CIVIL RELIGION DAN MASA DEPAN UMAT BERAGAMA DI INDONESIA: MEMPERTEMUKAN IDEOLOGI KEAGAMAAN DAN IDEOLOGI KEBANGSAAN

Muhammad Aqil Irham

Abstract


Maraknya gerakan ideologi keagamaan serta ideologi kebangsaan di Indonesia masih terasa sampai saat ini. Akibat dari itu semua, seringkali ada klaim kebenaran yang kadangkala berakhir pada kekisruhan ditengah publik. Sehingga untuk menengahi itu semua diperlukan suatu pandangan yang independen dan netral.  Pandangan yang dimaksud tidak lain adalah adanya civil religion.  Civil religion atau “sikap keberagamaan yang dimiliki oleh warga negara”. Civil religion sama sekali tidak untuk menggeser posisi agama yang sudah ada dan diyakini oleh masyarakat dalam sebuah negara. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research) yang akan bertumpu pada sumber data yang diperoleh dari bahan-bahan pustaka baik buku, artikel, jurnal, surat kabar dan literatur-literatur lain yang mendukung dan sesuai dengan tema besar penelitian ini; antara lain mengenai civil religion, ideologi keagamaan, ideologi kebangsaan, dan masa depan umat beragama di Indonesia.  Adapun sifat penelitian ini bersifat deskriptifkualitatif, yaitu berusaha menjelaskan berbagai masalah dan temuan secara cermat dan detail dengan menghubungkan berbagai data, sehingga diperoleh suatu gambaran yang jelas, akurat dan faktual sesuai dengan fokus penelitian. Jalan keluar yang tepat untuk mempertemukan ideologi keagamaan dan ideologi kebangsaan adalah dengan cara menerapkan civil religion; dimana dalam prakteknya civil religion adalah menghargai perbedaan, menguatkan persamaan, toleransi, bebas dari tindakan intimidasi, penyerangan dan lain sebagainya.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24042/adyan.v12i2.2683

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.