PENDIDIKAN TASAWUF DALAM PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL DAN AKHLAKUL KARIMAH

https://doi.org/10.24042/atjpi.v10i2.5847

A Gani

Abstract


Penelitian ini mengkaji bagaimana pendidikan tasawuf dalam pembentukan kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah. Penelitian ini merupakan salah satu jenis penelitian kepustakaan (Library Research). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis. Pendidikan tasawuf menawarkan sebagai solusi permasalahan-permasalahan manusia saat ini, untuk membentuk kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah. Materi pendidikan tasawuf mengajarkan manusia untuk bertaubat, bertawakal, memiliki sifat wara, sifat zuhud, sabar, tawakal dan ridha. Beberapa maqamat tersebut harus dijalankan manusia serta mengamalkan puasa sunah, dzikir, istighfar, istighatsah dan muraqabah. Maka jiwa manusia yang sebelumnya penuh dengan kekotoran akan dengan sendirinya jernih, otak akan terbentuk kecerdasan spiritual yang mengendalikan dengan penerapan akhlakul karimah. Adanya pembentukan kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah, manusia tidak mudah tergoda dengan hawa nafsu kemegahan dunia.


Keywords


Pendidikan Tasawuf, Kecerdasan Spiritual, Akhlakul Karimah

Full Text:

PDF

References


’Abd al-Karîm Ibn Hawazin al-Qusyairî. Al-Risâlah Al- Qusyairiyyah Fî Ilm Al-Tashawwuf. Kairo: Mathba’ah Muhammad ’Alî Shihâb Wa Aulâduh.

Ahmad Muttaqin. 2014. From Occultism to Hybrid Sufism : The Transformation of an Islamic-Hybrid Spiritual Group in Contemporary Indonesia. IJIMS, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 4 (1): 81–104.

Akhmad Muhaimin Azzet. 2010. Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Bagi Anak. Jogjakarta: Katahati.

Al-Haramain, Elmansyah. 2011. “Shifting Orientation in Sufism : Its Development and Doctrine Adjustment in History.” IJI 1 (2): 273–96.

Alavi, Hamid Reza. 2010. “Al ‐ Ghaz ā Li on Moral Education Al-Ghaza ¯ Li on Moral Education.” Journal of Moral Education, no. December 2014: 37–41. https://doi.org/10.1080/03057240701552810.

Al-Sarraj. 1960. Al-Luma’fi Al- Tasawwuf. Kairo: Dar Al-Kutub Al-Hadithah.

Alfatih, Suryadilaga M. 2016. Ilmu Tasawuf. Yogyakarta : Kalimedia.

Ali Maksum. 2003. Tasawuf Sebagai Pembebasan Manusia Modern. Surabaya: PSAPM.

Ary Ginanjar Agustian. 2002. ESQ. Jakarta: Arga.

———. 2008. Rahasia Sukses Membangun ESQ Power, Sebuah Inner Journey Melalui Ihsan. Jakarta: Penerbit Arga, 286–87.

Dadang Hawari. 2004. Al-Qur’an: Ilmu Kedokteran Jiwa Dan Kesehatan Jiwa. In Yogyakarta: Bhakti Prima Yassa.

Din Wahid. 2003. “Sufism and The ‘Modern’ in Islam.” Studi Islamika 10 (3): 191–98.

Emmanuel Wora. 2006. “Theory, Culture and Post-Industrialization.” In Yogyakarta: Kanisius.

H.M. Jamil. 2007. MustafaCakrawala Tasawuf. Jakarta, Gaung Persada Press.

Haryati, Tri Astutik. 2012. “Modernitas Dalam Perspektif Seyyed Hossein Nasr.” Jurnal Penelitian 8 (2): 307–24. https://doi.org/10.28918/jupe.v8i2.84.

Heck, Paul L. 2006. “Mysticim as Morality The Case Sufism.” Journal of Religion Ethics, 253–86.

Husen Mony. 2015. “Husen Mony: Meaning, Language, Dan Thought Remaja Pengguna Facebook...” Jurnnal Visi Komunikasi 14 (01): 132–51.

Howell, Julia D A Y. 2010. “Indonesia ’ s Salafist Sufis 1.” Modern Asian Studies 5 (December 2009): 1029–51. https://doi.org/10.1017/S0026749X09990278.

Ibn ‘Ataillah. Miftah Al-Faid Wa Misbah Al-Arwah. Mesir: Maktabah Muhammad Saw. Ali Al-Sabi,Wa Awladih,Tt.

Imam Al Ghozali.Ihya Ulum Al Din. Indonesia: Dar Ihya Al Kotob Al Arabi,Tt Jilid III.

Imam Hanafi. 2016. “Neurosains-Spiritualitas Dan Pengembangan Potensi Kreatif.” An-Nuha 3 (1): 25–38.

Isa, A. 2010. Hakikat Tasawuf. Bandung: Pustaka Hidayah.

Isma’il, I. et.al. 2008. Ensiklopedi Tasawuf Jilid I. Bandung: Angkasa.

Ja’far. 2016.Gerbang Tasawuf. Medan: Perdana Publishing.

M. Alfatih. 2016.Suryadilaga, Ilmu Tasawuf. Yogyakarta: Kalimedia.

Mahmud Yunus. 1989. Metodik Khusus Pendidikan Agama. Jakarta: Hidayah Karya Agung.

