Urgensi Penerapan Lembaga Dwangsom pada Perkara Hadhânah di Pengadilan Agama dalam Perspektif Maqâshid al-Syarî’ah

https://doi.org/10.24042/adalah.v15i1.3383

Arne Huzaimah, Syaiful Aziz

Abstract


This article discusses the implemention of the forced money (dwangsom institution) in the hadhânah case in the Religious Courts from the perspective of maqâshid al-shariah. This study found that the application of dwangsom sentences for hadhânah cases is very important to be applied, especially to the defendant who objects to carrying out court decisions; or default to the agreement; or there will be difficulties at the time of execution; or the plaintiff suffers a loss. In addition, implementing dwangsom in the hadhânah case will pave the way for the benefit of children who are still in the process of growth even though their parents divorce. Therefore, even if not asked by the plaintiff, the judge himself can decide the dwangsom sentence to the defendant to ensure the fulfillment of the needs of the children.

Keywords


dwangsom (forced money), hadhânah, maqâshid al-shari’ah

References


Ali, Achmad. Menguak Tabir Hukum. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2008.

_____. dan Wiwie Heryani. Menjelajahi Kajian Empiris Terhadap Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media, 2012.

Ash-Siddieqy, T.M. Hasbi. Falsafah Hukum Islam. Jakarta: CV. Bulan Bintang, 1993.

Basir, Cik. Penerapan Lembaga Dwangsom (Uang Paksa) di Lingkungan Peradilan Agama. Yogyakarta: Deepublish, 2015.

Cahyono, Wahyu Dwi. “Eksekusi Sengketa Hak Asuh Anak (Studi Putusan Nomor: 0774/Pdt. G/2012/PA. Pas).” PhD diss., University of Muhammadiyah Malang, 2017.

Chalida, Noer. “Bedah Pemikiran Ibnu ‘Âsyur dalam Maqâsid Syarî’ah al-Islâmiyyah: Maqâsid Syarî’ah Sebagai Pisau Analisis Pembacaan Hadis.” Jurnal al Hikmah 3, no. 2 (2016).

Dahlan, Abd Rahman Ushul Fiqh. Jakarta: Hamzah, t.t.

Dassir, Muh. “Pranata Sosial Sistem Pengelolaan Hutan Masyarakat Adat Kajang.” Jurnal Hutan dan Masyarakat 3, no. 2 (2008): 143.

Djamil, Fathurrahman. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.

Effendi, Satria. Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer. Jakarta: Kencana Prenada Media, 2004.

Fajarni, S. “Pelaksanaan Siyâsah Syar‘iyyah di Aceh”. Jurnal Sosiologi Agama 9, no. 1, 2017: 104-128.

Hamid, M. Arfin. “Reinterpretation of Contemporary Islamic Law.” JL Pol’y & Globalization 61 (2017): 46.

Huzaimah, Arne. “Problematika Penyelesaian Perkara Hadanah di Pengadilan Agama Kelas 1 A Palembang.” Nurani: Jurnal Kajian Syari’ah dan Masyarakat 13, no. 1 (2013): 15-36.

_____. Reformulasi Hukum Acara Peradilan Agama dalam Pelaksanaan Eksekusi Putusan Hadhanah. Palembang: Rafah Press. 2017.

Inggriani, Lutfia. “Istri Sebagai Manajer Keuangan Rumah Tangga dalam Mencapai Maqâshid al-Syarî‘ah (Studi Kasus Pada AnggotaIkatan Wanita Pengusaha Indonesia Cabang Surabaya).” PhD diss., Universitas Airlangga, 2015.

_____. dan Muhammad Nafik HR. “Bagaimana Peran Istri dalam Mencapai Maqâshid Syarî’ah: Istri Sebagai Manajer Keuangan.” Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan 2, no. 12 (2015).

Ibrahim, Duski. Kaidah-kaidah Fiqh Pedoman Praktis dalam Penyelesaian Masalah Hukum Islam Kontemporer. Palembang: Grafika Telindo Press, 2014.

Idhahi, Muhammad Sidqiy bin Ahmad Burneo al-Wajih fi. Qawâid al-Fiqh al-Kulliyah. al-Riyadh al-Su’udiyah: Muksisah al-Risalah, 1983.

Jafar, Usman. “Negara dalam Pemikiran Politik (Analisis dengan Pendekatan Siyâsah Syar’iyah).” Al-Hikmah Journal for Religious Studies 12, no. 1 (2011): 76-84.

Johan, Arvie. “Monopoly Prohibition According to Islamic Law: a Law and Economics Approach.” Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada 27, no. 1 (2015): 166-178.

