Agama Dan Sekularisasi Pada Masyarakat Moderen

https://doi.org/10.24042/adyan.v13i1.2948

Ellya Rosana

Abstract


Agama secara umum dapat diartikan sebagai sistem kepercayaan dan praktik-praktik keagamaan yang berdasarkan beberapa nilai-nilai sakral dan supernatural yang mengarahkan perilaku manusia, memberi makna hidup, dan menyatukan pengikutnya kedalam suatu komunitas moral.  Walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa semua agama dengan berbagai macam dan bentuknya dewasa ini telah mengalami perkembangan.  Agama juga diyakini tidak hanya berbicara soal ritual saja tetapi juga berbicara tentang nilai-nilai yang harus dikonkretkan dalam kehidupan sosial, termasuk dalam ranah ketatanegaraan muncul tuntutan agar nilai-nilai agama diterapkan dalam kehidupan bernegara.  Masing-masing penganut agama meyakini bahwa ajaran dan nilai-nilai yang dianutnya harus ditegakkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Munculnya tuntutan konkretisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan bernegara yang memunculkan perdebatan yang tidak kunjung selesai mengenai relasi antara negara dan agama, termasuk paham sekuler yang memisahkan antara agama dan negara walaupun sebenarnya dalam mayarakat sekuler agama tidak ditolak sama sekali, namun agama harus menyesuaikan kehendak masyarakat.

Kata Kunci : Agama, Sekularisasi, Masyarakat Moderen


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24042/adyan.v13i1.2948

Article Metrics

Abstract views : 28 | PDF downloads : 71

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.