LEMBAGA PERWATIN DAN KEPUNYIMBANGAN DALAM MASYARAKAT ADAT LAMPUNG: ANALISIS ANTROPOLOGIS

https://doi.org/10.24042/ajsk.v13i1.684

Muhammad Aqil Irham

Abstract


The  indigenous  society  of Lampung  is divided  into  two  large groups; Saibatin and Pepadun. Both societies has many diversities in origins, so the local government arrangements is stimulated  in the consultative  mechanism represented  by punyimbang at each level within the representative  agency called Perwatin ( Proatin ). With anthropologic analysis , this paper would like to emphasize the meaning , role and function  of institutional of Perwatin  and Kepunyimbangan   for  indigenous   peoples  of  West   Lampung, its relevance to contemporary of democratic values, and the opportunities   and  the  existence  of  the  traditional   institutions in  the  implementation  of  the  reform  of  Regional  Autonomy Law . According  to the findings of the research,   prowatin  and punyimbangan   are  still   very   important   to   be  implemented in local communities in West Lampung. This is case due to democratic   values  and  local  wisdom  in  prowatin  institutions and kepenyimbangan accordance with the conditions of the community and institutional environment in which it arise.


Keywords


Perwatin; Punyimbang; Lampung; Masyarakat Adat

References


Akip, H. Assa’ih. Kerajaan Tulangbawang Lampung Sebelum dan sesudah Islam. Telukbetung: Tanpa nama penerbit, 1976.

Amin, M. Mansyur. Dkk. Kelompok Elit dan Hubungan Sosial Di

Pedesaan. Jakarta: PT Pustaka Grafika Kita, 1988. Boedenani, H.

Sejarah Sriwijaya.Bandung: Penerbit Tarate, 1976.

Broesma, R. De Lampongsche Districten. Batavia : Jawasche

Boekhandel and Press, 1916.

Djubiantono, Tony et all. “Pemetaan dan Penggalian Arkeologi di Kawasan Situs Keratuan Balaw, Dusun Keramat Balaw, Kelurahan Kedamaian, Bandar Lampung” Laporan Survei Tahap I. Bandar Lampung: Pemerintah Propinsi Lampung, Asdep Urusan Arkeologi Nasional, 2004.

Falah, W. Anwar. “Pengenalan Geografis Kawasan Lampung (Satu Kajian Ringkas)”. Arkeologi: Berkala Arkeologi Edisi Khusus. Yogyakarta: Balai Arkeologi Yogyakarta, 1995.

Faqih, M. Eksistensi Lembaga Adat Prowatin Sebagai Lembaga Musyawarah dalam Menyelesaikan Sengketa Hukum, Bandar Lampung: Fakultas Hukum Unila, 2001.

Graaf, H.J. de dan Pigeaud, Th. G. Th. Kerajaan-Kerajaan Islam di Jawa. Jakarta: Grafiti Press, 1985.

Guillot, Claude; Lukman Nurhakim; Sonny Wibisono. Banten

Sebelum Zaman Islam, Kajian Arkeologi di Banten Girang

? – 1526. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, École Française d’Extrême-Orient, 1996.

Hadikusuma, Hilman. Kuntara Raja Niti, Pubian Telu Suku.

Bandar Lampung, tnp, 1986.

Hadikusuma, Hilman. Masyarakat dan Adat Budaya Lampung.

Bandung: Mandar Maju, 1989.

Hanif, Hasrul, Mengembalikan Daulat Warga Pesisir Partisipasi, Representasi dan Demokrasi di Aras Lokal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Ibrahim Kiay Paksi, Sayuti. Buku Handak II: Mengenal Adat Lampung Pubian. Bandar Lampung: PP Yapura dan Gunung Pesagi, 1995.

Irham, Muhammad Aqil. Falsafah Hidup Piil Pesenggiri dan Kehidupan Keagamaan Masyarakat Etnik Lampung Pepadan dalam Menghadapi Transformasi Budaya Global. Bandar Lampung: PUSKIMA, 1995.

Irham, Muhammad Aqil. Hubungan Industri dan Komunitas Lokal, Bandar Lampung: IAIN Raden Intan Press, 2002.

