PEMBELAJARAN CALISTUNG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN UJIAN MASUK CALISTUNG SEKOLAH DASAR DI BANDAR LAMPUNG

NUR ASIAH

Abstract


Pembelajaran aksara menjadi bagian dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).Pembelajaran aksara ini pada dasarnya lebih ditujukan sebagai pengenalan keterampilan membaca, menulis dan menghitung. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Standar Isi Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) Usia 4-5 dan 5-6 Tahun lampiran I peraturan menteri (Permen) pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor  137  tahun 2014. Pengenalan ini diberikan dengan maksud untuk mempersiapkan kelak anak untuk masuk jenjang pendidikan selanjutnya, yakni pendidikan dasar.

Namun demikian, model pembelajaran ideal Calistung PAUD semacam itu menyisakan permasalahan serius dilihat dalam konteks yang lebih luas.Khususnya apabila dikaitkan dengan kesempatan untuk melanjutkan jenjang pendidikan dasar (SD/MI).Beberapa tahun belakangan, masyarakat diresahkan dengan adanya ujian masuk SD/ MI yang berupa tes Calistung.Tidak sedikit SD/ MI menerapkan ujian masuk Calistung sebagai syarat penerimaan siswa baru dengan standar yang dibuat oleh masing-masing SD/ MI.

Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan sumber data sekolah TK dan SD yang Ada di Bandar Lampung.Pendekatan yang digunaka dalam penelitian ini adal pendekatan naturalistic. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi difokuskan  untuk mengenali dan menggali permasalahan di balik penerapan semua fenomena tersebut, yakni pembelajaran Calistung di TK/ RA dan penerapan Ujian Calistung sebagai persyaratan masuk Sekolah Dasar. Masih maraknya praktik ini tidak boleh hanya dilihat sebagai praktik ketidaksadaran/ guru TK/RA akan konsep, hakikat dan batasan Pendidikan Anak Usia Dini. Tidak boleh dilihat hanya sebagai ketidaktaatan atau ketidakdisplinan SD/ MI terhadap Permen Nomor 17 tahun 2010 pasal 69 dan 70 yang mengatur tata cara penerimaan siswa SD/ MI.

Hasil penelitian  menunjukan bahwa pembelajaran calistung pendidikan  anak usia dini dan ujian masuk calistung sekolah dasar di Bandar Lampung masih menyisakan banyak pekerjaan rumah terutama bagi dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung yang sebagian besar baik TK/RA kurang benar dalam menerapkan pembelajaran yang seharusnya diberikan sesuai dengan fase-fase perkembangan anak-anak. Begitu juga dengan penerapan ujian masuk calistung untuk sekolah dasar sebagian besar sekolah-sekolah masih mengadakan ujian masuk calistung walaupun secara diam-diam itupun dinilai kurang benar walaupun ujian tersebut bukan penentu lulus tidaknya calon siswa masuk kesekolah dasar.

Keywords


Calistung, Sekolah Dasar, Pendidikan Anak Usia Dini, Ujian Masuk Sekolah.

References


Ahimsa-Putra, Heddy Shri. 1985. “Etnosains dan Etnometodologi: Sebuah Perbandingan” dalamJurnal Masyarakat Indonesia. Jilid XII Nomor 2. LIPI

_______ 1997. “Majalah PRISMA, No. 1 Tahun XXVI Januari, 1997.Sungai dan Air Ciliwung, Sebuah Kajian Etnoekologi” dalam Ahimsa-Putra, Heddy Shri.“Sungai dan Air Ciliwung, Sebuah Kajian Etnoekologi”.PRISMA, No. 1 Tahun XXVI Januari.

_______ 2012.”Budaya Bangsa- Peran untuk Jati Diri dan Integrasi” Makalah Seminar Nasional Peran Sejarah dan Budaya dalam Pembinaan Jatidiri Bangsa. Fakultas Ilmu Sosial - Universitas Negeri Yogyakarta Yogyakarta, 4 Juli

Cassirer, Ernst. 1944. An Essay of Man.An Introduction to Philosophy of Human Culture. Doubleday and Company. INC, Garden City, New York.

