ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DENGAN PEMBELAJARAN SOCRATES KONTEKSTUAL DI SMP NEGERI 1 PADANGRATU LAMPUNG TENGAH

Siti Rahma, Farida Farida, Suherman Suherman

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dengan pembelajaran Socrates kontekstual. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatitf. Subjek penelitian yang diambil adalah siswa SMP Negeri 1 Padangratu Lampung Tengah kelas VII-F dengan cara purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah lima orang dari masing-masing tingkatan kemampuan berpikir kritis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII-F SMP Negeri 1 Padangratu Lampung Tengah tergolong ke dalam kategori cukup. Hal ini terlihat dari rata-rata tes kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII-F sebesar 65,43 dan kemampuan berpikir kritis yang lebih dominan adalah siswa dengan kategori cukup dengan presentase 46,4% dari 28 siswa. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis cukup terlihat mengerjakan soal dengan baik dalam indikator memberikan penjelasan sederhana, sangat baik dalam indikator membangun keterampilan dasar, kurang dalam indikator menyimpulkan, baik dalam indikator membuat penjelasan lebih lanjut, dan cukup dalam indikator strategies and tactic. Secara umum siswa yang aktif saat pembelajaran dengan pembelajaran Socrates kontekstual menunjukkan hasil yang cenderung lebih baik daripada siswa yang kurang aktif saat pembelajaran.


Keywords


Berpikir Kritis; Socrates Kontekstual.

References


AACU. (2010). Critical Thinking Value Rubric. (Online), http://www.aacu.org/value/rubrics/pdf/CriticalThinking.pdf, diakses 17 April 2017.

Duncan Jennifer. (2010). Critical Thinking. (Online), http://ctl.utsc.utoronto.ca/twc/sites/default/f iles/CriticalThinking.pdf, diakses 17 April 2014.

Hakim, L. (2015). Penerapan Pembelajaran Socrates dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Proses Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa (Penelitian Deskriptif Kualitatif Pada Siswa Kelas XI IPA SMAN 10 Bandar Lampung Semester Ganjil T.P 2012/2013). Skripsi. Bandar Lampung: UNILA.

Iqrammah, E., & Kusnan. (2010 ). Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa dengan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Menggunakan Metode Socrates pada Standar Kompetensi Menggambar Konstruksi Atap di SMKN 3 Jombang. Jurnal Unesa .

Mujib, M. (2016). Mengembangkan Kemampuan Perfikir Kritis Melalui Metode Pembelajaran Improve. Aljabar, 7(2), 56–74.

Purwoto. (1996). Strategi Belajar Mengajar Matematika. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Press.

Putra, N. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Sanjaya, W. (2011). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D). Bandung: Alfabeta.

Suherman. (2017). Kreativitas Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Pola Bilangan dengan Pendekatan Matematika Realistik (PMR). Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matemaatika , 86-100.

Sukardi. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahid, A., & Mustaqim. (2010). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Widyastuti, R. (2015). Proses Berpikir Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Teori Polya ditinjau dari Adversity Quotient Climber. Jurnal Al-Jabar. Vol. 6 No. 2 .

Yudhanegara, M. R., & Eka Lestari, K. (2015). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.

Zain, A., & Djamarah, S. B. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.