Pendampingan kader kesehatan dalam terapi seft & swamedikasi pemanfaatan tanaman obat sebagai pencegahan & pengendalian hypertensi di keluarga dimasa pandemi covid-19

M. Zainal - Abidin, Dedi Satriawan, Agus Prasetyo, Taryatmo Taryatmo

Abstract


Pandemi covid-19 dapat menimbulkan gangguan fisik, psikis diantaranya kecemasan, ketakutan pada penderita hipertensi bila tidak segera ditangani atau dikontrol. Upaya yang terbukti efektif dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi seperti pengaturan pola hidup yang lebih sehat yaitu diit, olahraga, obat, relaksasi stress, dan tanama obat / jamu. Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) juga terbukti dapat mengontrol hipertensi. Tujuan kegiatan ini keluarga dengan hipertensi diharapkan memahami pencegahan dan pengendalian hipertensi, mampu melakukan terapi SEFT, dan mampu mendemonstrasikan swamedikasi memanfaatkan tanaman obat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, refresing kader, pendampingan, demonstrasi SEFT, dan swamedikasi minuman rempah penurun hipertensi. Hasil dari pengabdian ini didapatkan sebagian besar peserta menyatakan materi refresing bagus (88,4%), ketepatan waktu cukup (68,6%), keaktifan kader (82,1%), mandiri dalam terapi SEFT (80,5%),  mandiri dalam swamedikasi pemanfaatan tanaman obat Samilatensi(90%). Rerata nilai pre-test sebesar 30,45 dan nilai post-test sebesar 75,5. Terapi SEFT dan minum rempah Samilatensi dapat dilaksanakan setiap hari untuk meningkatkan relaksasi dan menurunkan tekanan darah

Kata kunci: SEFT, Swamedikasi, Samilatensi, Tanaman obat, Hipertensi, Keluarga


Keywords


SEFT, Swamedikasi, Samilatensi, Tanaman obat, Hipertensi, Keluarga; SEFT, Self-Medication, Samilatensi, Medicinal plants, Hypertension, Family

Full Text:

PDF

References


A Anam (2021). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Hipertensi. vol 2 no 1 (2021): journal of community health development;http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jchd/article/view/2343, diakses Tanggal 20 Nopember 2021.

Fuadah, D. Z., & Rahayu, N. F. (2018a). Peman -

faatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Penderita Hipertensi (Utilization Of Integrated Posted Cooperation (Posbindu) of Non-Communi -cable Disease of Patients with Hypertension). Jurnal Ners dan Kebidanan , 5(1), 20–28.

https://doi.org/10.26699/jnk.v5i1.ART.p020

Gultom, B.A., Siregar, H.A, & Yahya, Z.S.

(2018). Korelasi Stress dan Kualitas

Hidup Pasien Hipertensi. Diperoleh

pada tanggal 10 Nopember 2021 dari

https:// jurnal. ugm.ac.id /jkesvo /

article /view/38151

H Sakaria (2021). Studi Etnofarmakologi Obat Tradisional Tekanan Darah Tinggi Di Desa Onepute Kecamatan Petasia Barat Kabupaten Morowali Utara. tanggal 10 Nopember 2021 dari https://ejournal.uin-malang.ac.id

Hermansyah, M., & Mudatsir. (2017). Komunikasi

Dan Koordinasi Kader Dengan Pelaksanaan Posbindu Lansia The Relation Between Cad -res ’ Communication And Coordination With The Implementation Of Integrated CoachingPost kelompok negara berstruktur tua (age -ing pada peran kader, kader-kader pos. JurnalIlmu Keperawatan, 5(2).

Kementerian Kesehatan RI. (2012). Petunjuk Teknis Pos Pembinaan Terpadu Penyakit TidakMenular. Jakarta: Direktorat Jendral Pengen -dalian Penyakit Penyakit Tidak Menular.

Kiting, R. P., & Ilmi, B. (2015). Faktor yang ber-hubungan dengan kinerja kader posbindu penyakit tidak menular. 4(1), 106–115.

Kemenkes RI (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar. Libang Kemenkes RI

Kemenkes RI (2019). Buku Pintar Kader Posbindu. Direktur Pencegahan dan Pengendalian

Penyakit Tidak Menular

Kemenkes RI (2020). Pedoman Umum Menghadapi PANDEMI COVID-19

Kemenkes RI (2015). Balai Besar Penelitian dan Pengambangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Nugraheni, W. P., & Hartono, R. K. (2018). Strategi

Penguatan Program Posbindu Penyakit TidakMenular Di Strengthening Strategies Of Posbindu Program For Noncommunicable Diseases In Bogor City. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan: 9(29), 198–206.

Rochmawati. (2010). Hubungan Keaktifan Kader Kesehatan Dengan Pengembangan Program Desa Siaga Di Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen. Http://Eprint.Uns.Ac.Id Diakses Tanggal 29 Oktober 2021.

World Health Organization (2020). “Report of the WHO-China Joint Mission on Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)” (PDF): 11–12. Retrieved 5 March 2020

.

Zulkifli,(2013). Posyandu Dan Kader Kesehatan http://library.usu.ac.id/index.php/ component/journals/index. Diunduh 28 Nopember 2021

Zulaichah, S. (2013). Pengaruh Terapi Seft (Spiritual Emotional Freedom Technique) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Jagir Surabaya. Surabaya: Universitas Airlangga




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/almuawanah.v3i1.10563

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons

Al-Mu'awanah  is licensed under a  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International LicenseCopyright © Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M, UIN Raden Intan Lampung p-ISSN  2721-043X   e-ISSN 2797-3395