GAMBARAN STATUS GIZI, ASUPAN, DAN KUALITAS KONSUMSI MAKANAN PADA IBU DAN BALITA DI DESA SINARSARI BOGOR

Wiwi Febriani

Sari


Status gizi kurang atau buruk pada anak dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental dan kemampuan berfikir yang pada akhirnya menurunkan produktivitas. Sementara gizi kurang atau buruk pada ibu akan mempengaruhi status gizi anak dan produktivitas kerja. Keadaan ini menggambarkan bahwa status gizi kurang atau buruk akan mempengaruhi sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan studi cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi, asupan gizi, dan tingkat kecukupan gizi serta konsumsi pangan di Desa Sinarsari, kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini melibatkan responden 15 ibu dan 15 balita. Status gizi diukur menggunakan pengukuran antropometri danasupan gizi dengan cara pengisian kuesioner recall 1 x 24 jam untuk ibu dan balita, dan food frequency (FFQ) pada ibu dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat balita pendek (TB/U) sebesar 46,7%, balita kurus (BB/TB) 33,3%, dan balita gizi kurang (BB/U) 26,6%. Sementara itu pada ibu terdapat sebanyak 26,67% yang mengalami overweight. Rata-rata asupan energi ibu dan balita kurang dari 80%. Hasil Food Consumption Score (FCS) adalah 25,13 (masih butuh peningkatan konsumsi pangan) dan skor kualitas konsumsi pangan (HEI) ibu dan balita yang masih buruk (kurang dari 50).

Kata Kunci


asupan gizi, antropometri, FCS, HEI, status gizi

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.