Reinterpretasi Hadits Ketaatan Istri Terhadap Suami Perspektif Qira’ah Mubadalah

Faisal Haitomi

Abstract


Abstract

This article discusses about the relationship between husband and wife in the family which focuses on the hadith narrated by Ibn Majah through the Musawir al-Himyari route. This hadith is one of the many religious texts that are used to legitimize the marginalization of women, especially in the family realm. This research borrows the Mublah approach offered by Faqihuddin Abdul Kodir as an analytical tool that emphasizes cooperation and/or interdependence between two parties. From the discussion presented in this paper, the author comes to the conclusion that the hadith regarding the recommendation of a wife to seek and gain the pleasure of her husband, cannot be understood as one party only as emphasized by classical scholars. Partial texts like this when viewed from the point of view of mublah, are very contrary to the teachings of Islamic principles, especially in the family which emphasizes cooperation between husband and wife for the sake of creating a sakinah family, mawaddah warahmah. Therefore, it is not only the wife who is encouraged to seek and get the pleasure of her husband, but also vice versa in this case the husband also has the same obligations as those imposed on his wife.

Abstrak

Artikel ini membahas terkait relasi suami dan istri di dalam keluarga yang fokus  terhadap hadits riwayat Ibnu Majah melalui jalur Musawir al- Himyari. Hadits ini merupakan salah satu dari sekian banyak teks agama yang digunakan sebagai legitimasi atas pemarginalan perempuan, terlebih lagi dalam ranah keluarga. Riset ini meminjam pendekatan Mubadalah yang ditawarkan oleh Faqihuddin Abdul Kodir sebagai pisau analisis yang menekankan kerjasama dan atau ketersalingan antara dua belah pihak. Dari diskusi yang dihadirkan dalam paper ini, penulis sampai kepada kesimpulan bahwa hadits tentang anjuran istri mencari dan mendapatkan ridho suami, tidaklah bisa difahami sebagai salah satu pihak saja seperti yang ditegaskan oleh ulama klasik. Teks- teks parsial seperti ini jika dilihat dari sudut pandang mubadalah, sangatlah bertentangan dengan ajaran prinsip Islam terutama dalam keluarga yang menekankan kerjasama antara suami dan istri demi terciptanya keluarga sakinah, mawaddah warahmah. oleh karenanya tidak hanya istri yang dianjurkan mencari dan mendapatkan ridho suami, tetapi juga sebaliknya suami dalam hal ini juga memiliki kewajiban yang sama sebagaiamana yang dibebankan kepada istri.

Kata Kunci: Hadits; Mubadalah; Relasi Suami Istri.


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Abdul Kodir, Faqihuddin. Qira’ah Mubadalah: Tafsir Progresif Untuk Keadilan Gender dalam Islam. Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.

———. Qira’ah Mubadalah: Tafsir Progresif untuk Keadilan Gender Islam. Vol. Cet. I. IRCiSoD, 2019.

Abi Abdillah ibn Muhammad ibn Yazid ibn Majah al- Qazwaini. Sunan Ibnu Majah. Beirut: Dar al- Risalah al- ’Alamiyah, 2009.

Abi Syaibah, ed. Kamal Yusuf Al- Hutt, Abu Bakar bin. Mushannaf Fi Ahadits wa al- Atsar. Riyadh: Maktabah al- Rasyid, 1409.

Al-Maushili, Abu Ya’la Ahmad bin Ali. Musnad Abi Ya’la. Damaskus: Dar al- Makmun li al- Turats, 1984.

Al- Syaukani al- Yamini, Muhammad bin Ali. Nailul al- Awthar. Mesir: Dar al- Hadits, 1993.

Al-Thabrani, ed Hamdi bin Abdul Majid al- Salafi, Abu al- Qasim. Mu’jam al- Kabir. Qaherah: Maktabah Ibnu Taimiyah, 1994.

Az-Zahabi, Syamsuddin Muhammad bin Ahmad. Mizan al- I’tidal Fi Naqdi al- Rijal. Beirut: Dar al- Kitab al- ’Alamiyyah, 1995.

