DDMD: DESAIN DIDAKTIS DENGAN TEKNIK MNEMONIC DEVICE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KOGNITIF

Heru Juabdin Sada, Abi Fadila

Abstract


Bahan ajar adalah segenap bahan yang dipakai guru dalam membantu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan ajar merupakan bagian penting dari suatu proses pembelajaran dan salah satu solusi pembelajaran di era industri 4.0 sehingga diharapkan materi ajar diharapkan bisa mengurangi beban guru dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas, tanggapan siswa dan pendidik terhadap bahan ajar tasawuf dengan teknik mnemonic device. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan Borg and Gall System dengan 7 dari 10 tahapan modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar sangat layak dengan persentase rata-rata ahli media, bahasa dan materi sebesar 85,19%. Uji kelompok kecil dengan persentase 74,75% pada kriteria menarik dan uji lapangan dengan persentase 89% pada kriteria sangat menarik. Dari hasil tersebut mengindikasikan bahwa bahan ajar yang dikembangkan tersebut dapat digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era industri 4.0.


Keywords


Desain Dedaktis; Akhlak Tasawuf; Mnemonic Device

Full Text:

PDF

References


Akbar, S. A. (2016). Desain Didaktis Pembelajaran Hidrolisis Didasarkan Hasil Refleksi Diri Guru Melalui Lesson Analysis. Jurnal Edukasi Kimia (JEK), 1(1), 6–11.

Aprianti, D. A., Karlimah, K., & Hidayat, S. (2016). Desain Didaktis Pengelompokan Bangun Datar untuk Mengembangkan Komunikasi Matematis Siswa Kelas II Sekolah Dasar. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 3(1), 150–158.

Asfahani, A. (2019). Model Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak (Studi Kasus Kelas Reguler dan Kelas Akselerasi MTs Negeri Ponorogo). QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 11(1), 13–36.

Baharun, H. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran PAI Berbasis Lingkungan Melalui Model ASSURE. Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 14(2), 231–246.

Bechhofer, S., Buchan, I., De Roure, D., Missier, P., Ainsworth, J., Bhagat, J., Couch, P., Cruickshank, D., Delderfield, M., & Dunlop, I. (2013). Why linked data is not enough for scientists. Future Generation Computer Systems, 29(2), 599–611.

Borg, W. R., & Gall, M. (1989). D.(1989). Education Research: An Introduction (4th Edition). New York. Longman Publisher.

Budiharso, T. (2016). Nilai Strategis Kurikulum Pendidikan Bahasa Inggris-Berbasis Kkni Fkip Universitas Islam Balitar. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(1), 1–19.

Dalgleish, T., Navrady, L., Bird, E., Hill, E., Dunn, B. D., & Golden, A.-M. (2013). Method-of-loci as a mnemonic device to facilitate access to self-affirming personal memories for individuals with depression. Clinical Psychological Science, 1(2), 156–162.

Dedy, E., & Sumiaty, E. (2017). Desain didaktis bahan ajar matematika SMP berbasis learning obstacle dan learning trajectory. Jurnal Review Pembelajaran Matematika, 2(1), 69–80.

Diana, V. N. (2019). Pengaruh Metode Mnemonik Kata Kunci Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Hafalan Al Qur’an Siswa Di Smk Islam 1 Durenan Trenggalek.

Elmansyah, E. (2019). Metode “KLP” Dalam Pembelajaran Mata Kuliah Ilmu-Ilmu Keislaman Di PTKIN/S. JRTIE: Journal of Research and Thought of Islamic Education, 2(1), 1–18.

Ernst, C. W. (2017). Sufism: An introduction to the mystical tradition of Islam. Shambhala Publications.

Fitriana, Z., & Anggraini, I. (2019). Kendala-Kendala yang Dihadapi Guru Honor dalam Proses Pengajaran Pada SMP Negeri 8 Banda Aceh. Jurnal Economica Didactica, 1(1), 1–9.

H Abuddin Nata, M. A. (2012). Manajemen Pendidikan: Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia. Kencana.

