PENGEMBANGAN LKPD DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA

Hani Ervina Pansa

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD yang valid, praktis, dan efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2016/2017. Pengembangan LKPD mengikuti prosedur Brog & Gall dengan lima tahap yaitu: studi pendahuluan, penyusunan LKPD, validasi LKPD, uji coba lapangan awal, dan uji lapangan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah validasi ahli, respon peserta didik dan tes kemampuan komunikasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD dengan model Problem Based Learning telah memenuhi syarat dan standar kelayakan berdasarkan penilaian ahli materi, dan media. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dilihat dari pencapaian KKM dan tes kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan hasil penelitian, LKPD dengan model Problem Based Learning yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis.

Keywords


Komunikasi Matematis, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Problem Based Learning

References


Baroody, A. (2007). Mathematical Communication in Malaysian Bilingual Classroom. Japan: Konferensi.

Devita, R. (2016, Oktober 20). Retrieved from Pengembangan Bahan Ajar Modul Matematika Kelas XI IPA SMA di Bandar Lampung. Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Unila, Vol. 1 (7). [online]: http://jurnal.fkip.unila.ac.id/ind ex.php/JTP/article/view/2274

Khassanah, U. (2015). Kesulitan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Pada Siswa SMP. Jurnal UMS Vol. 1 No.9.

La Moma. (2016, Oktober 15). Retrieved from Analisis Kesala-han Siswa Kelas VI SD dalam Menyelesaikan Soal Pengu-kuran Panjang. Jurnal MIPA Vol. 14 No.1 [Online]: http://eprints.ums.ac.id/pdf

Latuheru, J. (1988). Media Pembe-lajaran dalam Proses pembe-lajaran Masa Kini. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Marpaung, Y. (2003). Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan. . Makalah Seminar Nasional Komperda Himpunan Matematika Indonesia Wila-yah Jawa Tengah & DIY. Su-rakarta.

Mathematics, N. C. (2016, November 4). Retrieved from Curiculum and Evaluation Standard for School Mathematics: http://www.nctm.org/

OECD. (2016, oktober 20). Retrieved from What Students Know and Can Do Student Perfor-mance in Matehmatics, Read-ing, and Science: http://www. oecd.org

PISA, 2. (2016, Oktober 20). Retrieved from What Students Know and Can Do Student Performance in Mathematics, Reading, and Science: http://ww-w.oecd.org

Puspendik. (2015). Instrumen Penilaian Hasil Belajar Matematika SMP: Belajar dari PISA dan TIMMS. Jakarta: Puspendik, Balitbang Depdiknas.

Sanjaya, W. (2010). Strategi Pembe-lajaran Berorintasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnis. Bandung.: Alfabeta.

Suryaman, M. (2009). Panduan Pendidik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia SMP/MTs. Jakarta: Pusat Perbukuan De-partemen Pendidikan Nasional.

Syuria. (2013). Kemampuan komunikasi Matematis dan Habits of Mind Mahasiswa pada ma-teri Lintasan terpendek meng-gunakan algoritma Floyd Warshall. Jurnal Peluang Volume 1 No.2.

Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.