Hadis Gadir Khum Dalam Pandangan Syiah Dan Sunnah

https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v12i1.2925

Izzuddin Washil, Ahmad Khoirul Fata

Abstract


Hadis Gadir Khum yang menjadi titik tolak perpisahan mazhab Sunni dan Syiah juga terdapat dalam kitab-kitab hadis utama kaum Sunni. Seperti kaum Syiah, para ulama Sunnah juga mengakui keabsahan derajat hadis-hadis tersebut. Bahkan hadis-hadis itu dianggap mutawatir. Namun demikian, antara kaum Syiah dan Sunni memiliki pemahaman yang berbeda terhadap hadis-hadis tersebut. Perbedaan terjadi dalam memahami kata mawlā. Sunni berpendapat bahwa kata itu bermakna pelindung/penolong, sementara Syiah berpendapat bahwa kata itu bermakna khalifah/pemimpin. Perbedaan pemahaman ini membawa kedua kelompok tersebut terlibat dalam pertengkaran sepanjang sejarah Islam. Namun demikian, banyak kalangan di Sunni dan Syiah yang berupaya membangun hubungan harmonis dengan mencari hal-hal yang sama di antara keduanya. Semata-mata untuk kepentingan ukhuwwah Islāmiyyah dan kejayaan umat Islam.


Full Text:

PDF

References


Aceh, Abu Bakar, Syiah Rasionalisme Dalam Islam, Solo: Ramadhani, 1988.

Ahmad, Imam, Musnad Ahmad, juz 40, Maktabah Shamilah.

Ahmad, Imam, Musnad Ahmad, juz 42, Maktabah Shamilah.

Al-Baghdadi, al-Farq bayn al-Firaq, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, tt.

Al-Hakim, al-Mustadrak ‘ala al-Saḥiḥayn, juz 3, Maktabah Shamilah.

Al-Hakim, al-Mustadrak ‘ala al-Sahihayn, juz 3, Maktabah Shamilah.

Al-Musawi, A. Syarafuddin, Isu-isu Penting Ikhtilaf Sunnah Syiah, penerjemah: Mukhlis. Bandung: Mizan, 1994.

Al-Musawi, Syarafuddin, al-Muraja’at, Beirut: ttp., 1982.

Al-Nasa’i, Imam, Sunan al-Nasa’i al-Kubra, juz 5, Maktabah Shamilah.

Al-Suyuti, ‘Abd al-Rahman Jalal al-Din, al-Durr al-Manthur fi al-Tafsir al-Ma’thur, juz 3, Beirut: Dar al-Fikr, 2009.

Al-Tirmidhi, Imam, Sunan al-Tirmidhi, juz 5, Maktabah Shamilah.

Ansari, M. B., What Happened? Peristiwa Seputar Haji Terakhir, Jakarta: Al-Huda, tt.

Fata, Ahmad Khoirul dan M. Hukkam Azhadi, “Menyoal Otentisitas Hadis Duabelas Khalifah.” Al-Qalam, Vol 30, No 3, 2013

Fata, Ahmad Khoirul, “Hadits Gadir Khum, Mandat Kepemimpinan Untuk Ali?”, Jurnal Studi Islam, Vol II No 3, 2017.

Hajar, Ibn, Fath al-Bari, bab Manaqib ‘Ali bin Abi Talib, juz 11. Maktabah Shamilah.

Hashem, O., Saqifah Awal Perselisihan Umat, Jakarta: al-Muntazhar, 1994.

Ibn Majah, Imam, Sunan Ibn Majah, juz 1, Maktabah Shamilah.

Madjid, Nurcholish (ed.), Khazanah Intelektual Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 2007.

Muslim, Imam, Sahih Muslim, juz 4. Maktabah Shamilah.

Muthahhari, Murtadha, Imamah dan Khilafah, penerjemah: Satrio Pinandito, Jakarta: Firdaus, 1991.

Noorhidayati, Salamah, “Hadis Gadir Khum dalam Perspektif Sunni dan Syiah (Telaah Ma’nawi al-Hadis).”Laporan Penelitian Individual, Proyek Peningkatan Perguruan Tinggi/IAIN Tulungagung, 2014.

Shadr, M. Baqir, Suksesi Kepemimpinan Pasca Nabi, penerjemah: M. Syukri. ttp.: Yayasan Islam al-Baqir, 1996.

Shihab, M. Quraish, Sunnah Syiah Bergandengan Tangan! Mungkinkah? Kajian atas Konsep Ajaran dan Pemikiran, Tangerang: Lentera hati, 2014.

Siradj, Said Agiel, Ahlussunnah wal Jama’ah dalam Lintas Sejarah. Yogyakarta: LKPSM, 1997.

Syarah Sunan Ibn Majah, juz 1, Maktabah Shamilah.

Usud al-Ghabah, juz 1, Maktabah Shamilah.




DOI: https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v12i1.2925

Article Metrics

Abstract views : 143 | PDF downloads : 163

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur'an dan Al-Hadits

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
All Publication by AL-DZIKRA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

AL_DZIKRA Indexed by: