Kesenian Reog Sebagai Media Mempertahankan Kerukunan Umat Beragama Di Jorong Purwajaya Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat

Vivi Alwada, Syafwan Rozi

Abstract


Local communities have the value of local wisdom in maintaining inter-religious harmony through cultural actions as the cultural basis that exists in their lives. One of the local wisdoms is local art that exists and is still being maintained today. The Purwajaya community of West Sumatra as one of the multicultural societies inhabited by various religions and ethnicities continues to maintain artistic media such as reog, Kuda Lumping and Kuda Kepang in maintaining harmony and harmony among religious communities. Thus, this article focuses on explaining the art of reog as a medium to maintain religious harmony in Purwaraja, West Sumatra. By using qualitative research as well as interview and observation techniques in data collection, the authors found (1) The multi-ethnic and religious Purwajaya community always upholds harmony among others, both among religious communities and between religious communities. (2). Reog art in Purwajaya is held at Purwajaya Anniversary, RI Anniversary, welcoming guests and community events such as circumcisions, thanksgiving, and other events. (3). Reog art as a medium in maintaining religious harmony is reflected in the function of entertainment and communication which contains social values, educational values and religious values

Masyarakat lokal memiliki nilai kearifan lokal dalam mempertahankan kerukunan antar umat beragama melalui tindakan budaya sebagai basis kultural yang ada dalam kehidupannya. Salah satu kearifan lokal itu adalah kesenian lokal yang ada dan masih dipertahankan sampai saat sekarang ini. Masyarakat Purwajaya Sumatera Barat sebagai salah satu masyarakat multikultur yang dihuni oleh berbagai agama dan etnik terus mempertahankan media kesenian seperti reog, kuda lumping dan kuda kepang dalam mempertahankan keharmonisan dan kerukunan umat beragama di antara mereka. Dengan demikian artikel ini focus menjelaskan tentang kesenian reog sebagai media untuk mempertahankan kerukunan umat beragama di Purwaraja Lima Puluh Kota Sumatera Barat. Dengan menggunakan penelitian kualitatif serta tekhnik wawancara serta observasi dalam pengumpulan datanya penulis menemukan (1) Masyarakat Purwajaya yang multi etnik dan agama selalu menjunjung tinggi kerukunan antar sesama, baik sesama umat beragama mapun antar umat beragama. (2). Kesenian Reog di Purwajaya dilaksanakan pada acara HUT  Purwajaya, HUT RI, penyambutan tamu dan acara warga seperti pada saat acara khitanan, syukuran, dan acara-acara lainnya. (3). Kesenian Reog sebagai media dalam mempertahankan kerukunan umat beragama tercermin dari fungsi hiburan dan komunikasi yang mengandung nilai-nilai sosial, nilai pendidikan dan nilai religi


Keywords


Media Reog; Kerukunan Umat Beragama

Full Text:

Untitled

References


Buku Teks

Badan Litbang and Diklat Kementrian Agama RI, Toleransi Beragama Studi Tentang Pengaruh Kepribadian, Keterlibatan Organisasi, Hasil Belajar Pendidikan Agama, Dan Lingkungan Pendidikan Terhadap Toleransi Mahasiswa Berbeda Agama Pada 7 Perguruan Tinggi Umum Negeri (Jakarta: Maloho Jaya Abadi Press, 2010)

Dahlan, Mukhtar Zaini, Pendidikan Agama Islam (Jember: LPPM IKIP).

Hasan, Pendidikan Agama Islam Akidah Akhlak (Semarang: PT. Karya Toha Putra, 2002)

Hisyam, Ciek Julyati, Sistem Sosial Budaya Indonesia (Jakarta Timur: PT Bumi Aksara, 2020)

Ikhwan Afiful, Pendidikan Agama Islam Berbasis Islam Kontemporer Perpektif Indonesia (jawa tengah: tahta media group, 2021)

Keben, Yosep Belen, Harmonisasi Umat Beragama:Merawat Keberagaman Dalam Bingkai Kebhinekaan (Surabaya: Global Aksara Pers, 2021)

Louis 1, SMA st, Ngerog di Jurug Kisah Belajar Hidup di Desa Jurug, Ponorogo (Surabaya : PT Kanisus Anggota IKAPI, 20217)

Sabardila, Atiqa, Dari Kearifan Lokal Digapai Kekuatan Nusantara (Jawa Tengah Muhammadiyah University Press). Juni 2021

Soeroso, Andreas, Sosiologi 1 (yudhistira, 2008)

Musyafir, Hasnani Siri, and Caerul Mundzir, Kerukunan Umat Beragama Di Kabupaten Tana Toraja (Analisis Hubungan Islam Dan Kristen) (Parepare: IAIN Parepare Nusantara, 2019).

