Konstruksi Politik Identitas melalui Nilai-nilai Islam dalam Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Bandung Barat

Dian Herdiana

Abstract


                                                          Abstract

Islamic values become part of rural communities' life in Bandung Barat Regency, the adoption of Islamic values is not only able to reflect a good personality but also represents role models as ideal leader figures for the community, so that in the political constellation of village head elections the candidates for village heads will use the values of Islam as their political identity. Based on this understanding, this article is intended to describe how the village head candidates construct the Islamic values as a political identity in the constellation of village head elections. This research is a qualitative study with a descriptive approach, data taken through observation and interviews, the process of data analysis is done through data triangulation. The results revealed that the village head candidates constructed the Islamic values as their political identity in 3 (three) ways, namely: First, constructing through family background and self-identity, such as coming from devout Muslim families, children of Islamic leaders or living as Islamic leaders. Secondly, constructing through personal symbols such as using Islamic clothing and communicating with the use of Islamic content. Third, constructing through activities directly related to Islam such as involvement in the Qur`an recitation, Islamic celebrations or other socio-religious activities. These three ways are believed by the village head candidates to benefit in constructing the Islamic values as a political identity which is expected to not only provide a positive image in the community but will also increase their level of electability in village head elections.

Keywords: Islamic Values, Village Heads, Political Identity.

Abstrak

Nilai-nilai Islam menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat perdesaan yang ada di Kabupaten Bandung Barat, adopsi nilai-nilai Islam tidak hanya mampu mencerminkan kepribadian yang baik tetapi juga akan merepresentasikan sosok panutan dan pemimpin ideal bagi masyarakat sehingga dalam konstelasi politik pemilihan kepala desa para calon kepala desa akan senantiasa menggunakan nilai-nilai Islam sebagai identitas politiknya. Atas dasar pemahaman tersebut artikel ini ditujukan untuk menggambarkan bagaimana para calon kepala desa mengkonstruksikan politik identitas melalui nilai-nilai Islam dalam konstelasi pemilihan kepala desa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diambil melalui observasi dan wawancara, proses analisis data dilakukan melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa para calon kepala desa mengkonstruksikan politik identitas melalui 3 (tiga) cara, yaitu: Pertama, mengkonstruksikan melalui latar belakang keturunan atau keluarga, seperti berasal dari kalangan keluarga pesantren, anak dari tokoh Islam atau berkedudukan sebagai tokoh Islam. Kedua, mengkonstruksikan melalui simbol-simbol pribadi seperti berpakaian secara islami dan berkomunikasi dengan muatan Islam. Ketiga, mengkonstruksikan melalui kegiatan sosial-keagamaan seperti keterlibatan dalam pengajian, syukuran atau kegiatan serupa lainnya. Ketiga cara tersebut diyakini oleh para calon kepala desa memberikan manfaat kepada pembentukan identitas politik sebagai calon pemimpin religius yang tidak hanya memberikan citra positif di tengah-tengah masyarakat tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan elektabilitas dalam pemilihan kepala desa.                                                                   

Kata Kunci: Nilai Islam, Kepala Desa, Politik Identitas.


Full Text:

PDF

References


Abdillah, Ubed S, Politik Identitas : Pergulatan Tanda Tanpa Identitas (Magelang: Yayasan Indonesiatera, 2002)

Alamsyah, Nur M, ‘Memahami Perkembangan Desa Di Indonesia’, Jurnal Academca, 3 (2011), 647–60

Amanulloh, Naeni, Demokratisasi Desa (Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, 2015)

Angkasawati, ‘Masyarakat Desa’, Jurnal Publiciana, 8 (2015), 1–23

Badan Pusat Stasistik, Kabupaten Bandung Barat Dalam Angka Tahun 2019 (Kabupaten Bandung Barat: Badan Pusat Statistik, 2019)

Chaplin, James P, Kamus Lengkap Psikologi, Terjemahan (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2011)

Creswell, John W, Qualitative Inquiry and Reseach Design: Choosing Among Five Approaches (Thousand Oaks: Sage Publications, 2007)

Dariyo, Agoes, Psikologi Perkembangan Remaja (Bogor: Ghalia Indonesia, 2004)

Fitriadi, Mochammad Yunus Gerry, ‘Gaya Kepemimpinan Tokoh Informal Dan Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Program Desa Mandiri Pangan’ (Institut Pertanian Bogor, 2017)

Haboddin, Muhtar, ‘Menguatnya Politik Identitas Di Ranah Lokal’, Jurnal Studi Pemerintahan, 3 (2012), 116–34