Kaliky, M. (2017). Pendidikan Islam Sebagai Basis Pendidikan Karakter (Studi Terhadap Perilaku Mahasiswa Multi Etnis IAIN Ambon). Al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 190–214.

Khodijah, N. (2013). Kinerja guru madrasah dan guru pendidikan agama Islam pasca sertifikasi di Sumatera Selatan. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 5(1).

Kurniawati, F. E., & Miftah, M. (2015). Pengembangan bahan ajar aqidah ahklak di madrasah ibtidaiyah. Jurnal Penelitian, 9(2), 367–388.

Laing, G. K. (2010). An empirical test of mnemonic devices to improve learning in elementary accounting. Journal of Education for Business, 85(6), 349–358.

Martin, M., & Maulana, R. (2017). Bimbingan Kelompok Dengan Metode Mnemonic Device Untuk Meningkatkan Daya Ingat Mahasiswa. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 15(2), 168–180.

Muammar, M., & Suhartina, S. (2018). Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dalam Meningkatkan Minat Belajar Akidah Akhlak. KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan, 11(2), 176–188.

Muqoyyidin, A. W. (2013). Membangun kesadaran inklusifmultikultural untuk deradikalisasi pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 131–151.

Purmadi, A., & Surjono, H. D. (2016). Pengembangan bahan ajar berbasis web berdasarkan gaya belajar siswa untuk mata pelajaran Fisika. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 3(2), 151–165.

Purnamasari, D. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi kecurangan akademik pada mahasiswa. Educational Psychology Journal, 2(1).

Raudatussalamah, V. S. (2015). Self-Efficacy Dan Self-Regulation Sebagai Unsur Penting Dalam Pendidikan Karakter (Aplikasi Pembelajaran Mata Kuliah Akhlak Tasawuf). Kutubkhanah, 17(2), 214–229.

Rey, K. T. (2018). Konstruksi Teologi Dalam Konteks Reposisi Pemikiran Warga Gereja. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 2(1), 1–13.

Ridwan, M. K. (2017). Penafsiran Pancasila Dalam Perspektif Islam: Peta Konsep Integrasi. Dialogia: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 15(2), 199–220.

Rofiah, N. H. (2016). Desain Pengembangan Pembelajaran Akidah Akhlak Di Perguruan Tinggi. FENOMENA, 8(1), 55–70.

Sada, H. J. (2017). Peran Masyarakat Dalam Pendidikan perspektif Pendidikan Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 117–125.

Sanjaya, W. (2015). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Kencana.

Setiyadi, M. W. (2017). Pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Journal of Educational Science and Technology (EST), 3(2), 102–112.

Sutarno, E., & Mukhidin, M. (2013). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Pengukuran untuk Meningkatkan hasil dan Kemandirian Belajar Siswa SMP di Kota Bandung. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 21(3).

Umainingsih, M. B., Alexon, A., & Kurniah, N. (2017). Memory’s Learning Model Implement To Increase Memory And Studying Achievement Mathematics. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 7(2), 87–97.

Wahyudi, D. (2014). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Pendidikan Akhlak Dengan Program Prezi (Studi Di Smp Muhammadiyah 2 Mlati Sleman Tahun Ajaran 2013-2014). Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Ahmad Dahlan, 1(1), 146–161.

Wijaya, E. K. (2010). Pemanfaatan Modul Mnemonic (Modul Ingatan) dalam Pembelajaran Program Paket C untuk Meningkatkan Hasil Belajar. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 8(1).

Yusnita, I., Maskur, R., & Suherman, S. (2016). Modifikasi model pembelajaran Gerlach dan Ely melalui integrasi nilai-nilai keislaman sebagai upaya meningkatkan kemampuan representasi matematis. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 29–38.

Yusuf, Y., Titat, N., & Yuliawati, T. (2017). Analisis Hambatan Belajar (Learning Obstacle) Siswa SMP Pada Materi Statistika. AKSIOMA: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 8(1), 76–86.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/atjpi.v11i2.7441

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 Creative Commons License
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International LicenseCopyright © UIN Raden Intan LampungAll rights reserved.