SUBYEKTIVITAS DAN OBYEKTIVITAS DALAM STUDI AL-QUR`AN (Menimbang Pemikiran Paul Ricoeur dan Muhammad Syahrur)

https://doi.org/10.24042/klm.v6i2.410

Anwar Mujahidin

Abstract


Perdebatan antara penggunaan akal (bi ar-ra`yi) dan penggunaan riwayat (bi al-ma`ṡūr) dalam studi al-Qur`an ternyata tidak mampu mengarahkan pemikir Islam kontemporer untuk menemukan metodologi tafsir yang bisa dipertanggungjawabkan. Perdebatan keduanya justru membawa pemikiran Islam jumud dan berkutat pada pertarungan idiologi antar kelompok yang semakin menjauhkan umat dari petunjuk al-Qur`an. Artikel ini membahas tentang pemikiran Paul Recoeur dan Muhammad Syahrur dalam studi al-Qur`an, khususnya tentang isu subyektifitas dan obyektifitas. Paul Ricoeur berpendapat bahwa penafsir tidak perlu terjebak dalam subyektifitas, karena teks memiliki makna obyektif dalam struktur internalnya. Dengan cara itu penafsiran selain akan menemukan makna obyektif teks, juga akan menemukan cakrawala dunia yang di arah oleh teks. Sehingga penafsir meleburkan diri dalam dunia teks dan tidak terjebak dalam kejumudan dan kungkungan masa lalu. Hal itu dipertegas oleh Syahrur bahwa kembali kepada al-Qur`an tidak berarti kembali ke masa lalu. Menafsirkan al-Qur`an adalah menggali pandangan hidup al-Qur`an atau makna dari totalitas struktur al-Qur`an. Makna al-Qur`an juga memberikan acuan kepada dunia kontemporer.

Full Text:

PDF

References


af-Farmawi, ‘Abd Al-Hayy, Metode Tafsir Mawadhu’iy Suatu Pengantar, Penerjemah: Suryan A. Jamrah, Jakarta: Rajawali Pers, 1996.

Amstrong, Keren, Berperang Demi Tuhan, Fundamentalisme dalam Islam,Kristen dan Yahudi, Bandung: Mizan dan Serambi, 2000.

an-Najdi, ‘Abd al-Rahma>n bin Muhammad bin Qa>sim al-‘A>ṣim, Majmū’ Fatāwā Syaikh al-Islām Ahmad bin Taimiyah, juz ke-13, ttp : tpn, 1398 H.

az-Zarkasi, Badr al-Dῑn Muhammad bin ‘Abd Alla>h, al-Burhān fi> ’Ulūm al-Qur’ān, juz ke-2, Beirut: Da>r al-Fikr, 1998.

Bleicher, Josef, Contemporary Hermeneutics, Hermeneutics as Method, Philosphy and Critique, London and New York: Routledge, 1993.

Bertens, K., Filsafat Barat Kontemporer Jilid II Perancis, Jakarta: PT. Gramedia, Pustaka Utama, 2001.

Haryatmoko, Hermeneutika Paul Ricoeur, Transparansi Sebagai Proses, No 05-06: Tahun ke-49, Mei-Juni 2000.

Syihab, M. Quraish, Membumikan al-Qur’an, Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat, Bandung: Mizan,1999.

Manna al-Qat}t}a>n, mabāhis| fī ‘Ulūm al-Qur’ān, Riya>d}: Mansyura>t al-‘Aṣr al-H}adi>s|, 1973.

Syahrur, Muhammad, al-Kitāb wa al-Qur`ān, Qirā`ah Mu’as}irah, Damaskus: al-Ahali, 1990.

Zaid, Naṣr Hamid Abu, Mahfūm al-Nas}, Dirāsah fī ‘Ulūm al-Qur’ān, Kairo: al-Hai’ah al-Miṣriyyah al-Ammah li al-Kita>b, tt.)

____________, Tekstualitas al-Qur’an, Kritik terhadap Ulumul Qur’an, Terj: Khoiron Nahdliyyin, Yogykarta: LkiS, 2001.




DOI: https://doi.org/10.24042/klm.v6i2.410

Article Metrics

Abstract views : 747 | PDF downloads : 3492

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 KALAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

KALAM [p-ISSN: 0853-9510, e-ISSN: 2540-7759] published by Faculty of Ushuluddin and Religious Study, State Islamic University of Raden Intan Lampung, INDONESIA

Office: Gedung Dekanat Lama Lt. 2, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jl. Letkol H. Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Lampung, INDONESIA, KP. 34513. Website: http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/kalam, email: kalam@radenintan.ac.id