The Diversity Of Anura Order At Lake Gegas Of Musi Rawas Regency, South Sumatera Province

https://doi.org/10.24042/biosfer.v1i1.6284

Harmoko Harmoko, Dian Samitra, Sepriyaningsih Sepriyaningsih, Indra Yustian, Arum Setiawan

Abstract


The purpose of this study was to analyze the diversity of the Anura order in Lake Gegas of Musi Rawas Regency, South Sumatra Province. The research method employed was the cruising method. The cruise was done in every part of Lake Gegas to record the Anura species. Based on the results of the study, 7 species of Anura were found consisting of 5 families and 6 genera. The most commonly found species was the Fejervarya cancrivora. One species found in the IUCN’s Near Threatened (NT) category was the Limnonectes paramacrodon. Based on the results of the study, it can be concluded that the Anura order in Lake Gegas of Musi Rawas Regency, South Sumatra Province was in the moderate diversity category. It was also found a species in the near-threatened category called Limnonectes paramacrodon.

 

Keanekaragaman Ordo Anura di Danau Gegas Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keanekaragaman ordo Anura di Danau Gegas Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan metode jelajah. Jelajah dilakukan di setiap bagian Danau Gegas untuk mendata spesies ordo Anura. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 7 spesies ordo Anura yang terdiri dari 5 famili dan 6 genus. Individu paling banyak ditemukan adalah Fejervarya cancrivora. Ditemukan 1 spesies yang dalam IUCN kategori Near Threatened (NT) atau “hampir terancam”yaitu Limnonectes paramacrodon. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: keanekaragaman ordo Anura di Danau Gegas Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan dalam kategori keanekaragaman sedang. Dan ditemukan spesies dalam kategori hampir terancam yaitu Limnonectes paramacrodon.


Keywords


Diversity; Anura; Lake Gegas; Musi Rawas; South Sumatra.

Full Text:

PDF

References


Anggreini. (2018). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ( ISBN : 978-602-61265-2-8 ), Juni 2018 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ( ISBN : 978-602-61265-2-8 ), Juni 2018. 505–511.

Asrianny, A., Saputra, H., & Achmad, A. (2018). Identifikasi Keanekaragaman Dan Sebaran Jenis Burung Untuk Pengembangan Ekowisata Bird Watching di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Perennial, 14(1), 17. https://doi.org/10.24259/perennial.v14i1.4999

Dwiastuti, D. (2010). Kajian Tentang Kontribusi Cacing Tanah Dan Perannya Terhadap Lingkungan Kaitannya Dengan Kualitas Tanah. Biologi, Sains, Lingkungan, dan Pembelajarannya dalam Upaya Peningkatan Daya Saing Bangsa, 2(1), 448–452.

Fadli Wanda, I., Novarino, W., & Tjong, D. H. (2012). The Anuran species (Amphibia) at Harapan Rainforest, Jambi. Jurnal Biologi Universitas Andalas, 1(2), 99–107.

Hamzati, N. S., & Aunurohim. (2013). Keanekaragaman Burung di Beberapa Tipe Habitat di Bentang Alam Mbeliling Bagian Barat, Flores. Jurnal Sains Dan Seni Pomits, 2(2), 121–126.

Hewan, L. T., Biologi, F., Soedirman, U. J., Biologi, A. F., & Mada, U. G. (2013). Survei Awal Keanekaragaman Ordo Anura Di. 2(1).

Izza, Q., & Kurniawan, N. (2014). Eksplorasi Jenis-Jenis Amfibi di Kawasan OWA Cangar dan Air Terjun Watu Ondo, Gunung Welirang, TAHURA R.Soerjo. Biotropika: Journal of Tropical Biology, 2(2), 103–108.

Keanekaragaman, P. D. A. N., Rahayuningsih, M., Biologi, J., Matematika, F., & Alam, P. (2012). Persebaran Dan Keanekaragaman Herpetofauna Dalam Mendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati Di Kampus Sekaran Universitas Negeri Semarang. Indonesian Journal of Conservation, 1(1).

Martini et al. (2018). Keefektifan Daun Kecubung Dalam Menghambat Penetasan dan Siklus Hidup Aedes aegypti. Jurnal Entomologi Indonesia, 15(1).

Maryetti, Sulistyadi, Y., Dananik, D., Nurhidayati, H., & Setio, W. F. (2016). Pengembangan Berkelanjutan Kampung Budaya Setu Babakan Sebagai Daya Tarik Wisata. Jurnal Destinasi Kepariwisataan Indonesia, 1, 27–43.

Prabowo, R. (2001). Kadar Nitrit Pada Sumber Air Sumur DIkelurahan Meteseh, Kec. Tembalang, Kota Semarang. Cendikia Eksakta, 55(1), 55–61.

Qurniawan, T. F., Asti, H. A., & Eprilurahman, R. (2010). Studi Awal Komunitas Ordo Anura di Kawasan Ekowisata Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Biofera, 27(3), 119–125.

Rembang, K., Tengah, J., Laraswati, Y., Soenardjo, N., & Setyati, W. A. (2020). Komposisi dan Kelimpahan Gastropoda pada Ekosistem Mangrove di Desa. 9(1), 41–48.

Samitra, D., & Rozi, Z. F. (2020). Short communication: The herpetofauna around human settlements in Lubuklinggau city, south Sumatra, Indonesia: Composition and diversity. Biodiversitas, 21(4), 1432–1437. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210422

Sarwenda, Subagio, & Imran, A. (2016). Struktur Komunitas Amphibi di Taman Wisata Alam (TWA) Kerandangan dalam Upaya Penyusunan Modul Ekologi Hewan. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 4(1), 21–26.

Sason, H., Jusmaldi, & Hendra, M. (2018). Keanekaragaman Avifauna di Objek Wisata Alam Air Terjun Berambai, Samarinda Kalimantan Timur. Jurnal Sylva LestariJurnal Sains dan Pendidikan Biologi, 2(1), 25–32.

Sayung, K., Demak, K., Erzad, A. F., Hutabarat, S., & Muskananfola, R. (2017). 2017. Erzad et al. (JU) Distribusi dan kelimpahan larva ikan di kawasan Perairan pantai dukuh bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. 6, 339–347.

Setiawan, D., Yustian, I., & Prasetyo, C. (2016). Studi Pendahuluan: Inventarisasi Amfibi di Kawasan Hutan Lindung Bukit Cogong II. Jurnal Penelitian Sains, 18(2), 168289.

Subowo, G. (2010). Strategi efisiensi penggunaan bahan organik untuk kesuburan dan produktivitas tanah melalui pemberdayaan sumberdaya hayati tanah. Jurnal Sumberdaya Lahan, 4(1), 13–25.

Triyono, K. (2013). Keanekaragaman hayati dalam menunjang ketahanan pangan. INNOFARM: Jurnal Inovasi Pertanian, 11(1), 12–22.

Tuhumury, A., & Latupapua, L. (2014). Keragaman Jenis Satwa Burung Berdasarkan Ketinggian Tempat pada Hutan Desa Rambatu Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku. Jurnal Hutan Tropis, 2(2), 94–106.

Wardhani, M. K. (2011). Kawasan Konservasi Mangrove: Suatu Potensi Ekowisata Maulinna Kusumo Wardhani. Jurnal KELAUTAN, 4(1), 60–79.




DOI: https://doi.org/10.24042/biosfer.v1i1.6284

Article Metrics

Abstract views : 75 | PDF downloads : 52

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Biosfer: Jurnal Tadris Biologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.