MODUL BAHASA INGGRIS UNTUK BIOLOGI BERORIENTASI LITERASI SAINS UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI

Nur Eka Kusuma Hindrasti, Trisna Amelia

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul Bahasa Inggris untuk Biologi berbasis literasi sains yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Modul Bahasa Inggris untuk Biologi berbasis literasi sains divalidasi oleh ahli biologi dan bahasa. Kepraktisan dilihat melalui hasil analisis observasi pelaksanaan pembelajaran dan angket respon siswa dan guru. Keefektifan dilihat melalui hasil analisis observasi aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa modul Bahasa Inggris untuk Biologi berorientasi literasi sains yang dikembangkan berada pada kategori valid. Praktikalitas berorientasi literasi sains bagi dosen berada pada kategori praktis,dan praktikalitas berorientasi literasi sains bagi siswa berada pada kategori praktis. Efektivitas berorientasi literasi sains terhadap keterampilan proses sains mahasiswa berada pada kategori cukup efektif. Hasil belajar kognitif siswa menunjukkan ketuntasan di atas batas minimum. Hasil belajar afektif siswa cukup baik. Hasil belajar psikomotor siswa cukup baik. Kesimpulan penelitian adalah berorientasi literasi sains yang dikembangkan pada mata kuliah Bahasa Inggris untuk Biologi untuk mahasiswa Pendidikan Biologi dinyatakan valid, praktis, dan efektif.


Keywords


Bahasa Inggris untuk Biologi, literasi sains

References


Anonimous, 2008. Polinator Book. University of Ilinois. http: //www.life. uiuc.edu/ entomology/

Campbell and Reece. 2008. Biology (8th edition). San Fransisco: Pearson Education Inc.

Caprette, David., 2012 Experimental BiosciencesResources. Rice University, http://www.ruf.rice.edu/

Echols, J.M dan Shadily, H (1993). Kamus BahasaInggris-Indonesia Indonesia-Inggris. Jakarta: Gramedia.

Kadhila, Ngepathimo. . Characteristics andclassification of living organisms. Biology Modul 1. Cambridge University Press. http://assets.cambridge.org/

Kemp, J., Morrison, dan Ross. 1994. DesigningEffective Instruction. Canada: McmillanCollege Publishing Company.

Muliyardi. 2006. Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Menggunakan Komik di Kelas I Sekolah Dasar. Disertasi, (Online). (http://google.com,diakses 1 April 2013)

Mulyasa, E. 2006. Kurikulum Tingkat SatuanPendidikan. Bandung: Rosda Karya.

Nurma, Y.I., dan Susilowati, Endang., (2010), Pengembangan Modul, Artikel Ilmiah, TimPengabdian Kepada Masyarakat, Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

OECD. (2013). PISA 2012 Results. OECD.

Pearson, Ian. 1978. English in Focus: English inBiological Science. England.

PISA. (2010). Assessment Framework KeyCompetencies In Reading ,mathematics and science. OECD.Oxford University Press

Oxford University Museum of Natural History, 2016. http://www.oum.ox.ac.uk

Riduwan, 2011. Skala Pengukuran Variabel-VariabelPenelitian. Bandung: Alfabeta.

Thiagarajan, S., Semmel, D. S & Semmel, M. I. 1974. Instructional Development for TrainingTeachers of Expectional Children. E-book.(Online), (www.eric.edu.gov, diakses12 Juli2012)

Trianto. 2011. Mendesain Model PembelajaranInovatif-Progresif: Konsep Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Toharudin, U., Rustaman, A., dan Hendrawati, S. 2011. Membangun Literasi Sains Peserta Didik. Bandung: Humaniora.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/biosf.v9i1.2874

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Biosfer : Jurnal Tadris Biologi