Physics Learning Based on Virtual Laboratory to Remediate Misconception in Fluid Material

https://doi.org/10.24042/tadris.v3i2.3321

Rahma Diani, Sri Latifah, Yanda Meilya Anggraeni, Dwi Fujiani

Abstract


An understanding of concepts is very necessary in physics learning. It has been confirmed that often students have different understanding of scientific concepts, this term is what commonly called Misconception. Misconception is a problem that must be addressed immediately because misconception is one factor that causes students to experience difficulties in learning physics. This study aims to determine the effect of physics learning with the PDEODE model (predict-discuss-explain-observe-discuss-explain) assisted by virtual laboratory in the form of PhET simulation in remediating students’ misconceptions in the fluid material. This type of research is a Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest design. The samples of this study were eleventh-grade science students of State Senior High School in Gadingrejo District, Lampung Province, taken through simple random sampling technique. The test used was in the form of a multi-tiered multiple-choice test of the four-tier diagnostic test with certainty response index (CRI) consisting of 20 items. The result of this study indicates that students' misconceptions decrease for all sub-concepts of fluid material. Based on the previously described statements, it can be concluded that physics learning based on virtual laboratory can remedy students' misconceptions, especially in fluid material.

Keywords


Misconception; PDEODE Model; PhET Simulation; Physics Learning; Virtual Laboratory

Full Text:

PDF

References


Aldila, W. Y., Setyarsih, W., & Kholiq, A. (2016). Penggunaan PhET Simulation dalam ECIRR Untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa pada Materi Fluida Dinamis. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF), 05(03), 161–164.

Ardiyan, F. R. (2015). Pengaruh Strategi Pembelajaran PDEODE ( Predict – Discuss – Explain – Observe – Discuss - Explain ) Terhadap Hasil Belajar SISWA Kelas X Pada Kompetensi Dasar Menerapkan Macam-Macam Gerbang Dasar Rangkaian Logika Di SMK Negeri 2 Surabaya. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 04(03).

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Ariyastuti, Y., & Yuliawati, F. (2017). Identifikasi miskonsepsi ipa menggunakan soal esai bagi siswa cerdas istimewa di SD muhammadiyah condongcatur sleman. Jurnal JPSD, 4(1), 27–37.

Arjanggi, R., & Suprihatin, T. (2010). Metode pembelajaran tutor teman sebaya meningkatkan hasil belajar berdasar regulasi-diri. Jurnal Makara, Sosial Humaniora, 14(2), 91–97.

Artiawati, P. R., Mulyani, R., & Kurniawan, Y. (2016). Identifikasi Kuantitas Siswa Yang Miskonsepsi Menggunakan Three Tier-Test Pada Materi Gerak Lurus Beraturan (GLB). JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), 1(1), 13–15. https://doi.org/10.26737/jipf.v1i1.54

Atmoko, P. M. S., & Wasis. (2015). Penerapan Pembelajaran Guided Discovery Dengan Metode Demonstrasi Menggunakan PhET Simulation Dalam Menurunkan Miskonsepsi Siswa Pada Materi Listrik Dinamis di Kelas X SMAN 1 Tegaldlimo , Banyuwan. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF), 04(03).

Budianto, A., & Istyadji, M. (2015). Komparasi Hasil Belajar ANtara Strategi Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain (PDEODE) Berbasis Laboratorium Dan Berbasis Multimedia Pada Pembelajaran Kelarutan Dan Hasil Kali Kelarutan. Quantum, Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 6(1).

Chaniarosi, L. F. (2014). Identifikasi Miskonsepsi Guru Biologi SMA Kelas XI IPA Pada Konsep Sistem Reproduksi Manusia. Jurnal EduBio Tropika, 2(2), 187–250.

Costu, B. (2008). Learning Science through the PDEODE Teaching Strategy : Helping Students Make Sense of Everyday Situations. Eurasia Journal Of Mathematics Science & Technology Education, 4(1).

Dewanti, L. A., & Hidayat, S. N. (2018). Penerapan Pembelajaran IPA dengan Sytategi PDEODE Untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Perubahan Fisika Dan Perubahan Kimia Kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan Sains, 6(1).

