Rekonstruksi Metodologi Pengembangan Sains Berbasis Agama

Mohammad Muslih

Abstract


The development of an integrative scientific paradigm is certainly a very large scientific project, however, it must be admitted that the success of reconstructing the new paradigm is still insufficient, as it must be supported by the availability of a functional and effective methodology. This article is a study aimed at offering a methodology for integrative paradigm-based science development, which is not only functional and effective, but also ensures productivity, as well as secure from the pseudo-scientific of abusive practices and the excessive practice of ideological science. The reconstruction of a methodology of religious-based science development urged to do, on the one hand, to provide an answer to the doubt about its compatibility with the Islamic sciences, and on the other hand deny the fear of the disappearance of Islamic values, precisely with the continued execution of scientific research, or the development of scientific reason, in general.

Pembangunan paradigma ilmiah integratif sudah tentu merupakan proyek keilmuan yang sangat besar, meski demikian, harus diakui, keberhasilan melakukan rekonstruksi paradigma baru itu masih belum cukup, sebab masih harus didukung oleh tersedianya metodologi yang fungsional dan efektif. Artikel ini merupakan kajian bermaksud menawarkan metodologi pengembangan sains berbasis paradigma integratif, yang tidak hanya fungsional dan efektif, tetapi juga menjamin produktivitas, sekaligus aman dari jeratan praktek kasar pseudosaintifik dan praktek berlebihan sains ideologis. Rekonstruksi metodologi pengembangan ilmu berbasis agama mendesak untuk dilakukan, di satu sisi untuk memberi jawaban atas keraguan akan kompetabilitasnya dengan ilmu-ilmu keislaman, dan pada sisi yang lain membantah kekhawatiran akan hilangnya atau terkikisnya nilai-nilai keislaman, justru dengan semakin dijalankannya riset-riset ilmiah, atau dikembangkannya nalar ilmiah secara umum


Keywords


paradigm, hard core, auxiliary hypotheses, series of theory

Full Text:

PDF

References


Sumber Buku dan Artikel

Abdullah, M. Amin, “Aspek Epistemologis Filsafat Islam”, dalam Irma Fatimah (ed.), Filsafat Islam, Yogyakarta: LESFI, 1992.

Abdullah, M. Amin, Studi Agama, Normativitas atau Historisitas, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996.

Abdullah, M. Amin, “Agama, Ilmu dan Budaya: Paradigma Integrasi-Interkoneksi” Pidato pengukuhan sebagai Anggota Komisi Kebudayaan pada Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) yang bertema: di UGM Selasa, 3 September 2013

Ahimsa-Putra, Heddy Shri, “Paradigma, Epistemologi dan Metode Ilmu Sosial-Budaya - Sebuah Pemetaan -” Makalah disampaikan dalam pelatihan “Metodologi Penelitian”, diselenggarakan oleh CRCS–UGM, di Yogyakarta, 12 Februari – 19 Maret 2007.

Ahimsa-Putra, Heddy Shri, “Paradigma dan Revolusi Ilmu dalam Antropologi Budaya -Sketsa Beberapa Episode-”, Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada, diucapkan di depan Rapat Terbuka Majelis Guru Besar Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, 10 November 2008.

Ahimsa-Putra, Heddy Shri, “Paradigma Profetik, Mungkinkah? Perlukah?”, Makalah disampaikan dalam “Sarasehan Profetik 2011”, diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana UGM, di Yogyakarta, 10 Februari 2011

Ahmad, Munawar dan Saptoni (peny.), Re-Strukturisasi Metodologi Islamic Studies: Mazhab Yogyakarta, Yogyakarta: Suka Press, 2007.

Ahmad, Munawar, Lukman Fauroni, Siswanto Masruri, “Rekonstruksi dan Implementasi Metodologi Berparadigma Integrasi-Interkoneksi dalam Studi Islam Kontemporer di Indonesia” (Studi atas Disertasi Doktoral pada 6 UIN), Laporan Penelitian, Jakarta: Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, 2013.

Assegaf, Abdurraman, dan Muh. Isnanto, “Muatan Keilmuan Integrasi Interkoneksi Dalam Materi Pokok dan Bahan Ajar Matakuliah Keislaman Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta”, Laporan Hasil Penelitian, Yogyakarta: Lemlit, 2010.

Biyanto, “Positivisme dan Non-Positivisme dalam Jurisprudensi”, Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, Volume 3 Nomor 2 Desember 2013, pp. 483-502

Budianto, Erik, Implementasi Integrasi Ilmu di Perguruan Tinggi Islam (Studi Kasus di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), Malang: PPS UIN Malang, 2009.

Caldwell, Bruce J., "The Methodology of Scientific Research Programmes: Criticisms and Conjectures", dalam G. K. Shaw ed., Economics, Culture, and Education: Essays in Honor of Mark Blaug Aldershot, UK: Elgar, 1991.