Junaidi, M. “Perang dan Jihad dalam Perspektif Fiqh Siyâsah Dauliyah (Telaah Historis Berbasis Teks Suci).” Law and Justice 1, no. 1 (2016): 65-73.

Kasdi, Abdurrahman. “Maqasyid Syari’ah Perspektif Pemikiran Imam Syatibi dalam Kitab Al-Muwafaqat.” Yudisia: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam 5, no. 1 (2016): 56.

Kharlie, Ahmad Tholabi. Hukum Keluarga Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2013.

Kurniati Siregar, Asnila. “Tinjauan Siyâsah Syar’iyah terhadap Pemberian Remisi Menurut Kepres No 174 Tahun 1999 kepada Narapidana Korupsi.” PhD diss., Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, 2017.

Manan, Abdul. Penerapan Hukum Acara Perdata di Lingkungan Peradilan Agama. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.

Marzuqi, Ahmad. “Peran LBH Jawa Tengah dalam Memberikan Bantuan Hukum terhadap Upaya Eksekusi Hak Hadlanah dan Nafkah Anak.” PhD diss., IAIN Walisongo, 2013.

Mahmadatun, Siti. “Konsep Fiqh Siyâsah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 Jo. Nomor 45 Tahun 1990.” Millah: Jurnal Studi Agama 2 (2017): 305-320.

Muhammad Ariadi, Lalu. “Hadhanah di Dunia Islam pada Era Kontomporer: Komparasi Kebijakan Hukum di Timur Tengah dan Asia Tenggara.” Maqosid: Jurnal Studi Keislaman dan Hukum Ekonomi Syariah 8, no. 2 (2016): 78-95.

Munawir. “Implementasi Eksekusi Putusan Pengadilan Agama Ponorogo Terhadap Hak Hadanah Anak (Kajian Terhadap Putusan-putusan Cerai Gugat di PA Ponorogo Tahun 2014).” Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam 10, no. 1 (2016): 119-132.

_____. “Implementasi Eksekusi Uang Paksa (Dwangsom): Studi Terhadap Putusan-Putusan Hakim Tentang Uang Paksa (Dwangsom) di Pengadilan Negeri Ponorogo.” Justicia Islamica 12, no. 2 (2015): 248.

Mukhlis, Muhamad Iqbal. “Fatwa Hukum Nikah Sirri Menurut Majelis Tarjih Muhammadiyah Ditinjau dari Perspektif Maqâshid al-Syarî’ah.” PhD diss., University of Muhammadiyah Malang, 2011.

Muhakki. “Mekanisme Suara Terbanyak Bagi Pemilu Legislatif (Studi Siyâsah Dustûriyah).” al-Daulah: Jurnal Hukum dan Perundangan Islam 1, no. 2 (2011): 135-158.

Nasution, Muhammad Syukri Albani. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013.

Nuraini, Asriati, dan Yohanes Bahari. “Pengendalian Sosial Berbasis Modal Sosial Lokal pada Masyarakat di Kalimantan Barat.” MIMBAR, Jurnal Sosial dan Pembangunan 26, no. 2 (2010): 149.

Samsidar, “Metode Istinbât Al-Tarîqah Al-Istinbât Al-Jâmi’ah Baina Tarîqah Al-Lafziyyah Wa Ma’nawiyah dalam Maqâsid Al-Syarî’ah Mazhab Syatiby.” Al-Bayyinah 1, no. 2 (2017): 69-84.

Soekanto, Soerjono. Beberapa Permasalahan Hukum dalam Kerangka Pembangunan di Indonesia. Jakarta: UI-Press, 1983.

Tumpa, Harifin A. Memahami Eksistensi Uang Paksa (Dwangsom) dan Implementasinya di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010.

Wajdi, Muh Barid Nizarudin. “Monopoli Dagang dalam Kajian Fiqih Islam.” At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah 4, no. 2 (2016): 81-99.

Yuningsih, Deity, and Muh Sjaiful. “Reformulating the Contract Formats of Islamic Financial Institutions in Indonesia toward Maqâshid al-Syarî’ah-Based Contracts.” KARSA: Journal of Social and Islamic Culture 24, no. 2 (2016): 254-268.

Yusdani, Menyimak Pemikiran Hukum Islam Satria Effendi, Al Mawrid, Edisi XVII, 2007.

Zahrah, Muhammad Abu. Ushul Fiqih. Bayrut: Dar al-Fikri al-Arabi, t.t.

Zuhaili, Wahbah. Ushul Fiqh Islamiy. Bayrut: Dar al Fikr, t.t.




DOI: https://doi.org/10.24042/adalah.v15i1.3383

Article Metrics

Abstract views : 388 | PDF (Bahasa Indonesia) downloads : 260

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Al-'Adalah by http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/adalah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.