Dewi, S. Z., & Suhandi, A. (2016). Penerapan Strategi Predict , Discuss , Explain , Observe , Discuss , Explain ( PDEODE ) Pada Pembelajaran IPA SD Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Menurunkan Kuantitas Siswa Yang Miskonsepsi Pada Materi Perubahan Wujud Benda Di Kelas V. Eduhumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1).

Diani, R. (2016). Pengaruh Pendekatan Saintifik Berbantukan Lks Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas Xi Sma Perintis 1 Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiRuNi, 5(1), 83–93.

Diani, R., Yuberti, & Syafitri, S. (2016). Uji Effect Size Model Pembelajaran Scramble Dengan Media Video Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X Man 1 Pesisir Barat. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 05(2).

Fariyani, Q., Rusilowati, A., & Sugianto. (2015). Pengembangan Four-Tier Diagnostic Test Untuk Mengungkap Miskonsepsi Fisika Siswa SMA Kelas X. Journal of Innovative Science Education, 4(2), 41–49.

Fatimah, S. W. S., Martono, A., & Hadiansah. (2015). Pengaruh Strategi PDEODE (Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuss-Explain) Terhadap Penguasaan Konsep Siswa Pada Materi Organisasi Kehidupan. Jurnal Program Studi Pendidikan Biologi, 5(1).

Fitria, D., Muhibbuddin, & Safrida. (2017). Pembelajaran Melalui Modul Berbasis Konstruktivisme Dalam Upaya Mengatasi Miskonsepsi Peserta Didik Pada Konsep Sel Di SMA Begeri 2 Sabang. Jurnal Biotik, 5(2), 157–164.

Hasan, S., Bagayoko, D., & Kelley, e L. (1999). Misconception and the Certainty of Response Index (CRI). Physics Education, 34(5).

Hono, A. S., & Yuanita, L. (2014). Penerapan Model Learning Cycle 7E Untuk Memprevensi Terjadinya Miskonsepsi Siswa Pada Konsep Reaksi Redoks. (JPPS) Jurnal Penelitian Pendidikan Sains, 3(2), 354–360.

Irwan, S., Thamrin, & Budayawan, K. (2016). Kontribusi Partisipasi Aktif Siswa Dan Fasilitas Praktikum Teradap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Teknik Kerja Bengkel (TKB) Kelas X Jurusan Teknik Audio Video Di SMK Negeri 1 Batipuh. Jurnal Volasional Teknik Elektronika & Informatika, 4(1).

Jannah, M., Ningsih, P., & Ratman. (2016). Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Banawa Tengah Pada Pembelajaran Larutan Penyangga Dengan CRI (Certainty Of Response Index). Jurnal Akad.Kim, 5(2), 85–90.

Jauhari, T., Hikmawati, & Waahyudi. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Media Phet Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMAN 1 Gunungsari Tahun Pelajaran 2015 / 2016. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, II(1).

Khairati, I. A., Feranie, S., & Karim, S. (2016). Penerapan Strategi Metakognisi pada Cooperative Learning untuk Mengetahui Profil Metakognisi dan Peningkatan Prestasi Belajar Siswa SMA pada Materi Fluida Statis. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Fisika, 2(1).

Kolari, S., Savander-ranne, C., & Tiili, J. (2005). Enhancing engineering students ’ confidence using interactive teaching methods - Part 2 : post-test results for the Force Concept Inventory showing enhanced confidence, 4(1).

Kurniawan, R., & Arief, A. (2015). Identifikasi Miskonsepsi Hukum Newton Tentang Gerak Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas Di Kabupaten Nganjuk, 04(02), 1–3.

Lebdiana, & Sulhadi N.Hindarto, R. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Suhu dan Kalor Berbasis POE (Predict-Observe-Explain) untuk Meremediasi Miskonsepsi Siswa. Unnes Physics Education Journal, 4(2), 1–6.

