Pemberian Kombinasi Ekstrak Alang-Alang (Imperata cylindrica) dan Kirinyuh (Chromolaena odorata) pada Tanaman Gulma (Ageratum conyzoides) di Lahan Tanaman Kopi desa Ciptawaras Kabupaten Lampung Barat

Ira Maharani, Aulia Ulmillah, Eko Kuswanto

Abstract


The purpose of this study was to determine the results of organoleptic tests on getuk lindri treated with natural dyes from telang flower (Clitoria ternatea L.), red dragon fruit skin (Hylocereus polyrhizus.) and black rice (Oryza sativa L.). the method used is by using a completely randomized design (CRD) using 4 treatments and 3 repetitions. Based on the results of organoleptic tests of Getuk Lindri products by utilizing several types of plants containing anthocyanin pigments, the quality standards are classified as good with natural dyes of dragon fruit skin. On the other hand, of the three types of plants that contain anthocyanin pigments, all three can be used as natural dyes that produce different colors. In addition, plants containing anthocyanin pigments used were able to inhibit bacterial growth, this was seen from the total plate number for each treatment which did not exceed the maximum limit of SNI 01-4299-1996 (getuk cassava).


Abstrak

Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui hasil uji organoleptik pada getuk lindri yang diberi pewarna alami dari bunga telang (Clitoria ternatea L.), kulit buah naga merah ( Hylocereus polyrhizus.) dan beras hitam (Oryza sativa L.). metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Berdasarkan hasil uji organoleptik dari produk getuk lindri dengan memanfaatkan beberapa jenis tanaman yang mengandung pigmen antosianin mempunyai standar kualitas yang digolongkan baik dengan pewarna alami kulit buah naga. Disisilain bahwa dari ketiga jenis tanaman yang mengandung pigmen antosianin ketiganya bisa digunakan sebagai pewarna alami yang menghasilkan warna yang berbeda. Selain itu tanaman yang mengandung pigmen antosianin yang digunakan mampu memperhambat pertumbuhan bakteri, ini dilihat dari angka lempeng total setiap perlakuan yang tidak melebihi batas maksimal SNI 01-4299-1996 (getuk singkong).

 


Keywords


Combination of Alang-Alang, Extract On A Weed, Kirinyuh, West Lampung Regency

Full Text:

PDF

References


Akanji Olufunke Christy, 2016 “The Anti Malaria Effect of Momordica Charantica And Mirabilis Jalapa Leaf Extracts Using Animal Model”, journal of Medicinal Plants Research,10.24 h. 347

Akbar, R.H. 2017 “Isolasi dan Identifikasi Golongan Flavonoid DaunDandang Gendis (Cinacanthus Nutans) Berpotensi Sebagai Antioksidan”. Skripsi. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Argi Zhafran Tamin,2017“Pengaruh Ekstrak Rimpang Alang-alang (Imperata cylindrica L,.) Pada Bobot Kering dan Penutupan Gulma, “Jurnal AIP 5.2 h.108

Astutik, Anis, F., Raharjo, & Tarzan, P. 2016 “Pengaruh Ekstrak Beluntas (Plucheaindica L.) terhadap Pertumbuhan Gulma Meniran (Phyllanthus NiruriL.) dan Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus)”. Skripsi. Surabaya (ID): Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Surabaya.

Dentino, 2017, “Perbedaan Total Flavonoid Antara Tahapan Pengeringan Alami Dan Buatan Pada Ekstrak Daun Binjai (Mangifera caesia)”, Jurnal Kedokteran Gigi, 1.1, h. 85-86

Dian Frastika, 2017” Uji Efektivitas Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata (L.) R.M. King Dan H. Rob) Sebagai Herbisida Alami Terhadap Perkecambahan Biji Kacang Hijau (Vigna Radiata (L.) R.Wilczek Dan Biji Karuilei ( Mimosa Invisa Mart. Ex Colla), Journal of science and technology, 6.3 h.225-227

Dirgana Vinaringan, 2019, “Uji Kombinasi Air Kelapa (Cocos nucifera) Dan Rebusan Daun Sirih (Piper betle) Terhadap Vase Life Bunga Sedap Malam (Polianthes tuberosa L.,) var wonotiro Pada Dataran Tinggi Provinsi Lampung” h. 36

Einhellig, F.A. 2018. ”Mode of Allelochemical Action of Phenolic Compounds”. pp. 217-238. InF. A. Macias, J.C.G. Galindo, J.M.G.

Molinillo and H.G. Cutler (Eds.). Allelopathy: Chemistry and Mode of Action of Allelochemicals.CRC Press, New York.

Gniazdowska, A. and R. Bogatek. 2015 “Allelopathic Interaction Between Plants: Multi

I Wayan Rai Widarta, Anak Agung Istri Wiadnyani, 2019 “Pengaruh Metode Pengeringan Terhadap Aktivitas Antioksidan Daun Alpukat”, Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 8.3 h. 81

Jody Moenandir, 1988 “Persaingan Tanaman Budidaya dengan Gulma”, Jakarta:PT Raja Grafindo Persada, h.74

Moralita Chatri, M.P, 2016. ”Pengantar Ilmu Penyakit Tumbuhan Edisi Pertama”, Jakarta: Kencana h. 215-216

Munte, N Sartini, Lubis, R, 2016. ”Skiring Fitokimia Dan Anti Mikroba Ekstrak Daun Kirinyuh Terhadap Bakteri Sthaphylococcus aureus Dan Escheria coli”, Jurnal Biologi Lingkungan, 2.2 h. 132-140

Ningsih. D.R., Zusfahair, Dwi Kartika. 2016 “Indentifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Serta Uji Aktivitas Ekstrak Daun Sirsak Sebagai Antibakteri”, 11.1 h.101-111.

Seniwaty, Raihanah, Ika K. N., & Dewi, U. 2019. ”Skrining fitokimia dari alang-alang(Imperata cylindrica L. Beauv) dan lidah ular (HedyotiscorymbosaL.Lamk)”. Sains dan Terapan Kimia, 3.2, h.124-133.

Soltys D., U. Krasuska, R. Bogatek and A. Gniazdowska. 2018 “Allelopachemicals as bioherbicides –Present and perspectives”, Herbicide –Current research and Studies in Use.Published by InTech. Croatia, h. 517-541

Sugi Purwanta, Pujo Sumantoro, 2015“Budidaya Dan Bisnis Kayu Jati”, (Jakarta: Penebar Swadaya, h.121

Susilowati. 2015 “Administrasi dan Inventarisasi Laboratorium IPA”. Artikel Ilmiah. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Susilowati, Erna, 2012. ”Perkecambahan Dan Pertumbuhan Gulma Bayam Duri Pada Pemberian Ekstrak kirinyuh (Chromolaena odorata L)”, Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Suwarto, Yuke Octavianty, Silvia Hermawati, 2014” Top 15 Tanaman Perkebunan”, Jakarta: Penebar Swadaya, h. 259

Tampubolon, K.F.N. Sihombing. Z Purba, S.T.S Samosir, S. Karim, 2018 “Potensi Metabolit Sekunder Gulma Sebagai Pestisida Nabati Di Indonesia”, Jurnal Kultivasi, 17.3 h. 685




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/organisms.v1i1.9377

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Organisms