Efektivitas Model Pembelajaran CUPs: Dampak Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Gisting Lampung

https://doi.org/10.24042/jpifalbiruni.v5i2.123

Antomi Saregar, Sri Latifah, Meisita Sari

Abstract


This study aims to determine the effectiveness of the learning model CUPs (Conceptual Understanding Procedures) against higher order thinking skills (HOTS) of students on class X IPA Madrasah Aliyah Mathla'ul Anwar Gisting. The method used is a quasi-experimental design with non-equivalent control group. Test independent with sample t-test was used to determine differences in high-level thinking skills students use models of cups with direct instructional model. The results of the analysis states that there are differences in the average high-level thinking skills among learners using CUPs models with conventional instructional model. The effectiveness of the use models of CUPs better in improving higher order thinking skills of students, it can be seen from the value obtained effect size of 0.3 is included in the medium.

Tujuan dari penelitian ini, adalah untuk meninjau efektivitas penggunaan model pembelajaran CUPs (Conceptual Understanding Procedures) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (KBTT) peserta didik kelas X IPA MA Mathla’ul Anwar Gisting. Metode penelitian yang dipilih yakni kuasi eksperimen dengan desain non equivalent control group. Uji independent sample t-test digunakan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik menggunakan model CUPs dengan model pembelajaran langsung. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik antara menggunakan model CUPs dengan model pembelajaran konvensional. Efektivitas penggunaan model CUPs lebih efektif dalam meningkatkan KBTT peserta didik, ditunjukkan dari nilai effect size yang diperoleh sebesar 0,3 termasuk dalam kategori sedang.



Keywords


conceptual understanding procedures learning model; efect size; KBTT; kemampuan berpikir tingkat tinggi; model CUPs

Full Text:

PDF

References


Anggraeni, D. (2011). Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Sekaran 01 Semarang. Jurnal Kependidikan Dasar, Vol. 1 No. 2.

Anisa, D. N., Masykuri, M., & Yamtinah, S. (2013). Pengaruh model pembelajaran POE (Predict, Observe, and Explanation) dan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa pada materi asam, basa dan garam kelas VII semester 1 SMP N 1 Jaten tahun pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Kimia, 2(2), 16-23.

Alatas, F. (2014). Hubungan pemahaman konsep dengan keterampilan berpikir kritis melalui model pembelajaran treffinger pada mata kuliah fisika dasar. EDUSAINS, 6(1), 87-96.

Cohen, J. (1998). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed). Hillsdale, NJ: Erlbaum.

Gummah, S., Soraya, L. H., Ahzan, S., & Hardariyanti, H. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Conceptual Understanding Procedures Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Aktivitas Siswa. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram, 2(2).

Hake, R. R. (2002, August). Relationship of individual student normalized learning gains in mechanics with gender, high-school physics, and pretest scores on mathematics and spatial visualization. In submitted to the Physics Education Research Conference (Boise, ID.

Hengky Herdianto, Worosetyarsih. Identifikasi Profil Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Fluida Statis dengan Modifikasi High-α Binaural Beats dan Guided Problem Solving. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2, 2014.

Hidayat, W. (2012). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematik Siswa SMA Melalui Pembelajaran Kooperatif Think Talk Write (TTW) Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIP.

Huck, Scuyler. (2012). Reading Statistics and Research. Noxville: University of Tennessee.

Irvan, I., & Lubis, H. (2011). Program Bantu Pembelajaran Mata Kuliah Kalkulus Menggunakan Multimedia. Proceedings Simantap 2011, 1(1).

Isjoni, D. (2013). Cooperative Learning Efektivitas Pembelajaran Kelompok. Bandung: Alfabeta

Ismawati, F., Nugroho, S. E., & Dwijananti, P. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures untuk Meningkatkan Curiosty dan Pemahaman Konsep Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia (Indonesian Journal of Physics Education), 10(1).

Jayanti, D. R., Romlah, & Saregar, A. (2016). Efektivitas Pembelajaran Fisika Model Problem Based Learning (PBL) Melalui Metode Poe Terhadapkemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan (pp. 208-214). Bandar Lampung, Indonesia: Program Studi Pendidikan Fisika. doi:10.13140/RG.2.2.20606.18247

Kawuwung, F. (2012). Profil Guru, Pemahaman Kooperatif NHT, dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Di SMP Kabupaten Minahasa Utara. el–Hayah, 1(4).

