Efektivitas Metode Pembelajaran Quantum Learning terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Kelas X MA Nurul Islam Gunung Sari Ulubelu Tanggamus

Trimo Saputro, Sri Latifah

Abstract


Abstract: The purpose of this study is to determine the effectiveness of physics learning by using the method of learning quantum learning to the ability of high-level thinking of learners. This research is a kind of quasy experiment research. Sampling technique is done with porposive sampling technique. To measure and know the ability of high-level thinking learners are tested with essay problem amounting to 8. The result of analysis stated that there is difference of mean of high level thinking ability of learners using quantum learning method with direct learning. This is evidenced from the acquisition of sig value of 0.02 which means the value of sig <0.05 which means the average posttest of the experimental class is not equal to the mean value of the control class posttest. Then it can be concluded that, the study of physics with the method of quantum learning more Effective against high-order thinking skills. The effectiveness of quantum learning method can be known from the value of the effect size obtained by 0.2 included in the medium category. This means that the quantum learning method influences the ability of high-level thinking on the subjects of physics learners class X.

 

Abstrak: Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran fisika dengan  menggunakan  metode pembelajaran quantum learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasy experimen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Untuk mengukur dan mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dilakukan  tes dengan soal essay berjumlah 8. Hasil analisis menyatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik  menggunakan metode quantum learning dengan pembelajaran langsung. Hal ini dibuktikan dari perolehan nilai sig sebesar 0,02 yang berarti nilai sig < 0,05 yang artinya rata-rata posttest kelas eksperimen tidak sama dengan nilai rata-rata posttest kelas kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa, pembelajaran fisika dengan metode quantum learning lebih efektif terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi. Keefektifan metode quantum learning dapat diketahui dari nilai effect size yang diperoleh sebesar 0,2 termasuk dalam kategori sedang. Artinya metode quantum learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi pada mata pelajaran fisika peserta didik kelas X.


Keywords


Berpikir Tingkat Tinggi, Quantum Learning.

Full Text:

PDF

References


Anisa, D. N., Masykuri, M., & Yamtinah, S. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran POE (Predict, Observe, and Explanation) dan Sikap Ilmiah terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Materi Asam, Basa dan Garam Kelas VII Semester 1 SMP N 1 Jaten Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Kimia, Universitas Sebelas Maret, 2(2), 16–23.

Ayuningtyas, N., & Rahaju, E. B. (2013). Proses Penyelesaian Soal Higher Order Thinking Materi Aljabar Siswa SMP Ditinjau Berdasarkan Kemampuan Matematika Siswa. Mathedunesa, Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Negeri Surabaya, 2(2).

Bahri, D. S. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Bobbi, D., & Hernacki, M. (2011). Quantum Learning, terjemahan Alwiyah Abdurrahman. Bandung: Mizan Pustaka.

Bobbi, D., Mike, H., & N, S. (2007). Quantum Teaching, terjemahan Alwiyah Abdurrahman. Bandung: Mizan Pustaka.

Hidayat, W. (2012). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Matematik Siswa SMA Melalui Pembelajaran Kooperatif Think-Talk-Write (TTW). In Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Yokyakarta.

Jaidun, T., & Panjaitan, K. (2014). Penerapan Metode Quantum Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Autocad Teknik Gambar Bangunan.

Kawawung, F. (2011). Profil Pendidik, Pemahaman Kooperatif NHT dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi di SMP Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal El-Hayah Pendidikan Biologi, 1(4).

Ma’mur, A. J. (2013). 7 Tips Aplikasi PAKEM. Yogyakarta: DIVA Press.

Putri, D. H. (2009). Pengaruh Metode Quantum Learning terhadap Hasil Belajar Fisika Dasar II pada Mahasiswa Semester II Prodi Fisika UNIB. Jurnal Fisika UNIB.

Rifa’i, B. (2013). Efektivitas Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Krupuk Ikan dalam Program Pengembangan Labsite Pemberdayaan Masyarakat Desa Kedung Rejo Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Kebijakan Dan Manajemen Publik, 1(1).

Riski, A. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Pembuktian untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematis Tingkat Tinggi Siswa SMA. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Rofiah, E., Aminah, N. S., & Ekawati, E. Y. (2013). Penyusunan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Fisika pada Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Universitas Sebelas Maret, 1(2), 17–22.

Rosnawati, R. (2009). Enam Tahapan Aktivitas dalam Pembelajaran Matematika untuk Mendayagunakan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa. In Seminar Nasional dengan tema : ”Revitalisasi MIPA dan Pendidikan MIPA dalam Rangka Penguasaan Kapasitas Kelembagaan dan Profesionalisme Menuju WCU” (pp. 1–12). Yogyakarta.

Saregar, A., Latifah, S., & Sari, M. (2016). Efektivitas Model Pembelajaran CUPS: Dampak Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Gisting Lampung. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 5(2),233–243. https://doi.org/10.24042/jpifalbiruni.v5i2.123

Supriyadi. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Surabaya: Cakrawala Ilmu.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Trimo Saputro, Sri Latifah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Indonesian Journal of Science and Mathematics Education is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.