Hemay, Idris, and Aris Munandar, ‘Politik Identitas Dan Pencitraan Kandidat Gubernur Terhadap Perilaku Pemilih’, Jurnal Politik: Kajian Politik Dan Masalah Pembangunan, 12 (2016), 1737–48

Hogg, M.A., and G.M. Vaughan, Social Psichology (London: Prentince Hall, 2002)

Indonesia, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa (Indonesia, 2014)

Kushandajani, ‘Implikasi UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Terhadap Kewenangan Desa’, Jurnal Yustisia, 4 (2015), 369–96

Marcia, James E, ‘Development and Validation of Ego Identitiy Status’, Journal of Personality and Social Psycology, 3 (1966), 551–58

Moleong, Lexy J, ‘Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi)’ (Yogyakarta: PT. Remaja Rosda Karya, 2017)

Najib, Ainun, ‘Konstruksi Pemimpin Ideal Untuk Indonesia’, In Right: Jurnal Agama Dan Hak Azazi Manusia, 3 (2013), 141–61

Nasrudin, Juhana, and Ahmad Ali Nurdin, ‘Politik Idnetitas Dan Representasi Politik’, Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 1 (2018), 34–47

Nur, Turiman Fachturahman, ‘Sejarah Humum Pengaturan Pemerintahan Desa (Sebuah Catatan Analisis Hukum Tata Pemerintahan Desa)’, Rajawaligarudapancasila.Blogspot.Com, 2014

Rahayu, Mustaghfiroh, ‘Keragaman Di Indonesia Dan Politik Pengakuan (Suatu Tinjauan Kritis)’, Jurnal Pemikiran Sosiologi, 4 (2017), 1–18

Sajangbati, Youla C., ‘Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014’, Jurnal Lex Administratum, 3 (2015), 24–32

Sakdiah, ‘Karakteristik Kepemimpinan Dalam Islam (Kajian Historis FIlosofis) Sifat-Sifat Rasulullah’, Jurnal Al-Bayan, 22 (2016), 29–49

Sarbini, Sarbini, ‘Konsep Kepemimpinan Dalam Perspektif Islam’, Jurnal TAPIs, 9 (2003), 17–29

Sastrawati, Nila, ‘Simbolisme Dalam Pencitraan Partai Politik’, Jurnal Al-Daulah, 4 (2015), 168–77

Setyaningrum, Arie, ‘Memetakan Lokasi Bagi Politik Identitas Dalam Wacana Politik Poskolonial’, Mandatory, 2 (2005), 13–34

Sikumbang, Ahmad Tamrin, ‘Teori Komunikasi (Pendekatan, Kerangka Analisis Dan Perspektif)’, Jurnal Analytica Islamica, 6 (2017), 77–84

Solikin, Asep, H.M. Fachturahman, and Supardi, ‘Pemimpin Yang Melayani Dalam Membangun Bangsa’, Jurnal Anterior, 16 (2017), 90–103

Sumeru, Arief, ‘Kedudukan Pejabat Kepala Desa Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa’, Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik, 4 (2016), 47–56

Surya, Priadi, ‘Kepemimpinan Perempuan Bernilai Kesundaan Di Bidang Pendidikan’, Jurnal Manajemen Pendidikan, 6 (2010)

Syamsu, Suhardiman, ‘Memahami Perkembangan Desa Di Indonesia’, Government: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1 (2008), 77–88

Tahir, Muh Zulkifli, Hafied Canggara, and A. Alimuddin Unde, ‘Penggunaan Media Komunikasi Untuk Politik Pencitraan Kandidat Buapti Dan Wakil Bupati Dalam Pemilukada Takalar 2012’, Jurnala Komunikasi Kareba, 2 (2013), 165–74

Timotius, Richard, ‘Revitalisasi Desa Dalam Konstelasi Desentralisasi Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa’, Jurnal Hukum Dan Pembangunan, 48 (2018), 323–44

Widayanti, Titik, Politik Subalter: Pergulatan Identitas Waria (Yogyakarta: Universitas Gajah Mada, 2009)

Yuningsih, Neneng Yani, and Valina Singka Subekti, ‘Demokrasi Dalam Pemilihan Kepala Desa? Studi Kasus Desa Dengan Tipologi Tradisional, Transisional Dan Modern Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2013’, Jurnal Politik, 1 (2016), 231–61




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/tps.v15i2.5107

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

All publications by Jurnal TAPIS [ISSN-p 0216-4396; ISSN-e 2655-6057 ] are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License