Revitalisasi Desa Adat Berbasis Pendidikan dan Kearifan Lokal

https://doi.org/10.24042/klm.v10i2.13

Erlina Rufaidah

Abstract


Kehadiran desa adat dinilai mampu menjadi wadah yang dapat mengakomodasi berbagai kepentingan budaya sebagai bentuk pelestariannya. Sebuah desa adat berjalan dengan baik apabila berjalannya berbagai aspek pendukung lainnya di antaranya aspek pendidikan dan kearifan lokal. Peran pendidikan dasar dan kesadaran kearifan lokal dalam hal ini menjadi sangat penting, sebagai upaya untuk mencegah munculnya sikap-sikap tersebut sejak dini. Kajian ini bertujuan untuk menjawab persoalan bagaimana wujud revitalisasi desa adat berbasis pendidikan dan kearifan lokal pada masyarakat Kabupaten Lampung Barat. Sebagai bentuk revitalisasi pada aspek pendidikan peningkatkan kesiapan guru dalam menghadapi berbagai tantangan dan tuntutan zaman kedepan dan pengembangan kompetensi budaya sebagai salah satu aspek kompetensi guru diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan kebermaknaan program pendidikan pada berbagai jenis dan jenjang. Selain itu, termuatnya pandangan hidup yang bersumber dari kearifan lokal sangatlah penting mengingat nilai-nilai dasar kultural yang ada di dalam kearifan lokal melekat pada diri masyarakat. Memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal dan mengimplementasikannya pada kehidupan bermasyarakat akan mampu menjadi solusi atas timbulnya permasalahan sosio-kultural di dalam masyarakat.

Full Text:

PDF

References


Ariyani, Farida, Konsepsi Piil Pesenggiri Menurut Masyarakat Adat Lampung Waykanan Di Kabupaten Waykanan, Lampung: Aura Publishing, 2014.

Bachtiar, Harsya, W, “Konsesnsus dan Konflik dalam Sistem Budaya di Indonesia”, dalam Harsya. W. Bachtiar, Mattulada, Haryati Soebadio. Budaya dan Manusia Indonesia. Yogyakarta: Hanindita, 1985.

Castagno, A.E., Brayboy, B.M.J, “Culturally Responsive Schooling for Indigenous Youth: A Review of Literature” dalam Review of Educational Research, 78 (4), 941-993, 2008.

Gay, G, Culturally Responsive Teaching: Theory, Research and Practice, New York: Teacher College, 2000.

Oxford University. Oxford Learner’s Pocket Dictionary. Fourth Edition. New York: Oxford University Press, 2014.

Rasyidin., Siregar, P., Batubara, K, “Penyerapan Nilai-Nilai Budaya Lokal dalam Kehidupan Beragama: Studi Tentang Budaya Lokal di Medan” dalam Afif dan Bahri, S. Ed. Harmonisasi Agama dan Budaya di Indonesia. Jakarta: Balitbang Kemenag, 2009.

Sanusi, Efendi, Sastra Lisan Lampung, Lampung: Universitas Lampung, 2014.

Soetomo, Keswadayaan Masyarakat, Manifestasi Kapasitas Masyarakat untuk Berkembang secara Mandiri, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014.

Strauss, Anselm, dan Corbin, Juliet, Dasar-dasar Penelitian Kualitatif, Tatalangkah dan Teknik-teknik Teoritisasi Data, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Sue, D, W, “Multidimensional Facets of Cultural Competence” dalam The Counseling Psychologist, 29 (6), 790-821, 2001.

Tilaar, H.A.R, Pedagogik Teoritis untuk Indonesia, Jakarta: Buku Kompas, 2015.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Vavrus. M, Transforming the Multicultural Education of Teachers. New York: Teachers College, 2002.

Jurnal:

Mufid, Syafi’i, A, Revitaliasi Kebudayaan Lokal dalam Pemberdayaan Masyarakat, dalam Jurnal Multikultural dan Multireligius, Vol. IX, Nomor 34.

Musanna, Al, Artikulasi Pendidikan Guru Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mempersiapkan Guru yang Memilki Kompetensi Budaya, dalam Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 18, Nomor 3, Aceh Tengah: STAIN Gajah Putih Takengon, 2012.

Villegas, A.M. Lucas, T, “Preparing Culturally Responsive Teachers: Rethinking Curriculum” dalam Journal of Teacher Education, 53 (1), 20-32, 2002.




DOI: https://doi.org/10.24042/klm.v10i2.13

Article Metrics

Abstract views : 736 | PDF downloads : 641

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 KALAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

KALAM [p-ISSN: 0853-9510, e-ISSN: 2540-7759] published by Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, in collaborate with Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam (AAFI).

Office: Gedung Dekanat Lama Lt. 2, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jl. Letkol H. Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Lampung, INDONESIA, KP. 34513. Website: http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/kalam, email: kalam@radenintan.ac.id