Martinez-Borreguero, G., Pérez-Rodríguez, Á. L., Suero-López, M. I., & Pardo-Fernández, P. J. (2013). Detection of Misconceptions about Colour and an Experimentally Tested Proposal to Combat them. International Journal of Science Education, 35(8).

Mursalin. (2013). Model Remediasi Miskonsepsi Materi Rangkaian Listrik Dengan Pendekatan Simulasi PhET. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 9.

Nursinar. (2017). Penerapan Metode Diskusi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial,Sains Dan Humaniora, 3(4).

paul suparno. (2013). miskonsepsi dan perubhan konsep dalam pendidikan fisika.

Pebriyanti, D., Sahidu, H., & Sutrio, S. (2015). Efektifitas Model Pembelajaran Perubahan Konseptual Untuk Mengatasi Miskonsepsi Fisika pada Siswa Kelas X Sman 1 Praya Barat Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 1(1), 92–96.

Perkins, K., Adams, W., Dubson, M., & Finkelstein, N. (2006). PhET : Interactive Simulations for Teaching and Learning Physics. The Physics Teacher, (44).

Pratiwi, A., & Wasis. (2013). Pembelajaran Dengan Praktikum Sederhana Untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Fluida Statis Di Kelas XI SMA Negeri 2 Tuban. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 02(03), 177–120.

Rahayu, alvi dwi puri, & Nasrudin, H. (2014). Penerapana strategi konstruktivis untuk mereduksi miskonsepsi level sub-mikroskopik siswa pada materi kesetimbangan kimia kelas XI SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. UNESA Journal of Chemistry Education, 3(02).

Riko, M. (2018). Remediasi miskonsepsi rangkaian listrik DC Menggunakan Model POE Berbantuan PhET Dan Alat Peraga Di SMA. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 7(9).

Rukmana, D. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Pada Materi Prinsip Archimedes Di SMK Dengan Menggunakan Tes Diagnostik Pilihan Ganda Tiga Tingkat. Jurnal Wahana Pendidikan Fisika, 2(2), 36–43.

Samidi. (2015). Pegaruh Strategi Pembelajaran Student Team Heroic Leadership Terhadap Kreativitas Belajar Matematika Pada Siswa SMP Negeri 29 Medan T.P 2013/2014. Jurnal EduTech, 1(1).

Saputra, H., Halim, A., & Khaldun, I. (2013). Children Learning in Science ( CLIS ) Berbasis Simulasi Komputer pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (JPSI), 1(1).

Sari, D. P., Lutfi, A., & Qosyim, A. (2013). Uji Coba Pembelajaran IPA Dengan LKS Sebagai Penunjang Media Virtual PhET Untuk Melatih Ketrampilan Proses Pada Materi Hukum Archimedes. Jurnal Pendidikan Sains E-Pensa, 01(02).

Sdarmi, N., Suarni, N. K., & Dibia, I. K. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran PDEODE Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Di Gugus V Kecamatan Seririt. Jurnal JJPGSD, 1.

Sheftyawan, W. B., Prihandono, T., & Lesmono, A. D. (2018). Identifikasi miskonsepsi siswa menggunakan four-tier diagnostic test pada materi optik geometri. Jurnal Pembelajaran Fisika, 7(2), 147–153.

Sholihat, F. N., Samsudin, A., & Nugraha, M. G. (2017). Identifikasi Miskonsepsi dan Penyebab Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test Pada Sub-Materi Fluida Dinamik: Azas Kontinuitas. Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, 3(2), 175–180.

Simbolon, E. R., & Tapilouw, F. S. (2015). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Dan Pembelajaran Kontekstual Terhadap Berpikir Kritis Siswa SMP. EDUSAINS, VII(1).

Siregar, W. L. R. (2015). Keefektifan Model Pembelajaran Predict-Discuss-Explain-Observe-Discuuss-Explain (PDEODE) Untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa Pada Pemahaman Konseptual Materi Buffer. In Prosiding SEMIRATA 2015 bidang MIPA BKS-PTN Barat Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Sri, T., & Wulandari, H. (2013). Penerapan Strategi PDEODE Dalam Mengatasi Miskonsepsi dan Meningkatkan Ktrampilan Berfikir Kritis Pada Botani Tumbuhan Rendah. In Prosiding Seminar Biologi.

