SISTEM KEPERCAYAAN AWAL MASYARAKAT SUNDA

https://doi.org/10.24042/ajsla.v10i1.1420

Deni Miharja

Abstract


Sistem kepercayaan suatu masyarakat terbentuk secara alamiah. Dimana sistem kepercayaan merupakan pedoman hidup yang diyakini oleh suatu masyarakat dalam menjalankan kehidupan sosial keagamaannya. Masyarakat Sunda sebagai sebuah suku bangsa di Indonesia, memiliki sistem kepercayaan awal yang unik dan masih bertahan sampai saat ini. Sistem kepercayaan tersebut sering dikenal dengan istilah Sunda Wiwitan yang sekarang bertahan hidup pada komunitas masyarakat adat Baduy di Kanekes. Namun demikian, fakta historis menunjukkan bahwa masyarakat Sunda dipengaruhi oleh beberapa kebudayaan, diantaranya; pertama, kebudayaan Hindu-Budha yang datang dari anak benua India, kedua, Kebudayaan Islam yang datang dari jazirah Arab, ketiga, kebudayaan Jawa, keempat, kebudayaan Barat yang datang dari benua Eropa, dan kelima, kebudayaan nasional karena Tatar Sunda terintegrasi dan menjadi bagian Negara Republik Indonesia dan kebudayaan global. Walaupun dipengaruhi berbagai kebudayaan luar, masyarakat Sunda memiliki identitas tersendiri, yang melekat pada komunitas masyarakat adat Baduy, termasuk dalam sistem kepercayaannya, yaitu Sunda Wiwitan.

Keywords


Sistem kepercayaan, kebudayaan Sunda, Sunda Wiwitan

Full Text:

PDF

References


Edi S. Ekadjati, 2009, Kebudayaan Sunda Suatu Pendektan Sejarah Jilid 1 dan 2, Jakarta: Pustaka Jaya. Gunawansyah, Taufiq, “Pengembangan Kearifan Lokal Melalui Kebijakan Sumedang Puseur Budaya Sunda”, (Makalah), disampaikan dalam Seminar Lokal Peninggalan-peninggalan Kerajaan/Karuhun Sunda” pada hari Senin, 23 Januari 2012 di Hotel Lingga Bandung. Hadikusumah, Hilman, Antropologi Agama Jilid I, Bandung: Aditia Bakti, 1993. Kahmad, Dadang, “Mudahnya Masyarakat Sunda Menerima Islam, dalam Majalah Kiblat Umat, Bandung: MUI Jabar, 2002.

---------, “Agama Islam dalam Perkembangan Budaya Sunda”, dalam Cik Hasan Bisri, dkk. (ed.) Pergumulan Islam

dengan Kebudayaan Lokal di Tatar Sunda, Bandung: Kaki Langit. 2005. Koentjaraningrat, Sejarah Teori Antropologi I, Jakarta: UIN-Press, 1987. Lubis, Nina dkk.2003, Sejarah Tatar Sunda, Jilid I, Bandung: Lembaga Peneitian Unpad, 2003. Miharja, Deni, “Integrasi Islam dengan Budaya Sunda”, Disertasi, Bandung: Pascasarjana UIN Bandung, 2013. Perseun, Van, Strategi Kebudayaan, Yogyakarta: Kanisius, 1988. Wildan, Dadan, ”Penyebaran Islam di Tatar Pasundan” dalam Cik Hasan Bisri, dkk. Pergumulan Islam dengan Kebudayaan Lokal di Tatar Pasundan, Bandung: Kaki Langit, 2005.




DOI: https://doi.org/10.24042/ajsla.v10i1.1420

Article Metrics

Abstract views : 2611 | PDF downloads : 1125

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.