The Development of MOSIRI (Geometry Transformation Module) for High School Students

https://doi.org/10.24042/ajpm.v9i2.3402

Emeralda Kislew Andhika Gianto, Helti Lygia Mampouw, Danang Setyadi

Abstract


Geometry transformation is one of the mathematics learning materials that are very closely related to everyday life but has many formulas that make it difficult for students, especially high school students to understand it. Seeing the importance of geometric transformation and difficulties experienced by students, the development of a geometry transformation module was carried out which was able to eliminate difficulties in studying and understanding the geometric transformation. This research is development research with ADDIE development modelto produce a valid, practical, and effectivemodule on geometric transformation. The module is aimed at helping high school students to understand the relevance of geometry transformation to reality and how to solve it. This module is declared valid in terms of media and material aspects with an average validity score of 3.7 (valid) for material aspects and 4 (valid) for media aspect. This module was tested on 10 ten grade high school students and is declared practical based on the indicators of the media practicality sheet. In addition, with the help of a test sheet, it can be seen that this module is able to improve learning outcomes. This can be seen from the results of a paired simple test which shows a significance value of 0,000 () which means that this module is able to provide differences or improve students’ learning outcomes based on the average pretest score which is 51 to 88 of theaverage posttest score. Based on the three tests, this module was declared valid, practical, and effective to be used in geometric transformation material for high school students.

 


Keywords


Module; Development; Geometry Transformation

Full Text:

PDF

References


Albab, U.I., Hartono,Y., Darmawijoyo 2014. “Kemajuan Belajar Siswa pada Geometri Transformasi Menggunakan Aktivitas Refleksi Geometri”. Cakrawala Pendidikan, 3, 338-340.

Elinda., Nuryana. (2013). Pengaruh Penggunaan Modul terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Cirebon. Eduma, 2(1),

Fitri, L. A., Kurniawan, E. S., & Ngazizah, N. (2013). Pengembangan Modul Fisika pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Berbasis Domain Pengetahuan Sains untuk Mengoptimalkan Minds-On Siswa SMA Negeri 2 Purworejo Kelas X Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Radiasi, 3(1), 19–23.

Hollebrands, K. F. (2003). High School Students's Understanding of Geometric Transformations in the Context of a Technological Environment. Journal of Mathematical Behavior, 22(1), 55-72.

Khayati, Sujadi, Saputro. (2016). Pengembangan Modul Matematika untuk Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) pada Materi Pokok Persamaan Garis Lurus Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 4(7), 608-621.

Khoirotunnafi’ah, L. (2017). Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Aktivitas Kritis Yang Bernuansa Islami Pada Materi Transformasi. (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya).

Lasmiyati, I. H. (2014). Pengembangan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Minat Sekolah Menengah Utama (SMP). Pythagoras: Pendidikan Matematika, 9(2), 161–174.

Nasution, A. (2016). Pengembangan Modul Matematika Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa. Jurnal Rekognisi, 1(1), 47–63.

Mardati. (2017). Pengembangan Modul Matematika dengan Pendekatan Kontekstual pada Materi Bangun Datar untuk Mahasiswa PGSD UAD. Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 3(2), 1-7..

Marpaung, Y. (2002). Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Perubahan Paradigma dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah. Universitas Negeri Malang: Prosiding Konfrensi Nasional Matematika XI.

Mulyono, S., Hasyim, A., & Sutiraso, S. (2014). Pengembangan Bahan Ajar Modul Matematika. Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (Old), 2(3).

Paradesa, R. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Geometri Transformasi Berbasis Visual. Jurnal Pendidikan Matematika JPM RAFA, 2(1), 56–84.

Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016, Tentang Standar KI dan KD.

Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007, Tentang Standar Proses.

Rizqi, A. M., Parmin, & Nurhayati, S. (2013). Pengembangan Modul Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Terpadu berkarakter Tema Pemanasan Global untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs). Unnes Science Education Journal, 2(1), 203–208.

Ruseffendi, E.T. (2005). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Bandung : Tarsito.

Saputra, R., Falahudin, I., & Testiana, G. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Komputer untuk Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 19 Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika JPM RAFA, 2(2), 249–268.

Setiawan, B., & Wanarti R, P. (2009). Pengembangan Modul Pembelajaran Plc Pada Standar Kompetensi Memprogram Peralatan Sistem Kendali Elektronik Dengan I/O Berbantuan Plc Dan Komputer Di Smk Negeri 2 Lamongan. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 3(3), 425–431

Subekti, T. (2016). Pengembangan Modul Bahasa Indonesia Bermuatan Nilai Karakter Kebangsaan Bagi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Profesi Pendidikan Dasar, 3(2), 92-101..

Susilo, A. (2016). Proses Pembelajaran Akuntansi Siswa Kelas Xii Sma N I Slogohimo 2014, 26(1).

Tjiptiany, E. N., & Muksar, M. (2016). Pengembangan Modul Pembelajaran Untuk Membantu Siswa Sma Kelas X Dalam Memahami Materi Peluang. Jurnal Pendidikan, 1(10), 1938–1942.

Utaminingsih, Carina D.T., Wasitohadi. (2017). Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika dengan Menerapkan Pendekatan Saintifik dalam Materi Pecahan untuk Kelas 5 SD. E-jurnalmitrapendidikan, 1(4), 408-419.

Wijayanti, W. (2005). Pengembangan Modul Matematika berbasis Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) dilengkapi dengan AA (Authentic Assessment) Berbantuan Flipbook Maker. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 7(2), 79-91..

Windarti. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaran Logika yang Memuat Pendidikan Karakter untuk Siswa Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Phytagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 106–116.




DOI: https://doi.org/10.24042/ajpm.v9i2.3402

Article Metrics

Abstract views : 283 | PDF downloads : 210

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Creative Commons License
Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.