Rahasia Surat At Tiin: Kajian Sejarah Analisa Geopolitik Menguasai Kota Al Quds

https://doi.org/10.24042/tps.v15i2.5360

Nandang Cahya

Abstract


                                                             Abstract

Al Quds or “Jerusalem” is a small town, it is only around 1 km square, this old city knew in the history as laden and bloodshed city, there was many several great empires and strength that overwhelm this city, like Babylon, Peria, Roman, and before 14 century Muslims came and open this city. Nowadys, this city “Al Quds” is under Israeli occubation. The invaders from Zionist movement wanted to establish Israile Kingdom stretching from the Nile in Egypt to the river of Euphrate in Iraq. Certainly “Al Quds” for Muslims is not only a Holy City, it is a political capital, and libarate Al Quds from the hands of Israel is a duty. This liberation project is not easy; Muslims must understand the geopolitical map. This paper is a historical study about the strategy of Omar bin Khattab and Saladin Ayyubi to libarate Al Quds. Research method used the geopolitics with geographical analysis to study Al Quds sitaution as referd in Surat At-Tiin. With this full understanding, Umar Ibn Al-Khattab and Saladin Ayyubi make the same strategi to open the cities around Al-Quds buffer, Especially Egypt and Syria (the Sham). Up to the present these two areas (Syria and Egypt) have significance to Al Quds and Palestine, so if these areas opened, the way to liberation of Holy City will be easy. So the secret key to libarate Al Quds is in Egypt and Syria, Also God said in the first of Surat At-Tiin with his swear, “Wattiini wazzaitun, watuurisina” (By the Fig and the Olive, And the Mount of Sinai). Al-Muffaseron (explainers) said that Tiini refers to Al-Sham and Olive Refers to Al-Quds and the hill of Sinai refers to Egypt.

Keywords: Al Quds, Geopolitical, Surat At Tiin

                                                              Abstrak

Al Quds atau Yerusalem adalah kota kecil yang luasnya hanya kurang lebih 1 km persegi, sejarah mengenalnya sebagai kota tua yang sarat dengan pertumpahan darah, berbagai kekuatan imperium besar silih berganti menguasai kota ini, Babilonia, Peria, Romawi, dan dan 14 abad yang lalu Islam hadir sebagai pembebas kota ini. Hingga kini kota Al Quds berada dibawah kekuasaan bangsa penjajah Israel yang dengan gerakan zionismenya ingin mendirikan Negara Israel Raya yang terbentang dari sungai Nil di Mesir sampai sungai Euprat di Irak. Tentu bagi kaum muslimin Al Quds bukan sekedar kota suci, namun sebagai ibukota politik, maka membebaskan Al Quds dari tangan Israel adalah keharusan. Proyek pembebasan ini tidaklah mudah, kaum muslimin harus memahami peta geopilitik sebagai prasaratnya. Artikel ini merupakan kajian penelitian sejarah bagaimana strategi Umar bin Khattab dan Shalahuddin Al Ayyubi dalam membebaskan Al Quds. Metode penelitian ini menggunakan kajian strategi geopolitik dengan analisa letak geografis Al Quds yang diisyaratkan dalam surat At Tiin. Dengan memahami ini, strategi yang pertama kali dilakukan oleh Umar bin Khattab dan Shalahuddin Al Ayyubi adalah melakukan penaklukan-penaklukan kecil terhadap wilayah-wilayah penyangga kota Al Quds, terutama Mesir dan Suriah (wilayah bagian Syam). Hingga dalam kontek kekinian kedua wilayah ini memiliki arti penting Al Quds dan Palestina, dengan menguasainya akan mempermudah jalan menuju pembebasan kota suci itu. Jadi kunci rahasia pembeasan Al Quds adalah Mesir dan Suriah, sebagaimana Allah mengisyaratkan di awal surat At Tiin dengan sumpahnya, Wattiini wazzaitun watuurisina (Demi buah Tiin, zaitun, dan bukit Sinai). Para ahli tafsir mengatakan bahwa itu adalah Tiin adalah Syam,  Zaitun adalah Al Quds, dan Bukit Sinai adalah Mesir.   

