Analisis Kesulitan Siswa Kelas V Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Bangun Ruang

Lusi Syah Putri, Heni Pujiastuti

Abstract


Kedekatan matematika dengan kehidupan sehari-hari menjadikan matematika sebagai salah satu ilmu yang sangat penting untuk dipelajari. Dalam lingkup pendidikan formal, matematika dijadikan sebagai mata pelajaran yang selalu hadir di setiap jenjang termasuk pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar. Salah satu bahasan matematika yang menjadi kajian pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar adalah bangun ruang yang dapat disajikan dengan tujuan memberikan pengalaman bagi siswa untuk dapat memecahkan masalah matematika dan memberikan gambaran hubungan suatu masalah dalam kehidupan sehari-hari melalui penyajian soal dalam bentuk cerita. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan siswa kelas V dalam menyelesaikan soal cerita matematika khususnya pada bahasan materi bangun ruang. Dengan mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami maka dapat dilakukan penanganan sehingga kesulitan-kesulitan yang dialami bisa diatasi. Penelitian ini merupakakan penelitian deskriptif kualitatif sesuai dengan tujuan penelitiannya yakni mendeskripsikan kesulitan-kesulitan siswa kelas V dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada bahasan materi bangun ruang. Subjek penelitian ini adalah 16 orang siswa kelas V di salah satu sekolah dasar yang berada di Kabupaten Serang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas V mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi bangun ruang. Kesulitan-kesulitan yang dialami diantaranya adalah kesulitan dalam hal membayangkan bentuk dan jaring-jaring bangun ruang, kesulitan dalam melakukan operasi perkalian serta, kesulitan dalam memahami makna redaksi soal yang disajikan dalam bentuk cerita sehingga berdampak pada kemampuan mengidentifikasi informasi yang ada pada soal.


Keywords


Kesulitan Siswa; Sekolah Dasar; Soal Cerita; Matematika; Geometri

References


Adawiah, R. (2017). Deskripsi Proses

Menyelesaikan Soal Matematika Berdasarkan Pemahaman Faktual Ditinjau Dari Tingkat Efikasi Diri Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Kotabaru. Cendekia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1).

Ariani, N. M. D., Candiasa, I. M., Kom, M. I., & Marhaeni, A. N. (2014). Pengaruh Implementasi Open-Ended Problem Dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Dengan Pengendalian Kemampuan Penalaran Abstrak. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan Indonesia, 4(1), 1-11.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Peneltian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Ariyana, I. K. S., & Suastika, I. N. (2022). Model Pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) Sebagai Salah Satu Strategi Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 203-211.

Astutiani, R. (2019). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Langkah Polya. Prosiding Seminar Nasionalpascasarjana Unnes.

Culaste, I. C. (2011). Cognitive Skills Of Mathematical Problem Solving Of Grade 6 Children. International Journal of Innovative Interdisciplinary Research, 1(1), 120-125.

Fitri, A. (2016). Penerapan Pendekatan Pemecahan Masalah Matematika Dengan Media Presentasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita. Jurnal Sekolah Dasar, 1(1).

Handayani, Z. H. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Matematika. Jurnal Semnastika Unimed, (9)6.

Kartowagiran, B. (2008). Validasi Dimensionalitas Perangkat Tes Ujian Akhir Nasional SMP Mata Pelajaran Matematika 2003-2006. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 12(2), 177-194.

Komalasari, M. D., & Wihaskoro, A. M. (2016). Pembelajaran Matematikarealistik Yang Terintegrasi Nilai Karakter Dan Kearifan Lokal Untuk Siswasd. Proceeding Seminar Nasional Pgsd Upy Dengan Tema Modelpembelajaran Inovatif Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mewujudkanpendidikan Karakter Berkualitas.

Laily, I. F. (2014). Hubungan Kemampuan Membaca Pemahaman Dengan Kemampuan Memahami Soal Cerita Matematika Sekolah Dasar. Eduma: Mathematics Education Learning and Teaching, 3(1), 52-62.

Manguni, D. W. (2022, January). Teknik Membaca Scanning dalam Pengembangan Literasi Numerasi pada Pembelajaran Matematika Anak di Sekolah Dasar. In ProSANDIKA UNIKAL (Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pekalongan), 3(1), 59-70.

Murdiyanto, T., & Mahatama, Y. (2014). Pengembangan Alat Peraga Matematika Untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar. Sarwahita, 11(1), 38-43.

Mutaqin, E. J. (2013). Analisis Learning Trajectory Matematis dalam Konsep Perkalian Bilangan Cacah di Kelas Rendah Sekolah Dasar. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 1(1), 19-33.

Nugraha, A. N. C., & Muhtadi, A. (2015). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Matematika Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Untuk Siswa SMP Kelas VIII. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 2(1), 16-31.

O'Brien, T. C., Wallach, C., & Mash-Duncan, C. (2011). Problem-based Learning In Mathematics. The Mathematics Enthusiast, 8(1), 147-160.

Rahayu, A. I. (2020). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Pecahan Di Kelas V Sd Negeri 2 Karangwangi Kab. Cirebon. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Kampus Serang Universitas Pendidikan Indonesia.

Rahmawati, A. (2019). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berbasis Pembelajaran Pemecahan Masalah Kelas V SD Negeri Gebangsari 03. Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM), 1(2), 104-109.

Rizqinawati, R. (2017). Efektivitas Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction Berbantuan Alat Peraga Materi Kubus Dan Balok Kelas VIII di SMP Salafiyah Pekalongan. Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 2(2), 26-34.

Sagita, M., & Kania, N. (2019). Penggunaan Alat Peraga Dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan (1), 570-576.

Sesanti, N. R., & Bere, M. G. S. (2020). Analisis Kesulitan Siswa Kelas III Sekolah Dasar Dalam Penyelesaian Masalah Matematika Bentuk Soal Cerita Berdasarkan Teori Newman. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(7), 1459-1464.

Sirate, F. S. (2012). Implementasi Etnomatematika Dalam Pembelajaran Matematika Pada Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 15(1), 41-54.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R & D. Alfabeta.

Sulastri, S., Marwan, M., & Duskri, M. (2017). Kemampuan Representasi Matematis Siswa Smp Melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik. Beta: jurnal tadris matematika, 10(1), 51-69.

Utari, D. R., Wardana, M. Y. S., & Damayani, A. T. (2019). Analisis Kesulitan Belajar Matematika Dalam Menyelesaikan Soal Cerita. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 3(4), 534-540.

Waskito, D. (2014). Media Pembelajaran Interaktif Matematika Bagi Sekolah Dasar Kelas 6 Berbasis Multimedia. Speed Journal-Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi, 11(3), 59-65.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/terampil.v8i1.9200

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar



________________________________________________________________________________________________________

Creative Commons License
Terampil is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 Unported Licensep-ISSN 2355-1925e-ISSN 2580-8915

_____________________________________________________________________________________________

 

       

 Indonesia One Search