Pengaruh Terapi Suportif Keluarga Terhadap Kemampuan Keluarga Merawat Klien Gangguan Jiwa di Kecamatan Bogor Timur

https://doi.org/10.24042/kons.v1i1.310

Rika Damayanti, Tati Hernawaty

Abstract


Penyakit jiwa yang dialami oleh 96 orang antara 12.392 jiwa di Kecamatan Bubulak, Bogor Barat. Pada saat bersamaan, pengetahuan dan kemampuan keluarga tidak berjalan baik, pelayanan untuk program kesehatan psikologi oleh Pusat Kesehatan Masyarakat tidak berjalan dengan baik, dan Kelompok Pendukung Keluarga tidak ada. Judul penelitian ini adalah Pengaruh Kelompok Keluarga Pendukung terhadap Kemampuan Keluarga dalam Merawat Klien dengan Penyakit Jiwa di Kabupaten Bubulak, Bogor Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang pengaruh Kelompok Pendukung Keluarga terhadap kemampuan keluarga dalam merawat klien dengan penyakit jiwa. Rancangan penelitian menggunakan uji coba pre-post kuasi eksperimental dengan kelompok kontrol dengan menggunakan intervensi Kelompok Pendukung Keluarga. Sampel dipilih dengan menggunakan cluster satu tahap dan terdiri dari 74 keluarga dengan penyakit jiwa klien. Kelompok ini dibagi menjadi 2 kelompok sebagai berikut: Kelompok I (Perawatan kelompok keluarga pendukung, 4 kali pertemuan terdiri dari 2 minggu) dan Kelompok II (tanpa Kelompok Pendukung Keluarga). Kemampuan kognitif keluarga, kemampuan afektif, dan kemampuan psikomotor dinilai dengan menggunakan kuesioner dan kemudian hasil kuesioner dianalisis dengan menggunakan metode dependent-t test, independent t-test, Chi-Square, dan Simple Linear Reggresion. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan kognitif keluarga, kemampuan afektif, dan kemampuan psikomotor dalam merawat klien dengan penyakit jiwa. Kemampuan kelompok yang ditangani oleh Kelompok Pendukung Keluarga meningkat secara signifikan dan signifikan dibandingkan kelompok tanpa Kelompok Pendukung Keluarga. Dianjurkan untuk membentuk dan untuk melakukan Kelompok Pendukung Keluarga kepada keluarga yang memiliki klien dengan penyakit jiwa di masyarakat.

Keywords


Terapi; Suportif; Keluarga; Gangguan; Jiwa

References


Abdul Aziz, H. (2011). Pendidikan Karakter Berpusat pada Hati. Jakarta: Al-Mawardi.

Chien, W. C. (2006, April 9). Effects of a Mutual Support Group for Families of Chinese People With Schizophrenia: 18-Months Follow-Up. Retrieved from http://bjp.rcpsych.org

Depkes , R. (2008). Riset Kesehatan Dasar 2007. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Republik Indonesia.

Elizabeth, W. (1999). Coping with Sress. Retrieved from Coping with Sress: http//:www.Psycologi.Com

Friedman, M. M. (1998). Keperawatan Keluarga: Teori dan Praktek. Alih bahasa: Ina Debora R.L, dkk. Ed.3. Jakarta: EGC.

Ginanjar, G. A. (2007). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual: ESQ. Jakarta: Arga.

Hurlock, E. (1993). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Penerbit Airlangga.

Keliat. (2003). Disertasi. Pemberdayaan Klien dan Keluarga Dalam Perawatan Klien Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Pusat Bogor. Jakarta.

Keliat, B., & dkk. (2006). Modul Model Praktek Keperawatan Profesional Jiwa (MPKP) Jiwa. Jakarta: WHO-FIK UI.

Kozier. (1999). Fundamental of Nursing Concepts Procces and Practice. Addison Wesley Publishing Company Inc.

Lengua, J., & Stomrmshak. (2000). Gender Roles and Personality. Retrieved from Gender: http//:www.findarticle.com

Lickona, T. (1992). Educating for Character, How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Lickona, T. S. (2003). CEP’s Eleven Principles of Effective Character Education. Washington, DC: Character Education Partnership.

Maramis, W. (2005). Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Cetakan 9. Surabaya: Airlangga University Press.

Murthy. (2003, 9 Januari). Family Interventions and Empowerment as An Approach to Enhance Mental Health Resources in Developing Countries. . Retrieved from pubmedcentral: http://www.pubmedcentral.nih.gov

Niven, N. (2000). Psikologi Kesehatan Pengantar untuk Perawat dan Profesi Kesehatan lain. Jakarta: EGC.

Philips, S. U. (2001). Participant structures and communicative competence: Warm Springs children in community and classroom.

Saddock, B., & Saddock, V. (2007). Kaplan and Saddock’s Synopsis of Psychiatry: Behavioral Science/Clinical Psychiatry. 10th. Ed Lippincott William & Wilkins.

Said. (2008). Hidup Makin Sulit, Gangguan Jiwa Mengintip.

Smet, B. (1994). Psikologi Kesehatan. Jakarta: Grasindo.

Stuart, G., & Laraia. (2006). Principles and Practice of Psyhiatric Nursing. (7th ed). St. Louis: Mosby Year.

Stuart, G., & Laraia, M. (1998). Principles and Practices of Psyciatric Nursing. St Lois: Mosby Inc.

Sutatminingsih, R. (2002, Januari 9). Schizophrenia. Retrieved from Schizophrenia: http://www.library.usu.ac.id/modules.php

Sylva. (2008, Januari 9). Indonesiaku. Retrieved from Indonesiaku: http://www.worldatlas.com

Taylor, C. L., & C. Le Mone.P. (1997). Fundamental of Nursing Care. Lippincott: Raven Publishers.

Townsend, C. (2005). Essentials of Psychiatric Mental Health Nursing. (3th Ed.). Philadelphia: F.A. Davis Company.

Videbeck, S. (2006). Psychiatric Mental Health Nursing. (3rd Ed). Philadhelpia: Lippincott Williams & Wilkins.

Yosep, I. (2007). Keperawatan Jiwa. Cetakan pertama. . Bandung: PT.Refika Aditama.

Yusuf, S. (2004). Mental Hygiene Pengembangan Kesehatan Mental dalam Kajian Psikologi dan Agama,. Jakarta: Pustaka Bani Quraisy.




DOI: https://doi.org/10.24042/kons.v1i1.310

Article Metrics

Abstract views : 930 | PDF (Bahasa Indonesia) downloads : 1040

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License

Konseli : Jurnal Bimbingan Konseling is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.