ANALISIS PERBEDAAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF YANG BERKOMBINASIPADA MATERI IPA DI MIN BANDAR LAMPUNG

IDA FITERIANI, BAHARUDIN BAHARUDIN

Abstract


Abstrak
 
Permasalahan penelitian ini beranjak dari data penelitian yang  menunjukkan proses pembelajaran IPA di SD/MI yang berlangsung kurang memfasilitasi peserta didik untuk memiliki pengetahuan sains (scientific knowledge), keterampilan proses ilmiah (scienific process skills), dan sikap ilmiah (scienific attitute) secara terpadu dan menyeluruh. Akibatnya mempengaruhi pencapaian hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini, kombinasi  pembelajaran kooperatif NHT dan STAD pada pembelajaran IPA materi proses terjadinya fotosintesis diyakini dapat memperkuat pemahaman konsep siswa, keterampilan mempraktekkannya dalam sebuah eksperimen (percobaan) dan sekaligus menumbuhkan karakter ilmiah siswa, karena desain pembelajaran yang disetting mendorong siswa untuk bisa belajar bersama dalam mengeksplorasi dan mengelaborasi kemampuannya. Dengan demikian, akan terbentuk sinergitas yang positif dalam mengembangkan potensi diri untuk meraih prestasi dan kemajuan bersama-sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental design). Desainnya Nonequivalent Control Group Design. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan menggunakan kombinasi pembelajaran kooperatif NHT dan STAD, sedangkan kelas kontrol sebagaimana lazimnya metode yang digunakan, seperti ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi dengan berbantu media gambar. Tempat penelitian di MIN 11 Bandar Lampung dan waktu penelitian berlangsung pada semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas V yang berjumlah 64 orang dan sampel penelitian adalah kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol. Penetapan kelas sampel menggunakan teknik acak (random sampling). Untuk instrumen penelitian menggunakantes hasil belajar kognitif berbentuk pilihan ganda, dengan jumlah 25 soal. Tes dilakukan berulang yaitu sebelum (pretes) dan sesudah (posttes). Instrumen sebelum digunakan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Terakhir, dilakukan pengujian hipotesis, namun sebelumnya dilakukan uji normalitas dan homogenitas dengan taraf signifikan 5%. Pengujian hipotesis dengan rumus t (t-test) dependent. Pengujian dibantu program SPSS 17.0. Kriteria penetapan, jika nilai Asymp.Sig≤ α, maka H0 ditolak dan sebaliknya jika nilai Asymp. Sig> α, maka H0  diterima. Hasil penelitian menunjukkan 1) Perhitungan data statistik deskriptif, pada kelas eksperimen nilai rata-rata 70,66, median 80, modus 80, nilai minimum 65 dan nilai maksimum 100. Sedangkan pada kelas kontrol; nilai rata-rata 53,73, median 75, modus 75, nilai minimum 60 dan nilai maksimum 80. Hasil membuktikan bahwa kelas eksperimen lebih unggul daripada kelas kontrol dalam pencapaian skor/nilai hasil belajar. 2) Pengujian hipotesis, diketahui nilai thitung sebesar  3.618 dan Sig sebesar 0,000, dengan dibandingkan dengan taraf signifikansi α = 0,05 (5 %), maka Sig sebesar 0,000<α = 0,05 (5 %), sehingga keputusannya 𝐻𝑜ditolak dan 𝐻1 diterima. Kesimpulannya terdapat perbedaan hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen yang menggunakan metode pembelajaran kooperatif yang berkombinasi antara NHT dan STAD dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional pada materi IPA Proses Fotosintesis di Kelas V MIN 11 Bandar Lampung. 3) Hasil analisa mengungkapkan penyebab perbedaan pencapaian hasil belajar yang diperoleh siswa terletak pada sistem pembelajaran yang dibangun dan penempatan kedudukan siswa dalam belajar.   
 
Kata Kunci: Kombinasi pembelajaran kooperatif  NHT dan STAD, hasil belajar, dan pembelajaran IPA di SD/MI

References


DAFTAR PUSTAKA

Agus Suprijono. 2015. Cooperative Learning : Teori dan Aplikasi PAIKEM. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Ahmad Susanto. 2014. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Kencana. Jakarta.

Anas Sudijono. 2009. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Anita Lie. 2002. Cooperative Learning. Grasindo. Jakarta.

Arif Rohman. 2009. Memahami Pendidikan dan Ilmu Pendidikan. Laksbang Mediatama. Yogyakarta.

Departemen Agama RI. 2012. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Diponegoro. Bandung.

Etin Solihartin dan Raharjo. 2005. Coopretive Learning, Analisis Model Pembelajaran IPS. Bumi Aksara. Jakarta.

Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Pustaka Setia. Bandung.

Ibrahim. 2005. Pembelajaran Berdasarkan Konsep Dasar dan Contoh Implementasinya. Unesa University Press. Surabaya.

Isjoni. 2013. Cooperative Learning Efektifitas Pembelajaran Kelompok. Alfbeta. Bandung.

Margono. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan. Rineka Cipta. Jakarta.

Miftahul Huda. 2011. Cooperative Learning Metode, Teknik, Struktur dan Model Penerapan. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Muhammad Ali. 2007. Guru dalam Proses Belajar Mengajar. Sinar Baru Algensindo. Bandung.

Mulyono Abdurrahman. 1999. Pendidikan bagi Anak Berkesulitan Belajar. Rineka Cipta. Jakarta.

Novalia dan Muhamad Syazali. Olah Data Penelitian Pendidikan. Anugrah Utama Raharja. Bandar Lampung.

Pupuh Fathurahman dan Sobry Sutikno. 2007. Strategi Belajar Mengajar. Refika Aditama. Bandung.

Ramayulis. 2001. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Kalam Mulya. Jakarta. Robert E. Slavin. 2009. Cooperative Learning. Nusa Media. Bandung.

Rostina Sundayana. 2014. Statistika Penelitian Pendidikan. Alfabeta. Bandung.

Rusman. 2014. Model-model Pembelajaran. Raja Grafindo Persada. Bandung.

Sugiyanto. 2010. Model-model Pembelajaran Inovatif. Yuma Pustaka. Surakarta.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuanitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta. Bandung.

Sukadi. 2006. Guru Powerful Guru Masa Depan. Kolbu. Bandung.

Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu (Konsep ,Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Bumi Aksara. Jakarta.

Wayan Sastrawan, dkk. 2004. “ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dengan Bantuan Media Software Pembelajaran terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus III Desa Bengkel Kecamatan Busung Biu”. Jurnal Mimbar PGSD, Vol.2 No.1

Wina Sanjaya. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Kencana Prenada. Jakarta.

Wirawan. 2011. Evaluasi: Teori, Model, Standar Aplikasi, dan Profesi. Raja grafindo Persada. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.24042/terampil.v4i2.2224

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




________________________________________________________________________________________________________

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 Unported License. ________________________________________________________________________________________________________