Urgensi Ihtiyath dalam Perhitungan Awal Waktu Salat

https://doi.org/10.24042/adalah.v10i1.269

Jayusman Jayusman

Abstract


Dalam penentuan awal salat para ahli falak biasanya menghitung waktu ihtiyath untuk memenuhi aspek kehati-hatian. Ihtiyath adalah bentuk untuk mengamankan perhitungan awal waktu salat untuk seluruh kota, termasuk mereka yang hidup di barat. Ada perbedaan di antara para ahli falak mengenai besarnya ihtiyath dalam perhitungan waktu salat. Secara umum ihtiyath yang digunakan dalam perhitungan awal waktu salat oleh para ahli falak adalah dua menit namun menurut ahli falak lainnya yakni Ibn Zahid Abd al-Mu‘îd waktu ihtiyath adalah senilai empat menit untuk awal waktu salat zuhur. Hal ini menyebabkan perbedaan dalam jadwal salat yang dihasilkan.

Full Text:

PDF

References


Ahmad SS, Noor, Syawâriq al-Anwâr, Kudus: Madrasah Tasywiq ath-Thullâb Salafiyah, t.t.

Badan Hisab Rukyat Depag, Almanak Hisab Rukyat, Jakarta: Proyek Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam,1981.

Depag RI, Pedoman Penentuan Jadwal Waktu Salat Sepanjang Masa, Jakarta: Depag RI, 1994.

Djambek, Sa’adoeddin, Salat dan Puasa di Daerah Kutub, Jakarta: Bulan Bintang, 1974.

Djamaluddin, T, “Posisi Matahari dan Penentuan Jadwal Salat”, http://tdjamaluddin.spaces.live.comdiakses pada tanggal 15 November 2009.

Jayusman, dkk, Jadwal Imsakiah Ramadan 1430 H untuk Kota Bandar Lampung, Penelitian Kompetitif, IAIN Raden Intan 2010.

____, Pedoman Waktu Salat Sepanjang Masa, Jakarta: Bulan Bintang, 1974.

Khazin, Muhyiddin, Ilmu Falak Dalam Teori dan Praktik, Yogyakarta: Buana Pustaka, 2008.

____, 99 Tanya Jawab Masalah Hisab & Rukyat,Yogyakarta: Ramadan Press, t.t.

M. Muslih, Penetapan Lintang dan Bujur Kab Dati II Batang (Tahkik di Pusat Kota Dan Pengaruhnya Terhadap Arah Kiblat, Waktu Salat, dan Ihtiyath), Pekalongan: STAIN Pekalongan, 1997.

Moeid, el-, Ibnoe Zahid Abdo, “Jadwal Imsakiah Ramadan 1430 H untuk Kota Bandar Lampung”,geocitis.com diakses

pada tanggal 6 November 2009.

____, “Belajar Ilmu Hisab”, http://rukyatulhilal.org/ diakses pada tanggal 4 Maret 2010.

Rusyd, Ibn, Bidâyahal-Mujtahid, Ttp.: Dâr al-Fikr, t.t.

Sâbiq, Sayyid, Fiqh as-Sunnah, juz I, Kairo: Dâr al-Fath, 1419 H/1999 M.

Supriatna, Encup, Hisab Rukyat dan Aplikasinya, Bandung: Refika Aditama, 2007.

Syaukâni, al-, Muhammad bin ‘Alî, Naylul Awthâr, Kairo: Dâr Ibnul Haitsam, t.t.

Tim Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pedoman Hisab Muhammadiyah, Yogyakarta: Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, 2009.

“Waktu Sholat”,http://www.alhusiniyah.com diakses pada tanggal 15 November 2009.

Wawancara dengan Zul Efendi tanggal 5 Maret 2010.

Zuhailî, al-, Wahbah, al-Fiqh al-Islâmi wa Adillatuh, jilid 1, Damaskus: Dâr alFikr, t.t.




DOI: https://doi.org/10.24042/adalah.v10i1.269

Article Metrics

Abstract views : 2333 | PDF downloads : 206

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Al-'Adalah by http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/adalah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.