Baghawi al-Syafi’i, Muhammad bin Farra’ al-. Mashabih al- Sunnah. Lebanon: Dar al- Ma’rifah li al- Thaba’ah wa al- Nasyr wa al- Tauzi’, 1987.

Bashri, Abu Ubaidah al-. Majaz al- Qur’an. Kairo: Dar al- Khanji, 1381.

Farra, Yahya al-. Ma’ani al-Qur’an. Kairo: Dar al- Mishriyah, t.t.

Ibnu Malik. Syarh Mashabih al-Sunnah li imam al-Baghawi. Kairo: Idarah al- Tsaqafah al-Islamiyah, 2012.

Ibnu Manzur al-Afriqi al- Misri. Lisan al-;Arab. Beirut: Dar al- Sadr, t.t.

Karmani, Muhammad Izuddin Abdul Latif al-. Syarah al- Mashabih li Ibnu Malik. Idarah al- Tsaqafah al-Islamiyah, 2012.

Kodir, Faqihuddin Abdul. “Mafhum Mubadalah: Ikhtiar Memahami Qur’an Dan Hadits Untuk Meneguhkan Keadilan Resiprokal Islam Dalam Isu-Isu Gender.” Jurnal Islam Indonesia 6, no. 02 (2016). http://jurnal-islam-indonesia.isif.ac.id/index.php/Jurnal-Islam-Indonesia/article/view/28.

Malahuri, Abu al- Hasan Nuruddin al-. Mirqatul al- Mafatih Syarh Misykatul al- Mashabih. Beirut- Lebanon: Dar al- Fikr, 2002.

Mizzi, Yusuf bin Abdul Rahman bin Yusuf Abu Hajjaj Jamaluddin Abu al- Zaki al-. Tahzib al- Kamal Fi Asma’ al- Rijal. Beirut: Muassasah al- Risalah, 1980.

Mu’jam al-Wasith, t.t.

Muzhirul al- Din al- Zaidani. Al- Mafatih fi Syarh al- Mashabih. Kairo: Idarah al- Tsaqafah al-Islamiyah, 2012.

Naisaburi, Abu Abdillah Hakim Muhammad bin Abdullah al-. Mustadrak ’ala Sahihain. Beirut: Dar Kitab al- Alamiyah, 1990.

Najwah, Nurun. “Otonomi Perempuan Dalam Keluarga ( Dialog Antar Teks- teks Agama ).” Religi Vol. VI, no. No. 1 (2007): 49–64.

———. Perempuan Dalam Pernikahan: Telaah Ulang Wacana Keagamaan. Yogyakarta: TH Press, 2008.

Raba’i al- Shan’ani, Hasan bin Ahmad bin Yusuf bin Muhammad bin Ahmad al-. Fathul al- Ghaffar al- Jami’ li Ahkam al- Sunnah Nabi Mukhtaran. Dar al- ’alim al-Fawaid, 1472.

Rohmaniyah, Inayah. Gender dan Konstruksi Patriarkhi dalam Tafsir Agama. Yogyakarta: Diandra Pustaka Indonesia, 2019.

Sijistani al- Azdi, Tahqiq Syu’aib al- Arnauth, Abi Daud Sulaiman Ibn Asyats al-. Sunan Abu Dawud. Beirut: Dar Ibn Hazm, 1997.

Waili al- Shan’ani, Abu Fadl Hasan bin Muhammad bin Haidar al-. Nazhatul Albab Fi Qaul al- Tirmidzi. Dar Ibnu Jauzi li al- Nasyr wa al- Tauzi’ al- Mamlukah al- Su’udiyah, 1426.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/al-dzikra.v15i2.9764

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Faisal Haitomi

License URL: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

    

Al-Dzikra [ISSN: 1978-0893, e-ISSN: 2714-7916] published by Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Office: Gedung Dekanat Lama Lt. 2, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jl. Letkol H. Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia, KP. 34513. Website: http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/al-dzikra/index, email: aldzikra@radenintan.ac.id

Creative Commons License
Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur'an dan al-Hadits is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.