Subagyo, A. I., Suyono, & Tukiran. (2014). Penerapan Modified Inquiry Models Untuk Mencegah Miskonsepsi Siswa Pada Konsep Kesetimbangan Kimia. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 3(2), 361–366.

Sudijono, A. (2013). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali.

Suhandi, A., Sinaga, P., Kaniawati, I., & Suhendi, E. (2008). Efektivitas Penggunaan Media Simulasi Virtual Pada Pendekatan Pembelajaran Konseptual Interaktif Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Meminimalkan Miskonsepsi. Jurnal Pengajaran Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 13(1). https://doi.org/10.18269/jpmipa.v12i1.317

Suparno, P. (2005). MIskonsepsi dan Perubahan Konsep Dalam Pendidikan Fisika. Jakarta: Grasindo.

Suparno, P. (2013). Miskonsepsi dan Perubahan Konsep Dalam Pendidikan Fisika. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Susanti. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Melalui Pendekatan CTL Untuk Meminimalisir Miskonsepsi Fluida Dinamis. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 2(2), 224–230.

Suwarna, I. P. (2014). Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas X pada Materi Pelajaran Fisika Melalui CRI (Certainty of Respone Index) Termodifikasi. Jurnal Laporan Lemlit, 1–15.

Syahrul, D. A., & Setyarsih, W. (2015). Identifikasi Miskonsepsi dan Penyebab Miskonsepsi Siswa dengan Three-tier Diagnostic Test Pada Materi Dinamika Rotasi. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF), 04(03), 67–70.

Utami, R. D., Agung, S., & Bahriah, E. S. (2017). Analisis Pengaruh Gender Terhadap Miskonsepsi Siswa SMAN Di Kota Depok Dengan Menggunakan Tes Diagnostic Two-Tier (pp. 93–102).

Wahyuningsih, T., Raharjo, T., & Masithoh, D. F. (2013). Pembuatan Instrumen Tes Diagnostik Fisika SMA Kelas XI. Jurnal Pendidikan Fisika, 1(1), 111–117.

Wartono, Saifullah, A. M., & Sugiyanto. (2016). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas X pada Materi Fluida Statis dengan Instrumen Diagnostik Three-Tier. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 23(1), 20–26.

Winarto, D. D., Tandililing, E., & Mursyid, S. (2015). Kerja Laboratorium Melalui Phet Untuk Meremediasi Miskonsepsi Siswa SMP Pada Materi Hukum Archimedes. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(11).

Yudhittiara, R. F., Hindarto, N., & Mosik. (2016). Identifikasi Miskonsepsi Menggunakan CRI Dan Penyebabnya Pada Materi Mekanika Fluida Kelas XI SMA. Unnes Physics Education Journal, 5(1).

Yuwarti, Pasaribu, M., & Hatibe, A. (2017). Analisis Pemahaman Konsep Siswa SMA Lab-School Palu pada Materi Hukum Newton. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako (JPFT), 5(3), 36–41.

Zaleha, Samsudin, A., & Nugraha, M. G. (2017). Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik VCCI Bentuk Four-Tier Test pada Konsep Getaran. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Keilmuan (JPFK), 3(1), 36–42.

Zulia Witanecahya, S., & Jatmiko, B. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) untuk Mengurangi Miskonsepsi Siswa Kelas X SMAN 2 Ponorogo pada Pokok Bahasan Perpindahan Panas. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF), 03(03), 6–10.

Zulvita, R., Halim, A., & Elisa. (2017). Identifikasi dan Remediasi Miskonsepsi Konsep Hukum Newton dengan Menggunakan Metode Eksperimen di MAN Darussalam. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika, 2(1), 128–134.




DOI: https://doi.org/10.24042/tadris.v3i2.3321

Article Metrics

Abstract views : 1586 | PDF downloads : 848

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License

Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Copyright © Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. All rights reservedp-ISSN 2301-7562e-ISSN 2579-7964