Alat Evaluasi Menggunakan Kahoot pada Pembelajaran Matematika Kelas X

https://doi.org/10.24042/ijsme.v1i2.3517

Cahya Kurnia Dewi, Rosida Rakhmawati M, Mujib Mujib

Abstract


Abstract: This research aimed to develop tool of evaluation using KAHOOT to math learning class X. This research method used research and development model (R and D) by using a test instrument development model that includes measuring instrument specifications, statement or question writing, statement or question review, instrument assembly, test, selection and assembly of instruments, instrument administration and scaling and norms writing. The data analysis techniques used expert questionnaire validation and students’ questionnaire response. The results obtained: first, material expert validation got the final percentage of 82% with very reasonable criteria, the media expert got the final percentage of 83% with very reasonable criteria, the linguist got the final percentage of 84% with very reasonable criteria, and the second, the final percentage result of students' response was 81% with very interesting criteria. So it can be concluded that KAHOOT is very suitable to be used in tool of evaluation learning of mathematics

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat evaluasi menggunakan KAHOOT  pada pembelajaran matematika kelas X. Metode penelitian ini menggunkaan model research and development (R and D). Dengan menggunakaan model pengengembangan intrumen tes yang meliputi spesifikasi alat ukur, penulisan pernyataan atau pertanyaan, penelaahan pernyataan atau pertanyaan, perakitan instrumen, uji coba, seleksi dan perakitan instrumen, administrasi instrumen dan penulisan skala dan norma. Teknik analisis data menggunakan angket validasi ahli dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian yang diperoleh: pertama validasi ahli materi mendapat persentase akhir sebesar 82% dengan kriteria sangat layak, ahli media mendapat persentase akhir sebesar 83% dengan kriteria sangat layak, ahli bahasa mendapat persentase akhir sebesar 84% dengan kriteria sangat layak, dan yang kedua hasil persentase akhir respon peserta didik sebesar 81% dengan kriteria sangat menarik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa KAHOOT sangat layak digunakan sebagai alat evaluasi pada pembelajaran matematika

Keywords


lat Evaluasi, Kahoot

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Firdaus, R. (2013). Desain Instrumen Pengukuran Afektif. Lampung: Aura Publishing.

Hamid, M. . (2016). Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar Siswa Berbasis TIK pada Pembelajaran Dasar Listrik Elektronika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro, 1(1), 37–46.

Hamzah, A. (2014). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Jakarta: Rajawali.

Novalia, & Syazali, M. (2014). Olah Data Penelitian Pendidikan. Lampung: Aura Publishing.

Nugraha, H. (2018). Meningkatkan Pemahaman Matematika Siswa SMP Negeri 1 Pagaden Kelas VIII dengan Gamification Kahoot. Uninus Journal of Mathematics Education and Science, 2(2), 7.

Nugroho, & Kulsum, U. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Problem Solving untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Komunikasi Ilmiah Siswa pada Mata Pelajaran Fisika. Unnes Physics Education Journal, 3(2).

Pratiwi, V. (2016). Pengembangan Alat Evaluasi Pembelajaran Berbasis ICT Menggunakan Wondershare Quiz Creator pada Materi Penyusutan Aset Tetap. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 4(1).

Purnamasari, A. (2015). Pengembangan Alat Evaluasi Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan Wondershare Quiz Creator Materi Sistem Penilaian Persediaan. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 3(2).

Putra, R. W. Y., & Anggraini, R. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Materi Trigonometri Berbantuan Software iMindMap pada Siswa SMA. Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 221–230.

Rakhmawati, R. (2016). Aktivitas Matematika Berbasis Budaya pada Masyarakat Lampung. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 221–230.

Rofiyarti, F. (2017). TIK Untuk AUD: Penggunaan Platform “Kahoot!” Dalam Menumbuhkan Jiwa Kompetitif Dan Kolaboratif Anak. Sari, A. Y, 3(3b).

Setiyadi, M. W., Ismail, & Gani, H. A. (2017). Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Berbasis Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Journal Of Educational Science And Technology, 3(2), 102–112.

Sudijono, A. (2008). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabetha.

Syutharidho, S., & Rakhmawati, R. (2015). Pengembangan Soal Berpikir Kritis untuk Siswa SMP Kelas VIII. Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 219–227.

Taitano, E. J., & Vuong, K. (2017). Analyzing The Efficacy of The Testing Effect Using Kahoottm On Student Performance. Turkish Online Journal of Distance Education.

Yusnawan, P. A. (2014). Penerapan Metode Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Materi Gradien di Kelap VIII SMP Negeri 9 Palu. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako, 1(1).




DOI: https://doi.org/10.24042/ijsme.v1i2.3517

Article Metrics

Abstract views : 2258 |

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Unit Riset dan Publikasi Ilmiah FTK UIN Raden Intan Lampung

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Indonesian Journal of Science and Mathematics Education is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License