Flew, Antony, A Dictionary of Phylosophy, New York: St. Martin’s Press, 1984.

Hoodbhoy, Pervez, Ikhtiar Menegakkan Rasionalitas: Antara Sains dan Ortodoksi Islam, (Terj. Sari Meutia), Bandung: Mizan, 1996.

Komaruddin, “Falsifikasi Karl Popper dan Kemungkinan Penerapannya dalam Keilmuan Islam” at-Taqaddum, Volume 6, Nomor 2, Nopember 2014.

Kuhn, Thomas S., The Structure of Scientific Revolutions, US: University of Chicago Press, 1970

Kuntowijoyo, Islam sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi dan Etika, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2006

Lacey, A.R., A Dictionary of Philosophy, London, New York: Routledge, 2000.

Lakatos, “Falsification and the Methodology of Scientific Research Programmes”, dalam Imre Lakatos dan Alan Musgrave (ed.) Criticism and the Growth of Knowledge, Cambridge: Cambridge University Press, 1974.

Lakatos, Imre, Criticism and the Growth of Knowledge, New York: Cambridge University Press, 1970.

Lakatos, Musgrave ed., Criticism and the Growth of Knowledge, Cambridge: Cambridge University Press, 1970.

Maliki, Zainuddin, Narasi Agung: Tiga Teori Sosial Hegemonik, Surabaya: LPAM, 2003.

Minhaji, Akh, Tradisi Akademik di Perguruan Tinggi, Yogyakarta: SUKA Press, 2013.

Natsir, Nanat Fatah dan Hendriyanto Attan, (Eds.), Strategi Pendidikan: Upaya Memahami Wahyu dan Ilmu, Cet. 1, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010

Ney, Alyssa, “Neo-Positivist Metaphysics”, Philosophical Studies, August 2012, Volume 160, Issue 1

Novitz, David, Picture and their Use in Communication: A Philosophical Essay, Netherlands: the Hague, 1977.

Palmer, Richard E., Hermeneutics: Interpretation Theory in Schleiermacher, Dilthey, Heidegger, and Gadamer, London: Evanston, 1969.

Rifai, Nurlena, Fauzan, Wahdi Sayuti, Bahrissalim, Integrasi Keilmuan dalam Pengembangan Kurikulum di UIN Se-Indonesia: Evaluasi Penerapan Integrasi Keilmuan UIN dalam Kurikulum dan Proses Pembelajaran, Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2014.

Riyanto, Waryani Fajar, “Pengembangan Kurikulum Ilmu-Ilmu Keislaman di PTAI (Sebuah Ikhtiar Pencarian Landasan Filosofi)”, Forum Tarbiyah, Vol. 11, No. 2, Desember 2013.

Riyanto, Waryani Fajar, Implementasi Paradigma Integratif-Interkonesi dalam Penelitian 3 (Tiga) Disertasi Dosen UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta: Lemlit UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2012.

Riyanto, Waryani Fajar, Integrasi-Interkoneksi Keilmuan: Biografi Intelektual M. Amin Abdullah (1953-…), Person, Knowledge, and Institution, Yogyakarta: Suka Press, 2013.

Rolston, Holmes, III, Science and Religion: A Critical Survey, New York: Random House, Inc., 1987.

Schick, Theodore, Jr., ed., Readings in the Philosophy of Science, Mountain View, CA: Mayfield Publishing Company, 2000.

Schilpp, P.A. (ed.), The Philosophy of Karl R. Popper, La Salle, Illionis: Open Court, 1974.

Uebel, Thomas, 'Vienna Circle', dalam Robert Audi,(ed.), Cambridge Dictionary of Philosophy, Cambridge:: Cambridge University Press, 1995.

Zucker, Arthur, Introduction to the Philosophy of Science, New Jersey: Prentice-Hall Inc, 1996.

Sumber Internet

Editors of Encyclopædia Britannica, "Verifiability principle", Encyclopædia Britannica, dalam https://www.britannica.com/topic/verifiability-principle, diakses pada Ahad 07 Agustus 2016 jam 08.38

Http://www.personalityresearch.org/metatheory.html diakses pada Sabtu, 06 Agustus 2016 jam 20.55

Http://www.personalityresearch.org/metatheory.html Diakses Senin 02 Agustus 2016 jam 22.00

Http://www.personalityresearch.org/metatheory/lakatos/hueristics.html

Stanford Encyclopedia of Philosophy, dalam http://plato.stanford.edu/entries/pseudo-science/ diakses Jum’at, 07 Okt 2016 jam 03.45




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/klm.v11i2.1795

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

All publications by KALAM [p-ISSN: 0853-9510, e-ISSN: 2540-7759] are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.