King, F. J., Goodson, L., & Rohani, F. (1998). Higher Order Thinking Skills.http://www.cala.fsu.edu/files/higher_order_thinking_skills.pdf.

Lindawati, Saregar, A., Yuberti. Pengembangan Instrumen Authentic Assessment untuk Mengukur Higher Order Thinking Skills Peserta Didik. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan (pp. 140-149). Bandar Lampung, Indonesia: Program Studi Pendidikan Fisika. http://dx.doi.org/10.13140/RG.2.2.17250.73920)

Mahmudah, A., Sutarni, S., & Rejeki, S. (2015). Ekperimentasi Metode Conceptual Understanding Procedures dan Mind Mapping Ditinjau dari Gaya Belajar. Jurnal Varidika: Varia Pendidikan, 27(1), 33-42.

Munawaroh, R., Subali, B., & Sopyan, A. (2012). Penerapan Model Project Based Learning Dan Kooperatif Untuk Membangun Empat Pilar Pembelajaran Siswa SMP. Unnes Physics Education Journal, 1(1).

Ningzaswati, D. R., Marhaeni, A. N., & Suastra, I. W. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Time Token Terhadap Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI SD.Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1).

Rahmawati, F. (2014). Penerapan Model Teaching with Analogies (TWA) Dalam Pembelajaran Fisika di MA.

Ramirez, R. P. B., & Ganaden, M. S. (2010). Creative activities and students’ higher order thinking skills. Education quarterly, 66(1).

Rofiah, E., Aminah, N. S., & Ekawati, E. Y. (2013). Penyusunan Instrumen tes kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika pada siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika, 1(2).

Rosnawati, R. (2009, May). Enam Tahapan Aktivitas Dalam Pembelajaran Matematika untuk Mendayagunakan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa. In Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan, dan Penerapan MIPA 2009.

Saregar, A., Sunarno, W., & Cari, C. (2013). Pembelajaran Fisika Kontekstual Melalui Metode Eksperimen Dan Demonstrasi Diskusi Menggunakan Multimedia Interaktif Ditinjau Dari Sikap Ilmiah Dan Kemampuan Verbal Siswa. Jurnal Inkuiri, 2(02).

Saregar, A. (2016). Pembelajaran Pengantar Fisika Kuantum dengan Media PhET Simulation dan LKM Melalui Pendekatan Saintifik: Dampak pada Minat dan Penguasaan Konsep Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 5 no 1, 53-60.

Shidiq, A. S., Masykuri, M., & Van Hayus, E. S. (2014). Pengembangan Instrumen Penilaian Two-tier Multiple Choice untuk Mengukur Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills) pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan untuk Siswa SMA/MA Kelas XI. Jurnal Pendidikan Kimia,3(4), 83-92.

Siswanto, B. (2014). Implementasi Model Conceptual Understanding Procedures (Cups) dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif C2 Siswa Kelas X SMK YPT Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. RADIASI-Pendidikan Fisika, 4(1), 38-40.

Sururuddin, M. (2015). Pengembangan Model Pembelajaran Conseptual Understanding Prosedures (CUPs) Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas IV SDN 01 Kelayu Utara Tahun Pelajaran 2014/2015. Educatio, 10(1), 118-130.

Widodo, T., & Kadarwati, S. (2013). Higher order thinking berbasis pemecahan masalah untuk meningkatkan hasil belajar berorientasi pembentukan karakter siswa. Cakrawala Pendidikan, 5(1).

Yantiani, N. M., Wiarta, I. W., & Putra, M. (2013). Pembelajaran Kooperatif Pair Check berpengaruh terhadap Hasil Belajar Materi Bangun Ruang dan Bangun Datar Siswa Kelas IV Gugus IV Semarapura. Mimbar PGSD, 1.

Yee, M. H., Yunos, J. M., Othman, W., Hassan, R., Tee, T. K., & Mohamad, M. M. (2015). Disparity of learning styles and higher order thinking skills among technical students. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 204, 143-152.

Yuliani, H. (2012). Pembelajaran Fisika dengan Pendekatan Keterampilan Proses dengan Metode Eksperimen dan Demonstrasi Ditinjau dari Sikap Ilmiah dan Kemampuan Analisis. INKUIRI, 1(3).




DOI: https://doi.org/10.24042/jpifalbiruni.v5i2.123

Article Metrics

Abstract views : 2481 | PDF downloads : 3122

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Copyright © UIN Raden Intan Lampung. All rights reservedp-ISSN 2303-1832 | e-ISSN 2503-023X