Model Advanced Organizer: Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif

Listia Ernaeni, Indra Gunawan

Abstract


Abstract: This study uses the type of Quasy Experiment Design with the design of Non Equivalent Control Group Design. The study used two classes as the experimental class and the control class. The study population was VII grade students. The sampling technique used is Cluster Random Sampling. Based on data analysis and discussion, there are differences in the average value of learning outcomes (posttest) between learning using the advanced organizer and conventional learning models, from the results of the t test also known that 0.044 less than0.05 which means H0 is rejected which indicates the influence of the model advanced organizer learning on students' creative thinking abilities.

Abstrak: Penelitian ini menggunakan jenis Quasy Eksperiment Design dengan rancangan desain Non Equivalent Control Group Design. Penelitian menggunakan dua kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol.. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas VII. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dengan cara Cluster Random Sampling. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, terdapat perbedaan nilai rata-rata hasil belajar (postest) antara pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran advanced organizer dan konvensional, dari hasil perhitungan uji t juga diketahui bahwa 0,044 kurang dari 0,05 yang berarti H0 ditolak yang menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran advanced organizer terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik.

Keywords


advanced organizer; model pembelajaran; kemampuan berpikir kreatif

Full Text:

PDF

References


Ananto hidayah, Yuberti. 2016. “Pengaruh Model Pembelajaran POE (Predict Observe Explain) Terhadap Keterampilan Proses Belajar Fisika Pokok Bahasan Suhu Dan Kalor.” International Journal of Science and Mathematics Education 1(1):21–27.

Bulkis, Tawil Muh, and Azis Aisyah. 2014. “Penerapan Pendekatan Pembelajaran Advance Organizer Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Pemahaman Konsep Fisika Pada Peserta Didik Kelas VIII Smp Negeri 1 Ma ’rang Kabupaten Pangkep.” Jurnal Sains Dan Pendidikan Fisika 1(3):314–23.

Diani, Rahma, Yuberti Yuberti, and Shella Syafitri. 2016. “Uji Effect Size Model Pembelajaran Scramble Dengan Media Video Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X MAN 1 Pesisir Barat.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni 5(2):265–75.

Erlin maryani, Muchlis, dan Jamaluddin. 2016. “Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA).”Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) 2(1).

Gidena, Asay and Desta Gebeyehu. 2017. “The Effectiveness of Advance Organiser Model on Students’ Academic Achievement in Learning Work and Energy.” International Journal of Science Education 39(16):1–14.

Hatika, R. G. 2016. “Peningkatan Hasil Belajar Fisika Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Advance Organizer Berbantu Animasi Komputer.” Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 12(2):13–117.

Mika, Jahratun, Zainuddin Zainuddin, and Syubhan An’nur. 2014. “Penerapan Model Pembelajaran Advance Organizer (AO) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa.” Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika 2(3):222.

Yenni and Silvi Elya Putri. 2017. “Optimalisasi Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Smp Melalui Pembelajaran Everyone Is a Teacher Here.” Jurnal JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) 1(2):334.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/ijsme.v2i1.3974

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Unit Riset dan Publikasi Ilmiah FTK UIN Raden Intan Lampung

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Indonesian Journal of Science and Mathematics Education is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License