Analisis Cemaran Bakteri Coliform pada Susu Kedelai Tanpa Merek

https://doi.org/10.24042/biosfer.v10i1.4375

Rizki Nisfi Ramdhini

Abstract


Kedelai merupakan sumber protein nabati berkualitas tinggi untuk konsumsi manusia atau dibuat menjadi produk termasuk susu kedelai. Susu kedelai yang olahannya buruk dapat terkontaminasi bakteri penyebab penyakit, salah satunya adalah kelompok bakteri coliform. Coliform adalah sekelompok bakteri yang terkandung dalam jumlah besar dalam kotoran manusia dan hewan, sehingga bakteri ini sering digunakan sebagai indikator kualitas makanan dan air.Bakteri coliform dapat menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jumlah total mikroba dan jumlah bakteri coliform pada susu kedelai yang dijual di pasar pringsewu dengan kemasan tidak bermerek. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksperimental. Sampel dianalisis dengan menggunakan angka lempeng total (ALT) dan metode Most Probable Number (MPN). Hasilnya dibandingkan dengan nilai standar ALT dan MPN dengan Standar Nasional Indonesia 06.8-7388-2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 dari 10 sampel yang diuji berada diatas standar, karena jumlah mikroba > 5x104 koloni/ml (standar 5x104 koloni/ml), dan nilai MPN> 3/ml (standar <3 /ml). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hampir semua sampel yang diteliti terkontaminasi dengan bakteri coliform.

Keywords


Cemaran; Coliform; Susu Kedelai

Full Text:

PDF

References


Alwi, M., & Maulina, S. (2012). Pengujian Bakteri Coliformdan Escherichia Colipada Beberapa Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Palu Timur Kota Palu. Biocelebes, 6(1), 40–47.

Bambang, A. G., Fatimawali, & Kojong, N. (2014). Analisis Cemaran Bakteri Coliformdan Identifikasi Escherichia Colipada Air Isi Ulang dari Depot di Kota Manado. Pharmacon: Jurnal Ilmiah Farmasi Jurnal Ilmiah Farmasi, 3(3), 325–334.

Buckle. (2009). Ilmu Pangan. Jakarta: UI Press.

Chaudhari, V. J., Patel, N. K., Tandel, B. M., & Vibhuti, C. (2017). Effect of Foliar Spray Of Micronutrients on Yield Of Cauliflower (Brassica Oleracea L. Var. Botrytis). International Journal of Chemical Studies, 5(4), 2110–2112.

Fatmalia, N., & Bayyinah, R. (2018). Deteksi Cemaran Bakteri Coliformpada Sampel Cincau Hitam dengan Variasi Lama Waktu Penyimpanan. Jurnal Sains, 8(16), 22–27.

Fatmalia, N., & Crystin, C. N. (2017). Pengaruh Lama Penyimpanan Susu Kedelai pada Suhu Kulkas terhadap Cemaran Bakteri Coliformdengan Menggunakan Metode MPN. Jurnal Sains, 7(14), 23–29.

Hartanti, A. S. (2015). Mikrobiologi Kesehatan. Ed. I. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Ismail, D. (2012). Uji Bakteri Escherichia Colipada Minuman Susu Kedelai Bermerek dan Tanpa Merek di Kota Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Jasmadi, Haryani, Y., & Jose, C. (2014). Prevalensi Bakteri Coliformdan Escherichia Colipada Daging Sapi Yang Dijual di Pasar Tradisional dan Pasar Modern di Kota Pekanbaru. JOM FMIPA,1(2), 31–39.

Juwita, U., Haryani, Y., & Jose, C. (2014). Jumlah Bakteri Coliformdan Deteksi Escherichia Colipada Daging Ayam di Pekanbaru. JOM FMIPA, 1(2), 48–55.

Khaq, K. N., & Dewi, L. (2016). Deteksi Cemaran Bakteri Koliform dan Salmonella Sp. pada Tempe yang Dikemas Daun Pisang di Daerah Salatiga. Agric, 28(1), 79–86.

Mansauda, K. L. R., Fatimawali, & Kojong, N. (2014). Analisis Cemaran Bakteri Coliformpada Saus Tomat Jajanan Bakso Tusuk yang Beredar di Manado. Pharmacon: Jurnal Ilmiah Farmasi, 3(2), 37–44.

Pakpahan, R. S., Picauly, I., & Mahayasa, I. N. W. (2015). Cemaran Mikroba Escherichia Colidan Total Bakteri Koliform pada Air Minum Isi Ulang. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 9(4), 300–307.

Pratiwi, R. H. (2015). Distribusi Bakteri Colifom di Situ Cilodong Depok Jawa Barat. Faktor Exacta, 6(4), 290–297.

Putri, A. M., & Kurnia, P. (2018). Identifikasi Keberadaan Bakteri Coliformdan Total Mikroba dalam Es Dung-Dung di Sekitar Kampus. Media Gizi Indonesia, 13(1), 41–48.

Santri, Nuryanti, S., & Naid, T. (2015). Analisis Mikrobiologi Beberapa Susu Kedelai Tanpa Merek yang Beredar di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. As-Syifaa, 7(2), 130–138.

Singh, J., &Singh, R. (2009). Optimization and Formulation of Orodiversible Tablets of Meloxicam. Tropical Journal Of Pharmacetical Research, 8(2), 153–159.

Sirait, E. U. (2009). Hygiene Sanitasi Pengolahan dan Pemeriksaan Escherichia Colidalam Susu Kedelai pada Usaha Kecil di Kota Medan. Universitas Sumatra Utara.

Soeparno, Rihastuti, S., Triatmojo, & Indratiningsih. (2011). Dasar Teknologi Hasil Ternak. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Widodo, S. (2016). Bakteri yang Sering Mencermari Susu: Deteksi, Patogenesis, Epidemiologi, dan Cara Pengendaliannya. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 29(3), 96–100.




DOI: https://doi.org/10.24042/biosfer.v10i1.4375

Article Metrics

Abstract views : 896 | PDF downloads : 803

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Biosfer: Jurnal Tadris Biologi