Implementasi Model Pembelajaran Matematika Knisley dalam Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik

Yuliar Astuti Dewi

Abstract


Abstract: The purpose of the research is to improve students' mathematical reasoning ability through knisley mathematics learning model (MPMK). This research uses classroom action research method (PTK). The instruments used are test instruments and nontes. The study was conducted in class X in SMA Negeri 8 Bandar Lampung Lesson 2015/2016 year, subject of 36 students. Having given the knisley mathematics learning model the students' mathematical reasoning ability increases. In cycle 1 formative test 55.56% (less), cycle II formative test 65.86% (less), and cycle III formative test 72.22 (enough). Further research suggestions need to apply the knisley mathematical learning method to the subject, ladder or different mathematical abilities.

 

Abstrak:Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik melalui model pembelajaran matematika knisley (MPMK). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun instrumen yang digunakan adlah instrumen tes dan nontes. Penelitian dilakukan pada kelas X di SMA Negeri 8 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2015/2016, Subjek penelitian 36 peserta didik. Setelah diberikan model pembelajaran matematika knisley kemampuan penalaran matematis peserta didik meningkat. Pada siklus 1 tes formatif 55.56 % (kurang), siklus II tes formatif  65.86% (kurang), dan siklus III tes formatif 72.22 (cukup). Saran penelitian selanjutnya perlu menerapkan metode pembelajaran matematika knisley pada pokok bahasan, jenjang atau kemampuan matematis yang berbeda.


Full Text:

PDF

References


BSNP. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (2006).

Hake, R. R. (2001). Suggestion for Administering and Reporting Pre/Post Diagnostic Test.

Hake, R. R. (2002). Relationship of Individual Student Normalized Learning Gains in Mechanics with Gender, High-School Physics, and Pretest Scores on Mathematics and Spatial Visualization. Physics Education Research Conference, 1–14. Retrieved from https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=10EI2q8AAAAJ&citation_for_view=10EI2q8AAAAJ:IjCSPb-OGe4C

Kahar, M. S. (2017). Analisis Kemampuan Berpikir Matematis Siswa SMA kota Sorong terhadap Butir Soal dengan Graded Response Model. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 2(1), 11. https://doi.org/10.24042/tadris.v2i1.1389

Knisley, J. (2003). A Four-Stage Model of Mathematical Learning.

Markaban. (2008). Model Penemuan Terbimbing pada Pembelajaran Matematika SMK.

Mujib, & Mardiyah. (2017). Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Berdasarkan Kecerdasan Multiple Intelligences. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 187–196.

PISA. (2016). PISA 2015 Results in Focus. Oecd, 16. https://doi.org/10.1787/9789264266490-en

Rahmawati, N. K. (2017). Implementasi Teams Games Tournaments dan Number Head Together ditinjau dari Kemampuan Penalaran Matematis. Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 121–134.

Ruseffendi, E. . (1988). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Shadiq, F. (2004). Pemecahan Masalah, Penalaran dan Komunikasi.

Shadiq, F. (2007). Apa dan Mengapa Matematika Begitu Penting?

Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Suherman, E. (2001). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA-UPI.

Suherman, E. (2003). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Bandung: JICA-UPI.

Sulipan. (2005). Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research).

Wijayanto, A. (2008). Analisis Korelasi Product Moment Pearson.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Indonesian Journal of Science and Mathematics Education



Creative Commons License

Indonesian Journal of Science and Mathematics Education is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.