Eksplorasi Tumbuhan Paku (Pteridophyta) di STL Ulu Terawas, Musi Rawas, Sumatera Selatan

https://doi.org/10.24042/biosfer.v10i1.4277

Armelia Elsifa, Destien Atmi Arisandy, Harmoko Harmoko

Abstract


Tumbuhan paku adalah salah satu tumbuhan yang dapat banyak ditemukan di Indonesia dan memiliki manfaat yang banyak. Kabupaten Musi Rawas merupakan salah satu daerah yang banyak terdapat keanekaragaman hayati, salah satunya yaitu tumbuhan paku (Pteridophyta) yang sampai saat ini belum ditemukan data berkaitan dengan tumbuhan paku di daerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendata jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) di Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di 6 desa yang berada di Kecamalan STL Ulu Terawas. Penelitian ini dilakukan dengan eksplorasi langsung kelokasi penelitian dengan metode survey. Pegambilan sampel dilakukan secara acak dengan menggunakan metode random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan tumbuhan paku (Pteridoplryta) sebanyak 23 jenis, yang terdiri dari 5 Kelas, 10 Ordo 16 Famili 19 Genus.


Keywords


Eksplorasi; Tumbuhan Paku; Diplaziumesculatum

Full Text:

PDF

References


Arini, D. I. D., & Kinho, J. (2012). Keragaman Jenis Tumbuhan Paku (Pteridophyta) di Cagar Alam Gunung Ambang Sulawesi Utara. Jurnal Kehutanan, 1(1), 1–24.

Jannah, M., Prihanta, W., & Susetyorini, E. (2015). Identifikasi Pteridophyta di Piket Nol Pronojiwo Lumajang sebagai Sumber Belajar Biologi. Jurnal Pendidikan Biologi, Jannah, M.(1), 89–98.

Lindasari, W. ., Linda, R., & Lovadi, I. (2015). Jenis-Jenis Paku Epifit di Hutan Desa Beginjan Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau. Protobiont, 3(3), 65–73.

Mumpuni, M. (2014). Sitotaksonomi Pteris Vittata L. (Pteridaceae) Di Pulau Jawa. Institut Pertanian Bogor.

Pranita, H. S., Mahanal, S., & Sari, M. S. (2017). Karakteristik Spora Tumbuhan Paku Asplenium Kawasan Hutan Raya R.Soerjo. Jurnal Pendidikan : Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 2(4).

Prastyo, W. ., S, H., & Nugroho, A. (2015). Identifikasi Tumbuhan Paku Epifit Pada Batang Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis J.) di Lingkungan Universitas Brawijaya. Jurnal Produksi Tanaman, 1(1), 65–74.

Purnawati, U., Turnip, M., & Lovadi, I. (2014). Eksplorasi Paku-Pakuan (Pteridophyta) di Kawasan Cagar Alam Mandor Kabupaten Landak. Protobiont, 2(2), 155–165.

Riastuti, R. ., Sepriyaningsih, & Ernawati, D. (2018). Identifikasi Divisi Pteridophyta Di Kawasan Danau Aur Kabupaten Musi Rawas. Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains (Bioedusains), 1(1), 52–70.

Romaidi, Maratus, S., & Eko, B. . (2012). Jenis-Jenis Pakuan Epifit dan Tumbuhan Inangnya Di Tahura Ronggo Soeryo Cagar. El- Hayah, 1(1), 8–15.

Rosenburgh, C. . (1908). Malaya Fern Handbook To The Determination Of The Fern Of The Malaya Island. Netherlands: Bataula: The Department of Agriculture Netherlands.

Suharsimi, A. (2010). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Suryaningrum, R. D., Puspawati, N. M., & Astiti, N. P. A. (2017). Aktivitas Antioksidan Ekstrak Tumbuhan Paku Ekor Kuda Terhadap Peroksidasi Lipid Plasma Darah Mencit. Metamorfosa, 4(1), 48–53.




DOI: https://doi.org/10.24042/biosfer.v10i1.4277

Article Metrics

Abstract views : 255 | PDF downloads : 581

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Biosfer: Jurnal Tadris Biologi