POLITIK BOURGUIBA TENTANG HUKUM KELUARGA DI TUNISIA (1957-1987)

Ahmad Sukandi

Abstract


Abstrak: Konstitusi Tunisia memberikan kekuasaan yang begitu luas kepada Presiden yang jauh melampaui kekuasaan legislatif dan Judikatif. Presiden tidak dapat di-makzul-kan kecuali karena alasan meninggal, mengundurkan diri dan gangguan mental (incapacity).

 

Habib Bourguiba (lahir 3 Oktober 1903 - 6 April 2000) adalah negarawan Tunisia. Beliau merupakan Pengasas dan Presiden pertama Republik Tunisia dari 25 Juli 1957 hingga 7 November 1987. Politik yang dilakukan Bourguiba tentang hukum keluarga ialah pembebasan wanita, pendidikan awam, perancangan keluarga, sistem penjagaan kesehatan, organisasi pen-tadbir-an, dan ekonomi. Bourguiba mempromosikan hak-hak wanita sebagai cara mendapatkan sokongan Barat terutama semasa Perang Dingin. Melarang poligami, meluaskan akses wanita kepada perceraian, dan meningkatkan umur kanak-kanak perempuan boleh menikah berusia 17 tahun.

Kata Kunci: Politik, Bourguiba, Hukum Keluarga.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24042/asas.v8i2.1252

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 ASAS



 

ASAS : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah [The ASAS Journal of Sharia Economic Law] is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Copyright © Sharia Economic Law Department, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. e-ISSN 2722-86XX