Strategi Kampanye Partai Islam: Kasus Partai Keadilan Sejahtera Pada Pemilu 2019

https://doi.org/10.24042/tps.v16i1.6814

Erna Trianggorowati, Ridho Al-Hamdi

Abstract


Abstract: This article examines the campaign strategy of the Islamist party, namely PKS in the 2019 legislative election. It is fascinating to be investigated further because this party can ward a lot of predictions and surveys which stated that PKS could not exceed the parliamentary threshold of four percent. PKS has an outstanding performance and can reach 8.62 percent. Methodologically, this study is a qualitative research by applying the case study approach. For data-gathering, this study collects data and information through social media such as news channels and social networking sites. In the analysis process, this uses the mix marketing theory consisting of four Ps (4P), i.e., product, price, place, and promotion. On the product, PKS promotes four main programs: reinforcing the realization of the driving license for the long-life term, removing the motorcycle tax, protecting Muslim scholars, and removing the wage tax for eight billion IDR per month. Concerning the price, PKS spent roughly 150 Billion IDR. On the place or distribution, the PKS’ legislative candidates did socialize to the grass-root with various activities. Meanwhile, regarding the promotion, PKS promotes itself through event publications and social media conducted by its cadres and devotees. The most significant strategy which affects to the increase of PKS’ vote in 2019 is the promotion mainly the event publication with roadside flashmob activities. Indeed, the cadres and devotees’ loyalty has a significant role as the vote-getters in mobilizing electorate.

Keywords: Campaign Strategy,PKS, Legislative Election, Flashmob

 

Abstrak: Artikel ini mengkaji tentang strategi kampanye partai Islam yaitu PKS pada pemilihan legislatif tahun 2019. Penelitian ini menarik dilakukan karena keberhasilan PKS dalam menepis asumsi berbagai lembaga survei yang memprediksi PKS tidak lolos ambang batas parlemen. PKS berhasil meningkatan suaranya hingga di 8,62 persen. Secara metodologis, artikel ini merupakan hasil penelitian kualitatif dengan penggalian sumber data dari berbagai berita terpercaya di media massa online. Sebagai kerangka analisa, penelitian ini menggunakan teori mix marketing (4P) yang terdiri dari empat indikator: produk, harga, penempatan/distribusi, dan promosi. Pada indikator produk, PKS menjual empat program unggulan: pemberlakuan SIM seumur hidup, pembebasan pajak bermotor, perlindungan ulama, tokoh agama dan simbol agama, pembebasan pajak penghasilan di bawah Rp. 8 juta. Pada indikator harga, PKS mengeluarkan biaya kurang lebih Rp. 150 Milyar. Pada indikator penempatan, para caleg melakukan sosialisasi melalui beragam kegiatan. Sementara itu, pada indikator promosi, PKS melakukan kegiatan flashmob dan disebarluaskan melalui media sosial. Dari empat indikator tersebut, PKS lebih menekankan pada strategi promosi melalui publikasi even terutama kegiatan flashmob di pinggir jalan berkat loyalitas kader dan simpatisan PKS sebagai motor penggerak sekaligus pengepul suara partai di Pemilu 2019.

Kata Kunci: Strategi Kampanye, PKS, Pileg, Flashmob


Keywords


Campaign Strategy,PKS, Legislative Election, Flashmob

Full Text:

PDF

References


Aminulloh, AKhirul, ‘Strategi Komunikasi Politik Partai Pada Pemilu Legislatif 2009 ( Studi Kasus Partai Keadilan Sejahtera Yogyakarta )’, 8.April (2010)

Antara, ‘Abdul Kharis Bersyukur Terpilih Lagi Jadi Anggota DPR.’

———, ‘Perolehan Kursi Legislatif PKS Meningkat’

BantenExpres, ‘PKS Kota Tangerang Pecahkan Flashmob Sepanjang 91 Kilometer.’

Beritasatu, ‘Survei Enam Parpol Lolos Ambang Batas Papan Tengah Bersaing Keras’, 2019

Bisnis, ‘Survei Voxpol Hanya 7 Parpol Lolos Ambang Batas Parleme’, 2019

CnnIndonesia, ‘Buah Manis Ketegasan PKS Jadi Oposisi’

———, ‘Infografis: Daftar Anggota DPR 2014-2019 Terjerat Korupsi.’

Detik, ‘Caleg Muda PKS-Golkar-PSI Habiskan Ratusan Juta Demi Duduk Di Senayan.’

———, ‘PKS Sindir Partai Yang Rekrut Artis.’

———, ‘Survei Kompas Cuma 5 Parpol Yang Lolos Parliamentary Threshold’, 2019

DialektikaKuningan, ‘KH. Achidin Noor, MA, Caleg DPR RI PKS No Urut 2 Dapil 10 Jawa Barat, Siap Memperjuangkan Ulama.’

