Sukuk Berbasis Wakaf (Suatu Kajian Hukum dan Keuntungan Ekonomis di Indonesia

Khoiruddin Khoiruddin

Abstract


Sukuk berbasis wakaf merupakan integrasi wakaf dengan sukuk. Penerbit sukuk ini bisa dari berbagai pihak pelaku pasar, bahkan swasta. Adapun underlying asset sukuk ini adalah aset wakaf. Pada konteks Indonesia, mekanisme sukuk berbasis wakaf (al-intifa) ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, seperti pembangunan pasar, rumah sakit, gedung perkantoran. Hal ini agar dampak terhadap masyarakat dapat dirasakan secara luas. Walaupun sukuk ini merupakan instrumen investasi yang menjanjikan, akan tetapi masih banyak warga masyarakat yang tidak tahu, khususnya nazir (pengelola wakaf) atau ragu-ragu dan masih khawatir terhadap eksistensi sukuk sebagai instrumen investasi, khususnya sukuk berbasis wakaf, baik dari segi kehalalan, payung hukum pelaksanaannya, maupun keuntungannya. Karena sejak diluncurkan oleh Bank Indonesia, Badan Wakaf Indonesia, dan Kementerian Keuangan, belum ada aturan yang mengaturnya, baik berupa Undang-Undang, peraturan menteri, maupun fatwa DSN-MUI. 


Full Text:

Tidak berjudul

Refbacks

  • There are currently no refbacks.