AKTIVITAS BERMAIN DAN PERKEMBANGAN JASMANI ANAK

https://doi.org/10.24042/terampil.v3i1.1334

YUDESTA ERFAYLIANA

Abstract


Bermain merupakan hal yang menyenangkan bagi anak. Dalam bermain itu pula terdapat banyak hal yang diperoleh oleh anak dan tidak ditemukan dalam aktifitas selain bermain. Makna bermain menjadi penting dipandang dari sisi perkembangan dan kebutuhan anak. Untuk mendukung perkembangan anak baik secara fisik maupun psikis anak membutuhkan bermain karena dalam bermain itulah anak mempunyai kebebasan untuk menyalurkan dan mengekspresikan apa yang menjadi kehendak hatinya tanpa harus merasa salah dan terbatasi oleh peraturan. Berdasarkan kajian mengenai teori-teori yang berkembang kaitannya dengan aktifitas bermain, maka dapat diambil pemahaman bahwa bermain sangat penting bagi anak usia dini karena melalui bermain mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak. Aspek tersebut ialah aspek fisik, sosial emosional dan kognitif. Setiap manusia mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan tahapan kehidupannya. Secara dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksterna. Faktor internal meliputi: fungsi organ tubuh yang dibawa sejak lahir sebagai potensi yang dimiliki anak, keturunan (hereditas) yang bersifat menurun dari orang tua. Sedangkan faktor eksternal meliputi: asupan gizi selama proses pertumbuhan dan perkembangan, perlakuan terhadap anak yang dapat memberikan perubahan yang bersifat positif seperti halnya ketika anak melakukan latihan yang mengakibatkan perubahan pada kualitas tubuh anak, kejadian yang menimpa anak sehingga menyebabkab adanya gangguan pada proses pertumbuhan dan perkembangan (efek traumatis, kecelakaan, dsb). Melalui aktifitas bermain anak akan mendapatkan kesenangan dan juga kepuasan diri. Kegiatan yang dianggap menyenangkan bagi anak-anak akan senantiasa diulangi sampai ia bosan. Aktifitas bermain bagi anak yang melibatkan gerak anak seperti yang terdapat pada permainan tradisional mempunyai pengaruh yang positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya perkembangan jasmani anak.

Keywords


Bermain; jasmani; anak; pertumbuhan; perkembangan

References


Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Kurikulum 2004. Standar Kompetensi Pendidikan Anak Usia Dini. Taman Kanak-kanak dan Raudatul Athfal. Depdiknas. Jakarta.

Hastuti, Dwi. 2008. Analisis Pengaruh Model Pendidikan Prasekolah pada Pembentukan Anak Sehat. Cerdas dan Berkarakter secara Berkelanjutan. Resume Disertasi. Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Hurlock, Elizabeth B. 1998. Perkembangan Anak. Alih Bahasa. Meitasari Tjandrasa & Muslichah Zarkasih. Erlangga. Jakarta.

Yusuf, Syamsu. 2004. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Remaja Rosadkarya. Bandung.

http.//marthachristianti.wordpress.com/2008/03/11/anak-bermain/




DOI: https://doi.org/10.24042/terampil.v3i1.1334

Article Metrics

Abstract views : 956 | PDF (Bahasa Indonesia) downloads : 1088

Refbacks

  • There are currently no refbacks.






________________________________________________________________________________________________________

Creative Commons License
TERAMPIL is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 Unported Licensep-ISSN 2355-1925e-ISSN 2580-8915

_____________________________________________________________________________________________

 

       

 Indonesia One Search