Kata kunci: Al Quds, geopolitik, At Tiin     


Full Text:

PDF

References


_______, “Trump Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel”, www.voaindonesia.com, diakses pada tanggal 29 Oktober 2018

________, “Donald Trump: Yerusalem adalah ibu kota Israel”, www.bbc.com/indonesia, diakses tanggal 28 Oktober 2018.

_________, Al Hurub As Shalibiyah, Film Dokumenter Al Jazeera Eps III al Wihdah, 2016.

Al Ahlasy, Aisyah Muhammad Ibrahim. Al Asraar Al Marifiyah Li As Suraah At Tiin, (Tidak diterbitkan)

Al Ghurnathi, Abu Jafar, Al Burhan fi Tartib Suwar Al Qur’an, Rabat: Kementrian Wakaf dan Urusan Keislaman, 1990.

Al Mishri, Muhammad Ra’fat, Bait Al Maqdis wa Usus Al Ma’rakah Al Qadimah Maa’ Al Yahud, Amman: Dar Al Faruq, 2016.

Al Qatthan, Manna’, Mabahits fi Ulum Al Qur’an, Mesir: Maktabah Wahbah, Cet. XI, 2000.

Al Sabt, Khalid Utsman, Qawaid Al Tafsir Jam’an wa Dirasatan, Kairo: Dar Ibn Affan, 2000.

Al Thayyar, Musa’id Sulaiman, Fushul fi Ushul At Tafsir, Dammam: Dar Ibnu Al Jauzi, Cet. III, 1999.

As Shalabi, Ali Muhammad, Shalahuddin Al Ayyubi, Istambul: Dar Ar Raudhah, 2017.

At Thabari, Ibnu Jarir, Tafsir At Thabari, Beirut: Dar Al Fikr, Jilid X, 1975.

Christiastuti, Novi, “Ini Pidato Lengkap Trump Saat Mengakui Yerusalem Ibu Kota Israel” www.news.detik.com, diakses pada tanggal 29 Oktober 2018.

Hamas, Edgar, “Membedah Nubuwat Nabi Tentang Palestina, dan Siapa Pembebasnya” www.dakwatuna.com, diakses pada tanggal 29 Oktober 2018.

Hidayat, Asep Achmad, Studi Kawasan Muslim Minoritas Asia Tenggara, Bandung: Pustaka Rahmat, cet. II, 2017.

Ibnu Katsir, Al Bidayah wa Al Nihayah, Kairo: Dar Ibn Al Jauzi, Jilid ke-7, 2010.

Ibrahim Anis, Abdul Halim Muntashir, Athiyah Shawalihi, Muhammad Khalfullah Ahmad, Al Mujam Al Washith, Kairo: Maktabah Syuruq Dauliyah, 2004.

Muchsin, Misri A., Palestina dan Israel: Sejarah, Konflik dan Masa Depan, Miqot, Vol. XXXIX, No. 2, Juli-Desember 2015.

Reinl, James, “4 Teori di Balik Niat Trump Pindahkan Kedubes Amerika ke Yerusalem: Analisis”, diakses pada tanggal 29 Okober 2018.

Ridyasmara, Rizki, Knight Templar Khight of Christ, Jakarta: Pustaka Al Kautsar, Cet. III, 2007.

Sholeh, Mohsen Muhammad, Memahami Prahara Palestina, Terj. Heri Efendi, Jakarta: Aqso Publishing, 2014.




DOI: https://doi.org/10.24042/tps.v15i2.5360

Article Metrics

Abstract views : 80 | PDF downloads : 144

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

All publications by Jurnal TAPIS [ISSN-p 0216-4396; ISSN-e 2655-6057 ] are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License