Pemanfaatan Budidaya serta Pengolahan Daun Cincau

Resti Arania, Rahma Fauzia Al Erza, Radimas Lingga Yuwaka, Qonita Lutfia, Putri Permata Citra, Rara Razetha Purwanto

Abstract


Tanaman daun cincau  kaya  akan  zat  aktif flavonoid dan alkaloid. Penelitian Lokesh dan  Amitsankar (2012), kandungan zat aktif flavonoid dapat  berperan  sebagai anti-hepatotoksik, anti-HIV 1, anti-tumor, anti-inflamasi dan dapat  memberikan efek vasodilatasi terhadap pembuluh darah yang membantu  melindungi fungsi jantung. Penyuluhan ini ditujukkan pada 15 santri dan 2 guru di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum di Desa Ketapang, Lampung Utara pada 27 Maret 2021. Tujuan dari penyuluhan ini memberikan arahan apa itu daun cincau, pengetahuan kepada guru dan santri apa saja manfaat dari daun cincau, dan upaya bagaimana cara membudidayakan serta pengolahan daun cincau. Hasil sebelum pemaparan materi tingkat pengetahuan para santri sekitar 50% setelah pemaparan materi dan hasil kuisioner serta tanya jawab para santri sudah memahami materi penyuluhan sekitar 90% daripada sebelum dilakukan pemaparan materi.


Full Text:

PDF

References


Chalid, S. Y. (2017). Pengaruh ekstrak cincau hijau Cyclea barbata L. Miers terhadap aktivitas enzim superoksida dismutase dan katalase pada mencit c3h bertumor kelenjar susu. Jurnal Kimia Valensi, 1(1).

Chowdhury EK, Owen A, Krum H, Wing LMH, Ryan P, Nelson MR, Reid CM. (2013). Barriers to achieving blood pressure treatment targets in elderly hypertensive individuals. J Hum Hypertens (27):545-551.

Curtis PJ, Potter J, Kroon PA, Wilson P, Dhatariya K, Sampson M, Cassidy A. (2013). Vascular function and atherosclerosis progression after 1 year of flavonoid intake in statin- treated postmenopausal women with type 2 diabetes. Am J Clin Nutr 97:936-42.

Dinas Kesehatan Kota Provinsi Lampung. (2014). Profil Kesehatan Kota Provinsi Lampung 2014.

Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung. (2015). Profil Kesehatan Kota Bandar Lampung 2015.

Katrin, Elya B, Shodiq AM. (2012). Aktivitas antioksidan ekstrak dan fraksi daun cincau hijau rambat ( Cyclea Barbata Miers. ) serta identifikasi golongan senyawa dari fraksi paling aktif. Journal Bahan Alam Indonesia 8:118-124.

Lokesh D, Amitsankar D. (2012). Pharmacognostical evaluation and establishment of quality parameters of medical plants of north east india used by folklore healers for treathment of hypertension. J Pharmacogn 4:27.

Maya Prameswari, Anindita & Satriawan, Dedi. (2020). Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Melalui Perilaku Hidup Bersih di Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan. Al-Mu’awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 35-40. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/ajpm/article/view/8053

Miladiyah I, Siregar IM. (2011). Protective effects of Cyclea barbata Miers leaves againts aspirin-induced gastric ulcer in mice. Universa Medicina 30(2):10-22.

Nurlela, J. (2015). The effect of leaf green grass jelly extract (cyclea l. barbata miers) to motility in mice balb/c male that exposed smoke. Jurnal majority, 4(4).

Setya Diningrat, Diky. (2020). PKM Sandarisasi Produk Next Generation Cincau. Al-Mu’awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 7-15. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/ajpm/article/view/8050




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/almuawanah.v2i1.8896

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons

Al-Mu'awanah  is licensed under a  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International LicenseCopyright © Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M, UIN Raden Intan Lampung p-ISSN  2721-043X   e-ISSN 2797-3395