Majhudin. 2010. Akhlak Tasawuf Jilid I. Jakarta: KalamMulia.

Miswar. 2017. “Maqamat (Tahapan Yang Harus Ditempuh Dalam Proses Bertasawuf).” Jurnal ANSIRU PAI 1 (2): 8–19.

Miswar, dkk. 2016. Akhlak Tasawuf: Membangun Karakter Islam. Medan: Perdana Publishing.

Muhtarom, Ali. 2016. “’Anil Islam: Jurnal Kebudayaan Dan Ilmu Keislaman.” ’Anil Islam: Jurnal Kebudayaan Dan Ilmu Keislaman 9 (2): 247–67. http://jurnal.instika.ac.id/index.php/AnilIslam/article/view/17.

Mustofa, Ali. 2018. “Tasawuf Education As The Effort of Spiritual And Character Building Capability.” Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan 2 (1): 72–104.

Nata, Abuddin. 2014. “Akhlak Tasawuf Dan Karakter Mulia.” In Jakarta: Raja Grafindo Persada, 173.

Ngainun Naim. 2013. “Kebangkitan Spiritualitas Masyarakat Modern.” Kalam: Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam 7 (2): 237–58.

Novita, Eryanti. 2018. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebiasaan Menonton Film Porno Pada Remaja Eryanti Novita.” Anthropos: Juranal Antropologi Sosial Dan Budaya 4 (1): 31–44.

Prasanti, Ditha, and Sri Seti Indriani. 2018. “Pelatihan Pengelolaan Konflik Organisasi Akibat Media Sosial Bagi Karang Taruna Di Desa Ciburial, Bandung.” Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 3 (1): 67–72. https://doi.org/10.30653/002.201831.45.

Rahmad Yulianto. 2014. “Tasawuf Transformatif Sebagai Solusi Problematika Manusia Modern Dalam Perspektif Pemikiran Tasawuf Muhammad Zuhri.” Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam 4 (1): 56–87.

Roger Geraudy. 1989. The Balance Sheet Of Western Philosophy in This Century, Dalam Toward Islamization of Disiplines.Malaysia: The Islamic Institute of Islamic Thought Islamization Knowledge Series.

Sidqi, Ahmad. 2015. “Wajah Tasawuf Di Era Modern: Antara Tantangan Dan Jawaban.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman 10 (1). https://doi.org/10.21274/epis.2015.10.1.1-28.

Sodiman. 2014. “Menghadirkan Nilai-Nilai Spritual Tasawuf Dalam Proses Mendidik.” Al-T’dib 6 (1): 330–44.

Suadi Putro. 2000. Mohammed Arkoun Tentang Islam Dan Modernitas. Jakarta: Paramadina.

Suciati. 2013. “Konseling Keluarga I-Cacho-E Untuk Mengurangi Kecanduan Bermain Game.” Jurnal Bimbingan Konseling (Semarang) 2 (2). https://doi.org/10.15294/jubk.v2i2.2727.

Sukidi. 2002. Rahasia Sukses Hidup Bahagia Kecerdasan Spiritual Mengapa SQ Lebih Penting Dari Pada IQ dan EQ. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Suryaningsih, Iin. 2013. “Al-Ḥaqīqah Al-Muwāfaqah Li Al-Sharī‘ah: Al-Taṣāluḥ Bayn Al-Taṣawuf Wa Al-Sharī‘ah Bi Nusantara ? Al-Qarn Al-Sādis ‘Ashr Al-Mīlādī Abstract:” Studi Islamika 20 (1).

Sutomo, Imam. 2014. “Modification of Character Education into Akhlaq Education for the Global Community Life.” IJIMS, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 4 (2): 291–316.

Syamsun, Ni’am. 2014. Tasawuf Studies: Pengantar Belajar Tasawuf.Yogyakarta: Ar-Ruz Media.

———. 2014b. Tasawuf Studies: Pengantar Belajar Tasawuf. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.

Totok Jumantoro dan Samsul Munir. 2012. Kamus Ilmu Tasawuf. Wonosobo, amzah.

Ubaedillah, Achmad. 2015. “Sufi Islam and the Nation State: Darul Arkam Movement in the Post Suharto Era of Indonesia.” IJIMS, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies 5 (1): 79–110.

Udik Abdullah. 2005. Meledakkan IESQ Dengan Langkah Taqwa Dan Tawakkal. Jakarta: Zikrul Hakim.

Yulianto, Rahmad. 2015. “Tasawuf Transformatif Muhammad Zuhri Solusi Problematika Manusia Modern.” Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama 1 (1).

Vogel, Ann. 2012. “Sufism.” The Wiley Blackwell Encyclopedia OfRace, Ethnicity, and Nationalism, First Edition., 1–4.

Waleed Ziad. 2016. “Sufism.” The Wiley Blackwell Encyclopedia OfRace, Ethnicity, and Nationalism, First Edition., 1–3. https://doi.org/10.1002/9781118663202.wberen468.




DOI: https://doi.org/10.24042/atjpi.v10i2.5847

Article Metrics

Abstract views : 254 | PDF downloads : 165

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Creative Commons License
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International LicenseCopyright © UIN Raden Intan LampungAll rights reserved.