Tim Wali Nagari Sarilamak, Data Statistik Nagari Sarilamak, Tahun 2021

Zainuri, Ahmad, Membangun Keharmonisan Antar Pemeluk Agama di Indonesia (Kota Wisata Batu: CV Prabu Dua Satu, 2020)

Zamroni, M, Politik Kebangsaan Sebagai Katalisator di Tengah Polemik Negara (Sidoarjo: Delta Pijar Khatulistiwa, 2020).

Jurnal Ilmiah

Ayu Rismayanti, Fransisca, “National Festifal Reyog Ponorogo” As an Effort to Prosesive Reyog Arts in Ponorogo Regency 1995-2016, Jurnal Historica, Volume.1. Issue.2 (2017)

SMA st. Louis, ‘Ngerog’ Di Jurug Kisah Belajar Hidup Di Desa Jurug, Ponorogo (Surabaya: PT Kanisus Anggota IKAPI, 2017)

Agus Suntoro, Nadia Farikhati, Pengkajian Komnas Ham RI Atas Peraturan Menteri No 9 Dan 8 Terkait Pendirian Rumah Ibadah (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, 2020)

Ali Ismail Shaleh, Fifiana Wisnaeni, ‘Hubungan Agama Dan Negara Menurut Pancasila Dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945’, Pembangunan Hukum Indonesia, Volume 1, (2019)

Azzahra, Azka Aulia, ‘Toleransi Pada Warga Negara Di Indonesia Berlandaskan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa’, Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, Vol.1 No. (2021), hal.2

Dahlan, Mukhtar Zaini, Pendidikan Agama Islam (Jember: LPPM IKIP)

Dapartemen Agama RI, Al-Qur’an Dan Terjemahannya (Jakarta: Bumi Restu, 1976)

Effendi, Tadjuddin Noer, ‘Budaya Gotong Royong Masyarakat Dalam Perubahan Sosial Saat Ini’, Jurnal Pemikiran Sosiologi, Voleme.2 N (2013), hal.5

Fransisca Ayu Rismayanti, Dkk, ‘“National Festifal Reyog Ponorogo” As an Effort to Proserve Reyog Arts in Ponorogo Regency 1995-2016’, Jurnal Historica, Volume. 1.Issue.2 (2017), hal.217

Hanani, Silfia, ‘Studi Negoisasi Kultural Yang Mendamaikan Antaretnik Dan Agama Di Kota Tanjung Pinang’, Episteme:Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, Vol 12 No 1 (2017).

Kristianto, Imam, ‘Kesenian Reyog Ponorogo Dalam Teori Fungsionalisme’, Tamumatra Jurnal Seni Pertunjukan, Vol. 1, No (2019)

Kurnianto, Rido, dkk ‘Nilai-Nilai Edukasi Dalam Seni Reyog Ponorogo ’, Vol.17 (2015)

Kurnianto, Rido, and Niken Lestarini, ‘Nilai-Nilai Edukasi Dalam Seni Reyog Ponorogo’, Vol.17 No. (2015), hlm250-254

Lakonawa, Petrus, ‘Agama Dan Pembentukan Cara Pandang Serta Perilaku Hidup Masyarakat’, Vol.4 No.2 (2013)

Marlen Novita Makalew, Sarah Sambiran, ‘Koordinasi Antara Pemerintah Dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Dalam Menciptakan Kerukunan Umat Beragama Di Kota Manado’, Jurnal Governance, Vol.1, No. (2021)

Mukzizatin, Siti, ‘Relasi Harmonis Antar Umat Beragama Dalam Al-Qur’an’, Andragogi Jurnal Diklat Teknis, Volem:VII (2019)

