PENGARUH STRATEGI PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, AND REVIEW (PQ4R) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA

Asrean Hendi

Abstract


Salah satu penyebab kurangnya kemampuan pemecahan masalah matematika karena guru belum mengarahkan dan melatih siswa dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dalam proses pembelajaran belum bisa menyelesaikan soal-soal matematika dengan baik. Salah satu strategi untuk membantu siswa memahami dan mengingat materi yang mereka baca yaitu strategi pembelajaran Preview, Question, Read, Reflect, Recite, and Review (PQ4R), karena dalam pembelajaran matematika membutuhkan kemampuan membaca dan memahami materi atau pelajaran dengan baik sehingga siswa dapat memecahkan masalah matematika. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 15 Bandar Lampung yang terdiri dari 4 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan acak kelas dimana  kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dengan pembelajaran  strategi PQ4R dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran ekspositori. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji T. Berdasarkan hasil analisis perhitungan uji-t diperoleh thitung = 6,134 dan ttabel = 2,004. Berdasarkan perhitungan tersebut terlihat bahwa thitung > ttabel. Dengan demikian, dapat disimpulkan H0 ditolak, jadi artinya terdapat pengaruh strategi PQ4R untuk meningkatkan kemampuan pemecahan pasalah matematika siswa.

Keywords


kemampuan; pemecahan; masalah; matematika, PQ4R

References


Agus Suprijono.(2015). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anas Sudijono, (2013), Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Asep Jihad, Abdul Haris. (2008). Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Multi Pressindo.

Baharuddin dan Esa Nur Wahyuni.(2010). Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Ar- Ruzz Media. 2010

Bell, F.H. (1978). Teaching and Learning Mathematics (in Secondary Schools. Second

Printing. Dubuque, Iowa: Wm. C. Brown. Company.

Branca, N.A. (1980). Problem Solving as a Goal, Process and Basic Skill. Dalam Krulik,S

dan Reys,R.E (ed). Problem Solving in School Mathematics. NCTM: Reston

Virginia.

Depdiknas. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka

Dick, W & Carey, L. 2005. The Systematic Design of Instruction.Boston : Pearson.

Gagné,R.M, Briggs, L.J dan Wager, W.W. (1992). Principles of Instructional Design (4nd

ed). Orlando: Holt, Rinehart and Winstone, Inc.

Hamzah Uno. (2007) .Model pembelajaran menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif.Jakarta: Bumi Aksara.

Harun Rasyid, Mansur, (2007). Penelitian Hasil Belajar Bandung: CV. Wacana Prima.

Kreshna Wardani, Retnanda. (2016). Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe Kancing Gemerincing Dengan Strategi Pembelajaran

PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) Pada Siswa Kelas

VIII (Penelitian Dilakukan Di Smp Negeri 11 Surakarta Tahun Ajaran 2014/2015). Other Thesis. Universitas Sebelas Maret.

Khamidah, K. ; S. (2016). Proses Berpikir Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Di Tinjau Dari Tipe Kepribadian Keirsey, 7(2), 145–162. Retrieved from http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/al-jabar/article/view/38

Lester, F. K., & Kehle, P. E. (2003). From Problem Solving to Modeling: The Evolution of Thinking About Research on Complex Mathematical Activit. In R. Lesh, & H. M. Doerr (Eds.), Beyond Constructivism – Models and Modeling Perspectives on Mathematical Problem Solving, Learning, and Teaching (pp. 501-517). Mahwah, NJ:

Lawrence Erlbaum Associates.

Made Wena. (2012). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontenmporer. Jakarta: Bumi Aksara.

Muhibbin Syah.(2012). Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Mulyati. (2016). Peningkatan Kemampuan Pemahaman Dan Represebtasi Matematis Siswa SMA Melalui Strategi Preview, Question, Read, Reflect, Recite, And

Review (PQ4R) (Kuasi Eksperimen Pada Siswa Sma Di Kabupaten Indramayu).

Jurnal Analisa Volume I Nomor 3. ISSN :2549 – 5143 (Online) : 2549 –

(Print)

NCTM. (1980). Problem Solving in School Mathematics. Yearbook: NCTM Inc.

Puspitasari, R.P. (2003). Strategi-Strategi Belajar. Materi Pelatihan Terintegrasi Berbasis Kompetensi Guru Mata Pelajaran Biologi. Jakarta : Direktorat Pendidikan

Lanjutan Pertama. DitjenDikdasmen. Depdiknas.

Polya, G. (1985). How to Solve It . A New Aspect of Mathematical Method (2nd ed).

Princeton, New Jersey : Princeton University Press.

Sahat Saragih, (2014). The Improving of Problem Solving Ability and Students’ Creativity Mathematical by Using Problem Based Learning in SMP Negeri 2 Siantar. Journal

Of Education and Practice . ISSN 2222-1735 (Paper) ISSN 2222-288X (Online)

Vol.5, No.35, 2014.

Sugiman. (2015). Peran Guru Matematika Dalam Mewujudkan Siswa Yang Konstruktif Melalui Pemecahan Masalah. Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika. UNY: ISBN. 978-602-73403- 0-5.

Suharsimi Arikunto, (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi

Aksara.

Soedjadi, R.( 2004). CBC PMRI and Education in an Era of Autonomy. Bulletin PMRI

Third Edition. London: ITB KPPMT.

S. Nasution. (2008). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta:

Bumi Aksara.

Siswono, Tatag, Ahmad Wachidul Kohar, Ika Kurniasari, dan Yuliani Puji Astuti. (2015). An Investigation of Secondary Teachers’ Understanding and Belief on Mathematical Problem Solving. Journal of Physics, 693, (2016) 012015.

Schoenfeld, A. H. (1985). Mathematical problem solving. Orlando, FL: Academic Press.

Trianto,(2007). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta:

Prestasi Pustaka.

Trianto. (2010). Mendesain model pembelajaran inivatif-progresif. Jakarta: kencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.