Truth and Love in Sexual Ethics of Islam

Elya Munfarida, Siti Chamamah Soeratno, Siti Syamsiyatun

Abstract


Tulisan ini berpretensi untuk mengelaborasi salah satu unsur penting dalam etika seksual Islam yakni cinta untuk memperkuat dasar pernikahan. Cinta adalah dialog dan perjumpaan antara dua ‘Aku” yang kemudian melebur dalam ke-aku-an kekasih. Pandangan ini menunjukkan adanya beberapa komponen dalam cinta. Pertama, dialog dan perjumpaan mengisyaratkan kesetaraan eksistensi dan subyek yang otonom yang memiliki kebebasan determinasi-nya. Kedua, konsekuensi logis dari relasi dialog adalah mutualitas di mana masing-masing saling berbagi kasih sayang. Ketiga, kesatuan antara dua aku yang tidak menghilangkan subyektifitas masing-masing aku. Cinta meniscayakan adanya kemuliaan dan kesetiaan seperti yang digariskan oleh moralitas dan agama. Cinta juga sangat berkaitan dengan panca indera, karena penggunaan yang tepat berbasis pada prinsip abstinensi justru akan menguatkan ikatan cinta. Selain itu, akal juga penting dalam cinta, karena eksistensinya dapat mencegah efek negatif dalam memaknai dan merealisasikan cinta. Terakhir, cinta sangat terkait dengan pernikahan, karena hanya dengannya cinta dapat mencapai kondisi sempurna dan mengantarkan seseorang pada kebenaran dan kebijaksanaan.


Keywords


Cinta, Kebenaran, Etika Seksual

Full Text:

PDF

References


‘Ali, ‘Abdullah Yusuf. The Holy Qur’an, Text, Translation and Commentary. Maryland USA: Amana Corporation, 1989.

Arberry, A.J. The Koran Interpreted. New York: Allen and Unwin, 1955. Vol. II.

Boudilba, Abdelwahab. Sexuality in Islam: Peradaban Kamasutra Abad Pertengahan, transl. Ratna Maharani Utami. Yogyakarta: Alenia, 2004.

Clearly, Skye. Existentialism and Romantic Love. New York: Palgrave Macmillan, 2015.

Falzon, Christopher. Foucault and Social Dialogue, Beyond Fragmentation. London and New York: Routkedge, 2006.

Foucault, Michel. The Use of Pleasure. New York: Vintage Books, 2008.

Fromm, Erich. Cinta, Seksualitas, dan Matriarki: Kajian Komprehensif tentang Gender. Yogyakarta: Jalasutra, 2011.

Furtak, Rick Anthony.”Love and the Discipline of Philosophy,” in Edward F. Mooney (ed.), Ethics, Love, and politics in Kierkegaard. Bloomingtoon & Indianapolis: Indiana University Press, 2008.

Giddens, Anthony. The Transformation of Intimacy, Sexuality, Love and Eroticism in Modern Societies. California: Stanford University Press, 1992.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/01/24/lya2yg-angka-perceraian-pasangan-indonesia-naik-drastis-70-persen#

Lewisohn, Leonard. “Romantic Love in Islam”, in Yudith Kornberg Greenberg (Ed.), Encyclopaedia of Love in World Religions. Oxford: Abc-Clio. Vol. I, 2008.

Nussbaum, Martha C. Sex and Social Justice. New York: Oxford University Press, 1999.

Ormiston, Alice. Love and Politics, Re-Interpreting Hegel. Albany: State University of New York Press, 2004.

Person, Ethel Spector. Dreams of Love and Fateful Encounters, the Power of Romantic Passion. Washington: American Psychiatric Publishing, inc., 2007.

Roucek, Joseph S. and Warren, Roland L. Sociology: an Introduction. New Jersey: Adams & co., 1961.

Shihab, Quraish. Pengantin al-Qur’an, Kalung Permata buat Anak-Anakku. Jakarta: Lentera Hati, 2007.

--------, Perempuan. Jakarta: Lentera Hati, 2005.

Singer, Irving. “Love and Autonomy”, in Yudith Kornberg Greenberg (ed.), Love in World Religions. England: ABC Clio. Vol. I, 2008.

Taylor, Charles. “The Politics of Recognition”, in Amy Gutmann (ed.), Multiculturalism. New Jersey: Princeton University Press, 1994.

Turner, Bryan S. The Body & Society, Explorations in Social Theory. Los angeles: Sage, 2008.

Vincelette, Alan. “Introduction,” in Pierre Rousselot, The Problem of Love in Middle age, A Historical Contribution. Milwankee: Marquette University Press, 2001.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/klm.v11i1.1070

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

All publications by KALAM [p-ISSN: 0853-9510, e-ISSN: 2540-7759] are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.