PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN GERAK DASAR SISWA SEKOLAH DASAR KELAS BAWAH

OKTARIA KUSUMAWATI

Abstract


Abstrak
 
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh permainan  tradisional  terhadap peningkatan kemampuan gerak dasar siswa sekolah dasar kelas bawah. Khususnya di SD Negeri 1 Blitarejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Lampung.Metodel penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen.Metode eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment (perlakuan) tertentu. Untuk  memperoleh  data  yang  sesuai  dengan  tujuan  penelitian  ini  maka mempergunakan  eksperimen  yaitu  dengan  memberikan  perlakuan  pada  Siswa berupa kegiatan tes awal, treatment atau latihan-latihan dan tes akhir. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian  ini  adalah  bentuk  One  Group  Pretest  and  Postest  Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD N 1 Blitarejo sebanyak 15 siswa. Data dikumpulkan melalui pengukuran(tes). Teknik analisis data menggunakan analisis uji t paired sample t test dengan taraf signifikan 5 %.Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis data dan pembahasan pada uraian sebelumnya telah diperoleh hasil uji t tersebut diperoleh nilai tes lari thitung (6,774) > t tabel (2,145),  nilai tes lompat thitung (5,706) > t tabel (2,145),  nilai tes lempar thitung (9,939) > t tabel (2,145),  dan nilai p (0,000) < dari 0,05, hal tersebut menunjukkan diartikan Ha: diterima dan Ho: ditolak. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat disimpulkan ada pengaruh latihan permainan tradisional terhadap hasil gerak dasar lari lompat lempar siswa kelas 2 SD N 2 Blitarejo Gadingrejo Pringsewu Lampung Tahun Pelajaran 2015/2016
Kata Kunci :Permainan tradisional, Gerak dasar, Siswa kelas bawah.

References


DAFTAR PUSTAKA

Andang Ismail. 2006. Pengertian BermainYogyakarta. Pilar Mediahttp.//sites.google.com/a/apedukatif.co.cc/www/artikel_1 (diunduh 9 Desember 2013)

Awi Muliadi Wijaya. 2009. Pentingnya Stimulasi. Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Anak. (http.//www.infodokterku.com/index.php?option=com_content&view=art icle&id=46.pengumuman-penerimaan-cpns-depkes-tahun2009&catid=27.helath-programs&Itemid=28(diunduh 9 Desember 2013).

Badiatul Muchlisin Asti. 2009. Fun Games for Kids. Power Books. Yogyakarta.

Desmita. 2012. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Dhea Amelia Pratiwi. 2013. “Implementasi Pendekatan Bermain Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Gerak Dasar Melempar Dan Menangkap Melalui Aktivitas Basket Ball Like Games”.Jurnal PGSD Pendidikan Jasmani UPI. Volume 1. Nomor 3. Desember 2013. http.//fpok.upi.edu/artikel/jurnal-pendidikan-jasmani-volume-1-nomor-3desember-2013-dhea-amelia-pratiwi-implementasi-pendekatan-bermaindalam-upaya-meningkatkan-hasil-belajar-keterampilan-gerak-dasarmelempar-dan-menangka/. (diunduh 20 Desember 2013).

Kementrian Pendidikan dan kebudayaan. 2013. Kurikulum 2013 Kompetensi Dasar SD dan MI.

Rita Eka Izzaty. 2008. Perkembangan Peserta Didik. UNY Press. Yogyakarta.

Samsudin. 2008. Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SMA/ MA. Prenada Media Grup. Jakarta.

Soetoto Pontjopoetro.dkk. 2003. Permainan Anak Tradisional dan aktivitas Ritmik. Universitas Terbuka. Jakarta.

…………...2008. Permainan Anak Tradisional dan aktivitas Ritmik. Universitas Terbuka. Jakarta.

Suharsimi Arikunto. 2002. Manajemen penelitian. Rineka Cipta. Jakarta. Sugiyono. 2006. Penelitian Kuliatatif. kuantitatif dan R n D. Alfabeta. Bandung.

Suparmin. dkk. 2012. Pendidikan Jasmani olahraga dan kesehatan LKS. Mediatama. Surakarta.

Sutrisno Hadi. 2000. Metodologi Research I. II. dan III. Andi Offset. Yogyakarta .

Syamsu Yusuf. 2009. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. PT.Remaja Rosdakarya Bandung. Bandung.

Yoyo Bahagia dan Adang Suherman. 2000. Prinsip-Prinsip Pengembangan dan Modifikasi Cabang Olahraga. Depdikbud. Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah. Bagian Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III. Jakarta.

Yudanto. 2007. “Pentingnya Penguasaan Gerak Dasar Bagi Siswa Sekolah Dasar Sebagai Penunjang Ketrampilan Bermain Sepak Bola.” Olahraga Majalah Ilmia. volume 13. agustus 2007. TH. XIII. No 2. FIK UNY. Yogyakarta. Stimulasi Gerak Dasar Siswa Sekolah Dasar Kelas Bawah.(diunduh 9 Desember 2013)

Yudha M. Saputra. 2000. Pembelajaran Atletik di Sekolah Dasar. Dirjen Olahraga. Depdiknas. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/terampil.v4i2.2221

Refbacks

  • There are currently no refbacks.






________________________________________________________________________________________________________

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 Unported License. ________________________________________________________________________________________________________