Irham, Muhammad Aqil. Mengenal Sosiologi Masyarakat

Lampung, Bandar Lampung: Penerbit Pusklik 2008.

Iskandarsyah, Imron. Cerita Rakyat Daerah Lampung. Bandar Lampung: Dinas Pendidikan Nasional Propinsi Lampung, 2002.

Juliantoro, Dadang (peny.). Arus Bawah Demokrasi Otonomi dan

Pemberdayaan Desa, Yogyakarta: Lapera Pustaka Utama, 2000.

Krom, Zaman Hindu, terj. Arif Effendi, Jakarta : PT Pembangunan,

Kutoyo, Sutrisno (ed). Sejarah Kebangkitan Nasional di Daerah Lampung. Telukbetung: Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah Departemen Pendidikan dan

Kebudayaan, 1979.

Lampung Post, 100 Tokoh Terkemuka Lampung, Bandar Lampung: Lampung Post, 2008.

Levang, Patrice. Ayo ke Tanah Sabrang: Transmigrasi di Indonesia, Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2003.

Melinting, Dalom Ratu. Adat Istiadat Lampung Melinting. Metro: Atlantik, 1988.

Meulen, WJ van der. Indonesia di Ambang Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1988.

Mintosih, Sri (et. al.), Sistem Pemerintahan Tradisional Daerah Sumatera Selatan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1993.

Nick T. Wiratmoko Dkk (peny.). Yang Pusat dan Yang Lokal Antara Dominasi, Resistensi, dan Akomodasi Politik di Tingkat Lokal, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.

Noer Effendi, Tadjuddin (peny.), Demokrasi dan Demokratisasi Proses dan prospek dalam sebuah Dunia Yang Sedang Berubah, Yogyakarta: CCSS dan Pustaka Pelajar, 2003.

Nurdin, A. Fauzie. “Konsep Muakhi Pada Masyarakat Lampung Pubian: Relevansinya Bagi Pembangunan Daerah:, Disertasi pada UGM Yogyakarta, 2008.

Puspawidjaja, Rizani. Hukum Adat Dalam Tebaran Pemikiran, Bandar Lampung: Penerbit Universitas Lampung, 2006.

Renai, “Perubahan di Dalam Dinamika Politik Lokal Pedesaan”, dalam Jurnal Politik Lokal & Sosial-Humaniora, April- Mei 2001.

Royen, JW Van, “Adatverband En Bestuur Shervorming in Zuid- Sumatra” in Kolonial Tijdschrift 21 “Vitgegeven Door De Vereeniging Van Ambtenaren Bijttet Binnenlandsch Bestuur in Nederlandsch-Indie”, Batavia: een-En-Twintigste Jaargong, 1932.

Royen, JW Van, Nota Overde Lampoengsche Merga’s. Batavia : TBG Bruining and Wijt, 1930.

Sitorus, M, et all. Integrasi Nasional Suatu Pendekatan Budaya Masyarakat di Lampung. Bandar Lampung: Kanwil Depdikbud Propinsi Lampung, 1996.

Soebing, Abdullah A. Kedatuan di Gunung Keratuan di Muara.

Jakarta: Karya Unipress, 1988.

Soekmono, R. Sejarah Kebudayaan Indonesia, Yogyakarta, Kanisius, 1973.

Tim Peneliti, Laporan Penelitian Awal Situs-situs Keratuan di Propinsi Lampung. Dinas Pendidikan Nasional Propinsi Lampung. Bandung: Balai Arkeologi, 2006.

Warganegara, Marwansyah. Masyarakat dan Adat Budaya Tulang

Bawang. Naskah tidak diterbitkan.

Yusuf, Tayar. dkk. Sejarah Sosial Daeral Lampung, BandarLampung: Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional Indonesia, 1984.




DOI: https://doi.org/10.24042/ajsk.v13i1.684

Article Metrics

Abstract views : 930 | PDF (Bahasa Indonesia) downloads : 4153

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Analisis: Jurnal Studi Keislaman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ANALISIS: Jurnal Studi Keislaman [p-ISSN: 2088-9046, e-ISSN:2502-3969] published by Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Office: Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jl. Letkol H. Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Lampung, INDONESIA, KP. 34513. Website: http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/analisis, email: analisis@radenintan.ac.id