DutaSelaparang, ‘Suara PKS NTB Naik SPJ Sebut Kades PKS Solid Dan Militan Pada Pemilu 2019.’

Idntimes, ‘Elektabilitas Parpol Dari Hasil Survei Siapa Lolos Ke Parlemen’, 2019

Junalia, Ahmad Nafis, ‘Strategi Politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pada Pemilu Legislatif Kabupaten Pemalang Tahun 2014’, Journal of Politic and Government Studies, 5.4 (2019), 61–70

Katadata, ‘Survei LSI Denny JA PKS PAN Dan Nasdem Terpental Dari Parlemen 2019’, 2019

Kompas, ‘Cerita Caleg: Hidayat Nur Wahid Habiskan Rp 1,6 Miliar Untuk Pemilu 2019.’

———, ‘PKS Partai Kader Yang Tak Tergantung Pada Satu Sosok’

Kompasiana, ‘PKS Partai Terbuka Dalam Pemilu 2014’

KPU, ‘KPU RI’

LiputanRakyat, ‘Secara Teang-Terangan UAS Dan Habib Rizieq Anjurkan Memilih PKS Pada Pemilu 2019.’

Mahmud, Insan, ‘Strategi Pemenangan Partai Keadilan Dan Persatuan Indonesia (PKPI) Dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dalam Pemilu Legislatif Kota Salatiga Tahun 2009’, 1.1 (2009), 1–108

MedanBisnis, ‘Cerita Hidayatullah Caleg PKS Yang Lolos Ke Senayan Walu Dengan Keterbatasan Biaya.’

———, ‘Flashmob PKS 43 Km Curi Perhatian Masyarakat.’

Merdeka, ‘Performa PKS 2014 Puncak Kegemilangan Partai Sudah Terlewati.’

Moneysmart, ‘Dana Kampanye 16 Parpol, PDIP Gelontorkan Rp 365 M, Paling Sedikit Partai Apa ?’

Nursal, A, Political Marketing (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka, 2004)

Okezone, ‘PAN Kerahkan Sederet Artis Untuk Rebut Kursi Parlemen’

Panrita, ‘Aktif Door to Door Caleg DPRD Bulukumba Ini Turut Sosialisasikan Abdul Aziz.’

PasificPos, ‘Kampanye PKS Di Nabire Mengusung Program pro Rakyat.’

Perdana, Yoga Ade, ‘Strategi Kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pileg 2014 Di Kabupaten Boyolali’, Journal of Politic and Government Studies, 3.3 (2014), 296–310

PinterPolitik, ‘Bisakah PKS Gaet NU?.’

PKS.id, ‘Kampanye Kreatif PKS Pecahkan Rekor Muri Sebagai Flashmob Terbesar Di Indonesia.’

PKSKotaBandung, ‘Bikin Kejutan, PKS Bandung Flashmob Terpanjang’

Republika, ‘Ini Daftar Laporan Dana Kampanye Perserta Pemilu 2019’

———, ‘PKS Partai Pertama Yang Serahkan Laporan Dana Kampanye.’

Rri, ‘Caleg DPR RI Dapil Bengkulu Dari PKS, Launching Rumah Rakyat.’

SergapOnline, ‘PKS Mengadakan Bazar Murah Bakti Sosial Dan Seminar Kesehatan Di Pekanbaru.’

Sindo, ‘Pertarungan Dapil Jabar I Lebih Sengit, Ledia Optimistis Menang.’

SuaraMerdeka, ‘PKS Akan Penuhi Janji Jika Menangkan Pemilu 2019.’

Tempo, ‘Isu Agama Tak Laku Lagi, PPP Bawa Program Ekonomi Dan Pendidikan’

———, ‘LSI PSI Dan 5 Partai Hampir Pasti Gagal Diambang Batas Parlemen’, Tempo, 2019

Teropongsenayan, ‘Ingin Menang Pemilu, F-PKS: Berkhidmat Untuk Rakyat’

Tribun, ‘PKS Gelar Kampanye Kreatif Dengan Flashmob.’

Tribunnews, ‘Pernyataan Lengkap PKS Yang Menjanjikan Penghapusan Pajak Kendaraan Dan SIM Seumur Hidup’

Ungaran, ‘Nur Yulianto Caleg PKS: Cerdas Berpolitik Pilih Pribadi Yang Sholih Untuk DPR Yang Bersih.’

WartaEkonomi, ‘Habib Rizieq Dukung Kemenangan PKS Di Pileg Dan Pilpres.’




DOI: https://doi.org/10.24042/tps.v16i1.6814

Article Metrics

Abstract views : 709 | PDF downloads : 290

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

All publications by Jurnal TAPIS [ISSN-p 0216-4396; ISSN-e 2655-6057 ] are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License