KONFLIK DESENTRALISASI DI BIDANG PENDIDIKAN TERHADAP PENYALAHGUNAAN DANA BIAYA OPERASIONAL SEKOLAH BIAYA OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI INDONESIA

DESI HANDAYANI

Abstract


Tujuan pendidikan Indonesia adalah mewujudkan peserta didik yang mampu membawa dampak baik bagi Indonesia, sistem pendidikan Indonesia mengalami berbagai konflik, salah satunya adalah konflik penyalahgunaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Program dana BOS adalah program pemerintah pusat yang dananya berumber dari APBN. Dana BOS mengalami beberapa masalah yang signifikan, yaitu penyaluran dana yang kurang tepat sasaran, penyalahgunaan dana oleh pemerintah setempat, serta korupsi yang terjadi di komite sekolah. Dengan lahirnya Undang-Undang NO. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah, pendidikan di Indonesia mengharapkan pendidikanm lebih baik dengan sistem pendidikan yang desentralisasi. Desentralisasi Artinya pemerintah daerah mempunyai wewenang penuh terhadap perkembangan pendidikan yang lebih baik karena pelimpahan wewenang sari Pusat Ke daerah. Sumber dana BOS bukan proses dari desentralisasi melainkan dekonsentrasi. Sehingga menimbulkan kebingungan terhadap pemisahan wewenang di bidang pendidikan.

 

Kata kunci: Desentralisasi, Pendidikan, Dana Bos


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office:

Faculty of Tarbiyah and Teacher Training
Raden Intan State Islamic University, Lampung 
Jalan Endro Suratmin 1 Sukarame, Bandar Lampung, Indonesia 35131 
E-mail: al-idarah@radenintan.ac.id
Phone: (0721) 703260

Creative Commons License

Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.