Nika Suryanti, ‘Bentuk Penyajian Kesenian Reog Ponorogo Di Jorong Koto Agung Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dhamasraya’, E-Jurnal Sendratasik, Vol. 6.1 (2017)

Prajastiwi, Handika Citra, ‘Perkembangan Tata Rias Fantasi/Karakter Tokoh Putri Songgolangit Dan Warok Di Kota Ponorogo’, Volume 09 (2020)

Purwaningsih, Sukraeni, ‘NilaNilai Sosial Dalam Kesenian Reog Nawangsih Dusun Surulanang, Desa Karangduwet Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul’, Skripsi Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta, hal.71

Rusydi, Ibnu, ‘Makna Kerukunan Antar Umat Beragama Dalam Konteks Keislaman Dan KeIndonesiaan’, Journal For Islamic Studies, Vol.1 No.1 (2018)

Ruhana, Akmal Salim, ‘Peran Pemerintah Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Beragama Di Provinsi Kepulauan Riau’, Jurnal Bina Praja, Volume 7 N (2015), Hal 186

Rusmiyati, ‘Nilai Budaya Dan Pendidikan Dalam Tradisi Reog’, Skripsi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 2017

Rusydi, Ibnu, and Siti Zoleha, ‘Makna Kerukunan Antar Umat Beragama Dalam Konteks Keislaman Dan Keindonesian’, Journal for Islamic Studies, vol.1, No. (2018)

Sari, Fanny Mayang, and Erniwati, ‘Kehidupan Masyarakat Jawa Di Jorong Purwajaya Kabupaten Lima Puluh Kota:Tinjauan Kehidupan Sosial Budaya’, Vol. 2 No. (2020), hal 59

Sodikin, ‘Hukum Dan Hak Kebebasan Beragama’, Jurnal Cita Hukum, Vol.1 No. (2013), hal.180

Suryanti, Nika, ‘Bentuk Penyajian Kesenian Reog Ponorogo Di Jorong Koto Agung Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dhamasraya’, E-Jurnal Sendratasik, Vol. 6.1 (2017)

Takdir, Muhammad, ‘Model-Model Kerukunan Umat Beragama Berbasis Local Wisdom’, Vol.01. No (2017)

Umar, ‘Hubungan Kerukunan Antara Umat Beragama Dengan Pembentukan Perilaku Sosial Warga Perumahan PT Djarum Singocand Kudus’, Jurnal Penelitian, Volume 13, (2019), hal.90-92

Wayan Mustika, Putu Setyarini, ‘Pengaruh Kesenian Jathilan Dan Joged Bumbung Bagi Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat: Studi Kasus Pada Etnis Jawa Dan Bali Di Lampung, Indonesia’, Jurnal Seni Budaya, Volume 37, (2022), hal 48

Xiao, Angeline, ‘Konsep Interaksi Sosial Dalam Komunikasi, Teknologi, Masyarakat’, Jurnal Komunikasi, Media Dan Informatika, Vol.7 No.2 (2018), hal.94

Zulfahmi, ‘Pola Komunikasi Dalam Upaya Pelestarian Reog Ponorogo Pada Orang Jawa Di Desa Percut Sei Tuan’, Jurnal Interaksi, Volume 1 N (2017), hla.240

Wawancara

Amir, Amri. (Kepala jorong Purwajaya Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota), Wawancara, 18 November 2021 pukul 13.00 WIB

Boyono, (Anggota Kesenian Reog Jorong Purwajaya), Wawancara, 19 Mei 2022

Sukanto. (Kepala Kesenian Reog Jorong Purwajaya), Wawancara, 21 Maret 2022

Titin Sutriani, (Masyarakat Muslim Purwajaya), Wawancara Pribadi, 21 Maret 2022

Desi, (Masyarakat non-muslim), Wawancara, 21 Maret 2022

Mutholib, (Pemuka Agama Islam Jorong Purwaraya), Wawancara Pribadi, 15 Maret 2022

Olly Wijaya, (Wali Nagari Sarilamak), Wawancara, 14 Maret 2022

Suparmi, (Masyarakat Jorong Purwajaya), Wawancara 11 April 2022




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/al-adyan.v17i1.12135

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.