan Scientific terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gerak Lurus. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 1(1), 13–19.

Arohman, M., Saefudin, & Priyandoko, D. (2016). Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Pembelajaran Ekosistem. In Proceeding Biology Education Conference (Vol. 13).

Cahyanti, N. D. (2017). Analisis Aspek Kognitif TIMSS 2015 Soal pada Buku Ajar Matematika Kelas VIII Kurikulum 2013, 1–12.

Diana, S. (2016). Pengaruh Penerapan Strategi Peer Assisted Learning (PAL) terhadap Kemampuan Literasi Sains Mahasiswa dalam Perkuliahan Morfologi Tumbuhan. Jurnal Pengajaran MIPA, 21(1).

Fachruddin, R., & Supriyono. (2015). Studi Komparasi Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Dengan Model Guided Discovery Berbasis Kegiatan Laboratorium Riil dan Kegiatan Laboratorium Virtual Pada Materi Listrik Dinamis Rifqi Fachruddin, Supriyono. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF), 4(1), 42–46.

Ilmi, A. N. A., Indrowati, M., & Probosari, R. M. (2012). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Guided Discovery Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Teras Boyolali Tahun Pelajaran 2011/2012. Pendidikan Biologi, 4(2007), 44–52.

Islami, R. A. Z. El, Nahadi, & Permanasari, A. (2015). Hubungan Literasi Sains dan Kepercayaan Diri Siswa pada Konsep Asam Basa. Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran IPA, 1(1).

Nasution. (2005). Teknologi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Nisa’, A., Sudarmin, & Samini. (2015). Efektivitas Penggunaan Modul Terintregasi Etnosains dalam Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa. Unnes Science Education Journal, 4(3).

Paramita, A. D., Rusilowati, A., & Semarang, U. N. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Literasi Sains Materi Suhu dan Kalor. Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA.

Pardede, E., Motlan, & Suyanti, R. D. (2016). Efek Model Pembelajaran Guided Discovery Berbasis Kolaborasi dengan Media Flash terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Tinggi Fisika Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, 5(1), 12–17.

Rahayu, N. H., & Admoko, S. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Guided Discovery untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Siswa pada Materi Fluida Statis di Kelas X SMA Negeri 1 Waru Sidoarjo. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF), 5(1), 32–37.

Rahayuni, G. (2016). Hubungan Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Sains pada Pembelajaran IPA Terpadu dengan Model PBM dan STM. Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran IPA, 2(2).

Saregar, A., Latifah, S., & Sari, M. (2016). Efektivitas Model Pembelajaran CUPS: Dampak terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Gisting Lampung. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 5(2).

Sulastri, S., Maridi, & Prayitno, B. A. (2015). Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation (Gi) Menggunakan Media Laboratorium Riil dan Laboratorium Virtual Ditinjau Dari Kemampuan Awal dan Interaksi Sosial Siswa. Jurnal Inkuiri, 4(3), 86–95.

Syaifulloh, R. B., & Jatmiko, B. (2014). Penerapan Pembelajaran Dengan Model Guided Discovery Dengan Lab Virtual PhET Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Di SMAN 1 Tuban Pada Pokok Bahasan Teori Kinetik Gas Rizal Bagus Syaifulloh , Budi Jatmiko. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF), 3(2), 174–179.

Yusufhadi, M. (2015). Menyemai Benih Tehnologi Pendidikan. Jakarta: Perdana Media Group.

Zainab, Wati, M., & Miriam, S. (2017). Pengembangan Instrumen Kognitif Literasi Sains pada Pokok Bahasan Tekanan di Kelas VIII SMP Kota Banjarmasin. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 1(3).




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/ijsme.v1i2.2766

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Unit Riset dan Publikasi Ilmiah FTK UIN Raden Intan Lampung

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Indonesian Journal of Science and Mathematics Education is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License