FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RADIKALISME DALAM BERAGAMA (Kajian Sosiologi Terhadap Pluralisme Agama Di Indonesia)

Angga Natalia

Abstract


Hubungan yang tercipta antara manusia dan agama adalah hubungan totalitas. Pada hakikatnya agama tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Namun, karena agama yang dianut oleh manusia bukan hanya satu, maka tentu saja akan muncul konflik yang menyatakan klaim kebenaran dari masing-masing agama yang dianut setiap orang. Pada tataran doktrin, semua agama mengajarkan kedamaian, persaudaraan, dan keselamatan. Akan tetapi, ketika doktrin tersebut diaktualisasikan oleh para pemeluknya, maka seringkali muncul kesenjangan yang pada akhirnya menyebabkan konflik yang berujung kepada tindakan-tindakan radikalisme. Hal ini disebabkan cara dan tingkat pemahaman yang dimiliki oleh masing-masing pemeluk agama berbeda satu sama lain sehingga muncul corak keberagamaan.

Keywords


Konflik, Agama, Radikalisme

Full Text:

PDF

References


Al-Qurtuby, Sumanto. Sahal Mahfudh Era Baru Fiqih Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Cermin, 1999. Azra, Azyumardi. Menuju Masyarakat Madani: Gagasan. Fakta dan Tantangan. Cetakan I. Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 1999. Beverly Crawford. Politik Identitas: Sebuah Pendekatan Kelembagaan. dalam Jurnal Gerbang. Nomor 10. Vol. IV. Juni –Agustus, 2001. D. Hendropuspito O.C. Sosiologi Agama. Yogyakarta: Kanisius, 1998. Effendi, Eny. Islam dan Dialog Budaya. Diterbitkan Atas Kerjasama Puspa Swara Dengan Jurnal Ilmu Dan Kebudayaan Ulumul Qur’an. Jakarta. Cet-1, 1994. Effendi, Johan. Dialog Antar Agama. Bisakah Melahirkan Teologi Kerukunan. dalam PRISMA. No. 5. Juni Jakarta: LP3S, 1978. Fisher, Simon et. al. Mengelola Konflik: Keterampilan dan Strategi untuk Bertindak. Terjemahan. Cetakan I. Jakarta: The British Council Indonesia, 2001. George Ritzer. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. (Alimandan-Penyadur). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. cet ke-4, 2003. Glenn M. Vernon. 1962. Sociology of Religion. New York: McGraw Hill Book Coy, 1962. Harun Nasution. Islam Ditinjau Di Berbagai Aspeknya. Jilid I. UI Press. Jakarta Cet- Ke-5, 1985. ---------, Perang Salib dan Pengaruh Islam Di Eropah. Penerbit Bina Usaha Yogyakarta, 1987. Henslin, James M. Social Problems. Prentice Hall. Englewood Cliffs. New Jersey. Second Edition, 1990. Jurnal Demokrasi Dan Ham. Radikalisme Dan Kekuasaan. Vol.2. No.1. Februari-Mei 2002. Kahmad, Dadang. Sosiologi Agama. Bandung: Rosda, 2000. Kleiden, Ignas. Kekuasaan: Ideologi dan Peran Agama-Agama Di Masa Depan. Dalam Martin L. Sinaga. MTH. (Editor) Agama-Agama Memasuki Milenium Ketiga. Jakarta: Penerbit PT. Grasindo, 2000.

Luhmann, Nikolas. Sociologische Orientaties. dalam Concilium No.1, 1974. Merton, Robert K. On Theoritical Sociology. New York: The Pree Pres, 1967. Muhammad, Afif. Agama & Konflik Sosial. Bandung: Marja, 2013. O. Barney. et. al. Global 2000 Revisited: What Shall We Do?: The Critical Issues of the 21th Century. Virginia: Millennium Institute, 1993. R.R Alford. Religions and Politics. dalam Roland Robertson (Edit). Sociology of Religion. Baltimore: Penguin Book, 1972. Rahardjo, Satjipto. Sosiologi Pengadilan: Pengadilan dalam Masyarakat. Makalah Disampaikan Pada Penataran Sosiologi hukum Yang Diselenggarakan Oleh Universitas Muria Kudus. Tanggal 24-25, Nopember 1995. Rais, M. Dhiauddin. Teori Politik Islam. Jakarta: Penerbit Gema Insani, 2001. Sjamsuar, Zumri Bestado. Paradoks Pikiran Keagamaan: Kritik Terhadap Pereduksian Simbol Agama. Dalam Suara Almamater Publikasi Ilmiah Universitas Tanjungpura. No. 6, 1999. Soeharto. Agama dalam Pembangunan Nasional. Jakarta: Pustaka Biru, 1981. Soekanto, Soejono. Kamus Sosiologi. Jakarta: PT. Raka Grafindo Persada, 1993. Tibi, Bassa. Islam and the Cultural Accommodation of Social Change. Boulder. San Fransisco & Oxford: Westview Press, 1991. ---------,The Challenge of Fundamentalism: Political Islam and the New World Disorder. Berkeley. Los Angeles. London: University of California Press, 1998. Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam. Dirasah Islamiyah. Penerbit PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta Cet Ke-14, 2003.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/ajsla.v11i1.1436

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.