Denzin, N.K. 2006. “Analytical Autoethnography, or Deja Vu all Over Again” dalam Journal of Contemporary Ethnography.35, 4.

Hanifah, Nanang, dan Cucu Suhana. Konsep Strategi Pembelajaran. PT. Refika Aditama. Bandung.

Heruman. 2013. Model Pembelajaran Matematika di sekolah Dasar. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung.

Hibana S. Rahman. 2002. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. PGTKI Press. Yogyakarta.

Lexy ,Moloeng. 2004. Metode Penelitian Kualitatif. Rosdakarya. Bandung.

Imam Musbikin. 2010. Buku Pintar PAUD. Laksana. Yogyakarta.

Jalal, Fasli& Sardjunani. 2006. Rangkuman Laporan Penelitian: “Pendidikan Untuk Semua. Keaksaraan Untuk Kehidupan”.

Maryatun, Ika Budi. Tanpa tahun. “Calistung untuk Paud” dalam makalah Program Pelatihan Tenaga Pendidik PAUD Kecamatan Tempel, Yogyakarta. Dinas Pendidikan dan Kebudyaaan Sleman.

Mansur. 2005. Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Islam. Pustaka Belajar. Yogyakarta.

Malinowski, B. 1961. Argonauts of the Western Pacific. E.P. Dutton. New York.

Nasution. 2003. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Tarsito. Bandung.

Syaodih ,Ernawulan dan Mubiar Agustin. 2014. Bimbingan Konseling Untuk Anak Usia Dini. Penerbit Universitas Terbuka

Sumantri, Mohamad. 2015. Strategi Pembelajaran Teori dan Praktik Di Tingkat Pendidikan Dasar. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Suyono dan Hariyanto. 2011. Belajar dan Pembelajaran. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung.

Soetomo. 1993. Dasar-Dasar Interaksi Belajar Mengajar. Usaha Nasional. Surabaya.

Tohirin. 2011. Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Integrasi dan Kompetensi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Werner, O dan J. Fenton. 1970. “Method and Theory in Ethnoscience or Ethnoepistemology”, dalam Handbook of Method in Cultural Anthropology, R. Naroll dan R. Cohen (eds.). Natural History Press. New York.

White, Leslie. 1949. “The Symbol: The Origin and the Basis of Human Behavior,” dalam The Science of Culture: A Study of Man and Civilization. Far Straus & Giroux, Inc.

Yusuf L.N, Syamsu, Dkk. 2011. Perkembangan Peserta Didik. PT. Raja Grafindo. Jakarta.

Dyah Ratna Meta Novi. “Calistung Perlu Diajarkan ke Balita, Ini Caranya” Senin ,http://www.republika.co.id/berita/humaira 16 December 2013

Salmah Muslimah. “Tak Dianjurkan Calistung, Begini Cara Belajar Balita Imbauan Kemendikbud”. http://news.detik.com/berita/3081422/. Kamis 26 Nov 2015.

“Kak Seto : Calistung Adalah Kompetensi Anak SD, Bukan Anak TK” http://jambi.tribunnews.com/2015/07/30/. Kamis, 30 Juli 2015 22:14

“Masuk SD, Masalah Mengepung dari Tes Calistung Sampai Pungli”05 Jun 2012, 12:04

http://riniraihan.wordpress.com, diakses pada tanggal 23 oktober 2017

http://lenterainsan .com/motoric-halus-sebagai-stimulasi-kemampuan-menulis-permulaan-pada-anak-usia-dini-detail-20789.html, diakses pada tanggal 23 oktober 2017

www.bimba-aiueo.com, pro-kontra-mengajarka calistung pada anak usia dini, Artikel Menarik, 19 Juni 2013, Di Akses Pada Tanggal 20 Nopember 2017

Yasin Habibi. Republika. Tanggal 04 Juli 2017, di Akses Tanggal 17 Nopember 2017.

https://m.antaranews.com berita sekolah dilarang terapkan tes calistung masuk SD, Di Akses Tanggal 10 Nopember 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/terampil.v5i1.2746

Refbacks

  • There are currently no refbacks.






________________________________________________________________________________________________________

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 Unported License. ________________________________________________________________________________________________________